CANTRIK

0

 CANTRIK




Cantrik dapat diartikan sebagai berikut :

1. Pengikut.

2. Orang yang berguru kepada orang pandai (sakti).

3. Murid pendeta (pertapa).

Menurut (KBBI), arti kata cantrik adalah pengikut. Arti lainnya dari cantrik adalah orang yang berguru kepada orang pandai (sakti).


Cantrik dalam Pewayangan Jawa ialah orang yang berguru (Ngelmu) Kebatinan, Spiritual, yang merangkap menjadi Pembantu rumah tangga Sang Guru karena tidak memiliki biaya namun ingin berguru Kawruh Spiritual, maka Dia  bersedia merangkap  menjadi  Pembantu Rumah tangga Sang Guru. Dia menetap di Padepokan atau Pertapan yang tidak dibayar hanya sekedar mendapat makan gratis ala kadarnya sehari-hari sebagai pembantu rumah tangga  dirumah Atau Padepokan Sang Guru.  Cantrik ini selain melayani Sang Guru  juga melayani murid-murid Reguler Sang Guru. Contohnya Cantriknya Resi Wiyasa harus juga melayani para Siswa seperti  Raden Abimanyu, Raden Gathutkaca, dan  para murid lain yang sedang berguru kepada  Sang Resi.  


Jadi berbeda status  antara  Cantrik dan para Murid.  Istilah Nyantrik dan Meguru juga berbeda.  Meguru itu statusnya sebagai Siswa/Murid,  sedangkan  Nyantrik Statusnya ya sebagai Cantrik.   Ilmu-ilmu tinggi seperti Ajian,  Kesaktian  dari Sang Guru biasanya hanya diberikan kepada Murid/Siswa  Kinasih, bukan kepada Cantrik.


Bedanya dengan Santri.

Santri dalam pandangan masyarakat, tentu derajatnya lebih tinggi dari pada Cantrik, karena mereka para Santri ini selain mendapatkan Ilmu Agama juga diajarkan Ilmu emphiris dan mereka  tidak merangkap menjadi Pembantu Rumah Tangga Sang Guru seperti para Cantrik, sebab para Santri biasanya mendapat bekal yang cukup dari para orang tua Santri yang biasanya mampu. 

Dibawah ini  Wayang Cantrik yang tidak berbaju dengan Sang Guru pada Pewayangan Jawa.  



Post a Comment

0Comments
Post a Comment (0)