SULUK SINGGAH-SINGGAH (Jeng Sunan Kali)

0

SULUK SINGGAH-SINGGAH 

(Jeng Sunan Kali)





Berikut tembang singgah singgah dicuplik dari  :
https://www.facebook.com/share/v/19zjW3HArP/?mibextid=rS40aB7S9Ucbxw6v




Lirik Tembang Singgah Singgah  :


Singgah-singgah kala singgah

Tan suminggah Durgakala sumingkir

Sing asirah sing asuku

Sing atan kasat mata

Sing atenggak sing awulu sing abahu

Kabeh pada sumingkira

Hing telenging jalanidi


Aja anggodha lan ngrencana

Apaningsun ya sun jatining urip

Dumadiku saka henu

Heneng henenging cipta

Singgangsana hing tawang-tawang prajaku

Sinebut pura kencana

Bebetenging rajeg wesi


Ana kanung saka wetan

Nunggang gajah telale elar singgih

Kullahu marang bali kul

Jim setan brekasakan

Amuliha mring tawang-tawang prajamu

Eblise ywa kari karang

Kulhu bolak-balik.


Na kanung kidul sangkannya

Nunggang gajah telale elar singgih

Kullahu barang bali kun

Jim setan brekasakan

Amuliha mring tawang-tawang prajamu

Eblise ywa kari karang

Kulhu balik bolak-balik


Maknanya :

Menyingkirlah wahai segala hal yang jahat

Tidakkah kalian mau menyingkar, padahal dewa kejahatan kalian yaitu Betari Durga dan Betara Kala pun sudah menyingkir

Wahai kalian segala makhluk, baik yang memiliki kepala maupun yang memiliki kaki

Yang tak nampak mata

Yang memiliki leher, yang berbulu dan yang memiliki bahu

Kalian semua menyingkirlah

Pergi ke dasar samodra.


Jangan kalian menggoda dan merencanakan kejahatan

Karena saya ini adalah hakekat kehidupan

Yang terbentuk dari dzat yang bersifat dewa

Yang dalam diam tafakur mampu melakukan apa saja

Berasal dari langit itulah kerajaan asalku

Yang disebut istana emas

Dibentengi pagar besi yang kokoh kuat (kalau rajah artinya pertahanan gaib).


Ada kekuatan gaib kuno dari timur

Mengendarai gajah dengan belalai dan sungguh memiliki sayap

Bacakan surat kulhu untuk menolak agar kembali

Semua jin dan setan yang menyeramkan

Pulanglah, kembali ke asal mulamu di langit

Iblis sudah lenyap tinggal bagaikan remukan batu karang

Berkat bacaan kulhu yang diulang-ulang (yang dimaksud dengan kulhu adalah surat Al Ikhlas).


Ada kekuatan gaib kuno dari selatan

Mengendarai gajah dengan belalai dan sungguh memiliki sayap

Dengan keyakinan akan sabda Gusti Allah, bacakan surat kulhu untuk menolak agar kembali

Semua jin dan setan yang menyeramkan

Pulanglah, kembali ke asal mulamu di langit

Iblis sudah lenyap tinggal bagaikan remukan batu karang

Berkat bacaan kulhu yang diulang-ulang.


Bait ketiga tersebut diulang empat kali dengan mengganti arah mata angin sebagaimana bait keempat, arah wetan atau timur diganti dengan arah kidul atau selatan. Selanjutnya bait kelima diganti ke arah kulon atau barat, dan bait ke enam diganti ke arah lor atau utara. Kata yang juga diganti adalah suku kata terakhir di baris ketiga yaitu kul, diganti dengan kun. Jika Suluk ini dilantunkan dalam suatu proses meditasi yang hening, maka tatkala melantunkan bait-bait yang menggambarkan keberanian dalam menghadap makhluk-makhluk gaib yang jahat misalkan dari timur, pengidung dianjurkan menghadap ke timur dengan tegar. Demikian pula jika hendak menolak serangan dari arah lain. Ini dimaksudkan agar kita menjadi gagah berani dan yakin akan fadilah Surat Kulhu.


Suluk karya Sunan Kalijaga, yang oleh sebagaian dari saudara kita dipercaya  mempunyai kekuatan diluar nalar akal manusia awam, hal yang sangat diyakini dan menjadi masalah sehari-hari masyarakat pada sekitar abad XV – XVI. 

Memang jika kita kaji secara mendalam, suluk Singgah Singgah ini mengajarkan kepada kita untuk membangkitkan kekuatan bawah sadar kita, membangun sugesti diri menghadapi semua bentuk kekuatan buruk.


Ingkang Sinuwun Kanjeng Sunan Kali,

Raden Mas Said Brandal Luko Joyo,

Syeh Malaya Walilyulloh Tanah Tuban Jawi,

Sinuwun Susuhunan Tuba Raden Abdurrahman Sayyidin Panotogomo Putra Kanjeng Sinuwun Adipati Wilotikto 

(Tanah Tuban Kholwat didalam gua surowiti panceng Gresik tidak makan tidak minum / tirakat / topobroto didalam gua selama 41 hari sebelum ketemu Sunan Bonang)



Imajiner Nuswantoro 



Post a Comment

0Comments
Post a Comment (0)