Petilasan I Gusti Prabu Tawang Alun

0

Petilasan I Gusti Prabu Tawang Alun







Mungkin bagi anda masyarakat banyuwangi, sangat mengenal dengan kerajaan Prabu Tawangalun karna beliau merupakan cikal bakal lahirnya banyuwangi setelah bumi blambangan hancur  berkisar abad-15. Tapi Bagi anda pecinta sejarah indonesia, mungkin anda mengenal atau  tidak mengenal , ada sebuah informasi sejarah yang saya jejaki dari bumi blambangan  banyuwangi (Jawa Timur).  

Siapa saja yang berada dalam barisan berdirinya banyuwangi, dan saya pun menjelajah keraton tawangalun atau petilasan/semedi I, Gusti prabu Tawangalun di bumi blambangan tersebut .


Petilasan I Gusti Prabu Tawangalun, berada tepatnya di kecamatan Kabat desa Macan putih, dari jalan raya kabat rogojampi berkisar 2 km ke arah barat  setelah memasuki pintu timur lalu bergerak 100 meter ke arah selatan kita akan melihat petilasan tersebut di sebelah barat jalan .


Menurut juru kunci petilasan, bahwa I Gusti Tawangalun berasal dari keturunan Mojopahit, I Gusti Tawangalun sendiri sangat sederhana dan memiliki ilmu yang sangat tinggi sehingga beliau melarikan diri dari mojopahit dan berlari ke timur pulau jawa dengan menderikan sebuah kerajaan "Tanpa uno/tapa uni" berkisar abad ke 16. Beliau memimpin kerajaan tersebut mulai tahun (1655-1691) terlepas dengan kejayaan kerajaan blambangan.


I Gusti Prabu Tawangalun tidak pernah meninggal beliau I Gusti Prabu Tawangalun hanyalah menghilang dengan menyatunya jiwanya dengan sang pencipta, pak Nurr sendiri sudah 4 kali bertemu dengan beliau namun pak nurr sendiri tidak bisa menjawadalkan hari ataupun waktu prabu tawangalun menjumpai dirinya .


Petilasan Prabu tawangalun sendiri sering dikunjungi oleh sekelompok orang yang mempunyai kegiatan sendiri-sendiri, dan petilasan tersebut dijadikan tempat peribadatan para umat Hinddu, mereka sangat meyakini tempat tersebut sebagai tempat yang patut di berikan penghargaan dengan ritual doa-doa .


(sumber data dari juru kunci petilasan Prabu Tawangalun)



Imajiner Nuswantoro 




Post a Comment

0Comments
Post a Comment (0)