ILMU SEJATI

0

ILMU SEJATI




Tak uwisi gunem iki

Niyatku mung aweh wikan

Ngelmu Sejati akeh lire

Lan gawat ka liwat-liwat


Mulo dipun prayitno

Ojo keliru pamilihmu

Lamun mardi sejatine awakmu

Iku luwih banget gawat neki


Ing rarasantang keneng rinasa

Tan kena ginurokake

Yeku yayi den rampung

Eneng onengira kang ening


Sungapan ing segara

Tanpa tepinipun

Anggayuh ing kesidan

Neng sira dewe tan Iiyan iku yayi eneng ening wardaya


Pitutur di atas untuk siapa saja yang hendak mencari Ilmu Sejati

Ilmu Sejati atau Ilmu Kasampurnaning Jati atau Ilmu Sejatining Urip

Ilmu Sejati bukanlah sesuatu yg gaib atau keramat atau wingit atau mustahil

Ilmu Sejati adalah hasil dari proses pencerahan secara total tentang Sejatinya Hidup dan Kehidupan

Karena tujuan hakiki hidup manusia adalah berusaha mendapatkan Ilmu Sejati untuk mencapai hidup selaras dan harmonis antara kawula dan Gusti

Seorang pencari Ilmu Sejati harus menjalaninya sendiri tanpa bergantung kepada orang lain

Seperti yang digambarkan dalam Lakon Bima (Werkudoro) dengan keberaniannya, keyakinannya dan kemantapannya sendirian ke hutan, gunung dan samudera yang akhirnya bertemu dengan Dewaruci (gambaran dari Guru Sejati) yang memberikan Tirto Suci Perwito Sari (gambaran dari Ilmu Sejati)

Seorang pencari Ilmu Sejati harus meleburkan dirinya menenggelamkan dirinya di samudera tanpa tepi menuju kesejatian yang sempurna

Siapa saja bisa mendapatkan Ilmu Sejati dengan kesadaran dan keyakinan yang madeg madep mantep

Bagi siapa saja pencari Ilmu Sejati wajib menolong sesama manusia dan makhluk lainnya secara tulus ikhlas

Menolong siapa saja sebagai sarana terwujudnya mendapatkan Ilmu Sejati


Post a Comment

0Comments
Post a Comment (0)