Serat Wirid Kridhamaya
Kridhamaya adalah sebuah Serat Wirid (ajaran kebatinan Jawa) yang berbentuk tembang, sering dikaji untuk memahami pandangan hidup, ajaran moral, serta konsep manunggaling kawula gusti. Kajian Kridhamaya meliputi ajaran tentang pencarian harta (artawan), keahlian/keterampilan (guna kawignyan), empat kanugrahan, dan penyatuan diri dengan Tuhan. Selain itu, Kridhamaya juga merupakan nama artis/proyek musik.
Berikut keterangan utama kajian Kridhamaya :
- Tegese Artawan (4:6-8): Menekankan pentingnya berusaha mencari harta secara halal, karena harta memiliki kekuatan dan membuat orang disegani, namun harus dikelola dengan benar agar hidup tidak nista.
- Tegese Guna Kawignyan (4:15-19): Mendorong manusia untuk memiliki keahlian atau keterampilan (mumpuni saliring karya) agar hidup lebih baik, dihargai, dan mampu mencukupi kebutuhan.
- Patang Kanugrahan (5:8-13): Menguraikan empat anugerah: kanuragan (kekuatan gaib/ilmu), kayuwanan (keselamatan hidup), kebrayan (kekeluargaan/keturunan), dan kayuswan (umur panjang/berkah).
- Pamoring Kawula lan Gusti (6:1-11): Membahas konsep teologis penyatuan hamba dan Tuhan, di mana pancadriya (panca indera) manusia menyatu dengan kehendak Tuhan, mencapai ketenangan batin yang abadi.
Secara keseluruhan, Serat Kridhamaya menekankan pentingnya menjaga etika, mengasah kemampuan, dan senantiasa terhubung dengan Tuhan untuk mencapai kehidupan yang mulia di dunia dan akhirat.
Serat Kridhamaya adalah karya sastra Jawa berupa ajaran moral dan nasihat bagi kaum muda, yang ditulis oleh pujangga besar Surakarta, R. Ng. Ranggawarsita. Serat ini memuat ajaran tentang pentingnya mengelola harta, kebijaksanaan hidup, dan spiritualitas, termasuk konsep keesaan antara Tuhan dan manusia (manunggaling kawula gusti).
Keterangan Serat Kridhamaya :
- Pengelolaan Harta: Memberikan nasihat agar manusia mampu merawat, menjaga, dan memanfaatkan harta dengan benar agar tidak hidup menderita atau dimusuhi sesama.
- Ajaran Spiritual: Membahas tentang hakikat Tuhan yang dekat melekat pada diri manusia (manunggaling kawula gusti).
- Konteks Ajaran: Bagian dari karya Ranggawarsita yang kaya akan nilai etika, spiritualitas, dan kehidupan, mirip dengan ajaran dalam Serat Wirid Hidayat Jati.
- Filosofi: Menggunakan bahasa kiasan khas Jawa untuk mendidik generasi muda agar memiliki perilaku luhur dan pemahaman spiritual yang dalam.
Serat ini merupakan panduan etika yang menggabungkan kebijaksanaan praktis (duniawi) dan spiritualitas (ukhrawi).
Berikut Buku, Naskah, Kajian Serat Wirid Kridhamaya :

.jpg)