Atlantis Nusantara
Penulis : Ahmad Y. Samantho
Kiriman WAG dari DR. Hermawan Syahrul
+62 813-8777-3938
ChatGPT : Pengantar Penyusun
Ringkasan: Dalam pengantar ini, penulis *Ahmad Y. Samantho* menceritakan perjalanan pribadinya sejak masa SMA tahun 1980-an ketika ketertarikan terhadap *sejarah bangsa* mulai tumbuh, terinspirasi oleh tokoh seperti *Bung Karno* dan *Bung Hatta*. Ia menyadari nilai-nilai *kemanusiaan* dan *keadilan* dari sejarah, serta bagaimana pelajaran *agama Islam* menekankan kisah sejarah sebagai hukum universal. Pengalaman hidup di era Orde Baru membuatnya bertanya tentang hakikat *Pancasila* di tengah masalah seperti *KKN* dan *otoritarianisme*, sehingga buku ini menjadi upaya menyadarkan potensi besar *Nusantara* sebagai *Atlantis kuno*.
Poin-poin penting:
* Ketertarikan *sejarah* sejak *remaja* terinspirasi pahlawan nasional
* Nilai *kemanusiaan* dan *keadilan* dari pelajaran sejarah
* Kajian *Pancasila* di tengah krisis era Orde Baru
* *Agama Islam* tekankan kisah sejarah sebagai hukum universal
*1. Misteri Atlantis Mulai Tersingkap? Antara Konsep Negara Ideal Plato dan Republik Indonesia*
Ringkasan: Bab ini membahas pencarian lokasi *Atlantis* selama ribuan tahun, dengan analisis riset perbandingan oleh *Prof. Dr. Arysio Santos* yang mengarah ke *Nusantara*. Informasi dari literatur dan artefak kuno, seperti relief di *Candi Cetho*, *Sukuh*, dan *Penataran*, menunjukkan indikasi *Atlantis*. Kajian geologis dan geografis mengonfirmasi bahwa *Sundaland* cocok dengan deskripsi Plato, menghubungkan konsep negara idealnya dengan *Republik Indonesia* sebagai warisan peradaban luhur tersebut.
Poin-poin penting:
* Pencarian lokasi *Atlantis* ribuan tahun
* Analisis riset *Santos* bandingkan lokasi
* Literatur dan artefak kuno arahkan *Nusantara*
* Indikasi relief *candi* Jawa
* Kajian *geologis-geografis* dukung Sundaland
*2. Benarkah Sundaland Itu Atlantis yang Hilang?*
Ringkasan: Bab ini mengeksplorasi kontroversi rekonstruksi *Oppenheimer* tentang *Sundaland* sebagai *Atlantis*, berdasarkan pandangan geologi yang menunjukkan banjir besar pasca Zaman Es. Menurut *Arysio Santos*, *Benua Atlantis* tenggelam di Asia Tenggara, membuka peluang pengembangan ilmu pengetahuan dan memanfaatkan isu ini untuk kemajuan *Indonesia*.
Poin-poin penting:
* Kontroversi rekonstruksi *Oppenheimer*
* Benua *Atlantis* menurut *Santos*
* Pandangan *geologi* banjir pasca Zaman Es
* Peluang *pengembangan ilmu*
* Manfaat isu untuk *kemajuan Indonesia*
*3. Jejak Atlantis, Taprobane, dan Avatar Indonesia*
Ringkasan: Bab ini menelusuri temuan *Santos* tentang *Atlantis*, *Taprobane*, dan *Sundaland* sebagai asal peradaban, didukung penelitian DNA *Oppenheimer* yang menunjukkan migrasi manusia dari Asia Tenggara. Ini mengonfirmasi *Indonesia* sebagai pusat kebangkitan spiritual atau *avatar* dalam tradisi kuno.
Poin-poin penting:
* Eksplorasi temuan *Santos* Atlantis-Taprobane-Sundaland
* Penelitian *DNA Oppenheimer* dukung migrasi dari Nusantara
* *Indonesia* sebagai pusat kebangkitan *spiritual*
*4. Benarkah Indonesia Adalah Atlantis Yang Hilang?*
Ringkasan: Bab ini membahas kode genetika dan artifisial yang menunjukkan *Indonesia* sebagai *Atlantis*, serta kemungkinan bencana serupa di masa lalu seperti banjir dan gempa. Ini menyoroti potensi *Nusantara* sebagai pusat peradaban kuno yang hilang.
Poin-poin penting:
* Kode *genetika* tunjuk Indonesia sebagai Atlantis
* Kemungkinan *bencana* mirip masa lalu
* Potensi *Nusantara* pusat peradaban hilang
*5. Atlantis Dan Budaya Maritim Nusantara*
Ringkasan: Bab ini menjelaskan peradaban maritim *Indonesia* sebagai warisan *Atlantis*, membongkar tipuan *Ajisaka* yang menggeser fokus dari laut ke darat. *Nusantara* sebagai guru bagi *Cina* dan *India*, dengan jejak penjelajah di *Afrika*, tradisi kapal *jung*, dan masyarakat bahari yang kuat.
Poin-poin penting:
* Peradaban *maritim* Indonesia warisan Atlantis
* Berakhirnya tipuan *Ajisaka* daratan
* Indonesia guru *Cina-India*
* Jejak penjelajah *samudra* pertama di Afrika
* Tradisi *maritim Nusantara* kuat
*6. Proyek Penelitian Arkeologis Sundaland*
Ringkasan: Bab ini membahas dampak Zaman Es terhadap migrasi manusia dan peradaban di *Sundaland*, dengan rekonstruksi dan proyek arkeologi *Southern Sun*. Temuan ikonik *Atlantis* di *Indonesia*, potensi pariwisata, kajian arkeologis-linguistik, dan dominasi *Austronesia*.
Poin-poin penting:
* Dampak *Zaman Es* migrasi manusia
* Rekonstruksi peradaban *kepadatan penduduk*
* Proyek arkeologi *Paparan Sunda*
* Ikonik *Atlantis* untuk pariwisata
* Dominasi bahasa *Austronesia*
*7. Austronesia dan Kebudayaan Sunda Kuna*
Ringkasan: Bab ini menjelajahi kebudayaan *Sunda Kuna* dalam konteks *Austronesia*, termasuk perubahan budaya, seni arca, teknik logam, ragam hias, instrumen musik seperti *angklung*, tradisi lisan *pantun*, perdagangan barter, astronomi, navigasi, dan penataan masyarakat pra-Tarumanagara.
Poin-poin penting:
* Kebudayaan *Austronesia* di Sunda Kuna
* Seni *arca megalitik*
* Teknik *pengecoran logam*
* Ragam hias *gerabah Buni*
* Instrumen *angklung-calung*
* Tradisi *pantun* lisan
* Perdagangan *barter*
* Kepandaian *astronomi-navigasi*
*8. Catatan Sejarah Anthropo-etnologis Nusantara (Zaman 1-4 Juta Tahun Purbakala)*
Ringkasan: Bab ini mencatat sejarah anthropo-etnologis *Nusantara* dari 1-4 juta tahun lalu, dengan ras *Austronesia* sebagai induk bangsa, geopolitik purbakala, orang asing pertama seperti Persia, Cina, Hindu, dan ekspansi Cina ke Nusantara tahun 100-565 M.
Poin-poin penting:
* Ras *Austronesia* induk Nusantara
* Geopolitik purbakala *20.000-2.000 SM*
* Orang asing pertama *Persia-Cina-Hindu*
* Ekspansi *Cina* ke Nusantara
*9. Kajian Sejarah Kerajaan Kuno Nusantara*
Ringkasan: Bab ini mengkaji sejarah kerajaan kuno *Nusantara*, termasuk temuan situs *Atlantis* di Sumatra, jejak istana *Dhamna* dari ekspedisi Maret-Mei 2009, terinspirasi tambo dan mimpi, dengan partisipasi arkeolog dan masyarakat adat di Lubuk Jambi.
Poin-poin penting:
* Situs *Atlantis* di Sumatra
* Ekspedisi temuan istana *Dhamna*
* Inspirasi *tambo-mitos-legenda*
*10. Kerajaan Kandis “Atlantis Nusantara” antara Cerita dan Fakta*
Ringkasan: Bab ini menyajikan hipotesis kerajaan *Kandis* sebagai *Atlantis Nusantara*, dengan ringkasan, pendahuluan, lintasan sejarah, kerajaan Melayu Tua di Jambi, Kepaksian Sekala Brak, Salakanegara, mitologi Minangkabau dan Lubuk Jambi, metodologi, deskripsi lokasi, analisis mitologi, hubungan Plato-Atlantis-Iskandar Zulkarnain-Kandis, kesimpulan, dan daftar pustaka.
Poin-poin penting:
* Hipotesis *Kandis* sebagai Atlantis
* Mitologi *Minangkabau vs Lubuk Jambi*
* Deskripsi lokasi *Bukit Bakau*
* Analisis *Plato-Iskandar-Kandis*
*11. Warisan Filosofis Dan Spiritual Atlantis Konteks Keindonesiaan*
Ringkasan: Bab ini membahas warisan filsafat dan tradisi kenabian *Atlantis* dalam konteks *Keindonesiaan*, jejak kearifan perennial, falsafah hikmah, dan spiritualitas ketuhanan, menghubungkan dengan pemikiran Plato, Yunani, dan Islam.
Poin-poin penting:
* Filsafat *tradisi kenabian*
* Jejak *kearifan perennial* Atlantis
* Falsafah *hikmah-spiritualitas* ketuhanan
*12. Dari Kebijaksanaan Abadi (Perennial Wisdom) Untuk Dialog Antara Peradaban Sebuah Perspektif Islam*
Ringkasan: Bab ini mengeksplorasi kebijaksanaan abadi untuk dialog antar peradaban dari perspektif *Islam*, meliputi ide, sejarah, realitas, kesimpulan, filsuf terkait ajaran kenabian seperti Pythagoras, Empedokles, Sokrates, mazhab Sokrates, filsafat mistik dalam Islam, dan inti mistik tradisi besar.
Poin-poin penting:
* Kebijaksanaan *abadi* dialog peradaban Islam
* Filsuf *Pythagoras-Empedokles-Sokrates*
* Mazhab *Sokrates* dan filsafat mistik Islam
* Inti *mistik* tradisi besar
*13. Surga Atlantis, Yunani, dan Indonesia*
Ringkasan: Bab ini menghubungkan konsep surga dalam *Atlantis*, *Yunani*, dan *Indonesia*, dengan negara Atlantis sebagai wilayah Poseidon, cerita Cleito, pembagian kerajaan, struktur kota, dan kehancuran akibat keserakahan.
Poin-poin penting:
* Surga *Atlantis-Yunani-Indonesia*
* Negara *Atlantis* wilayah Poseidon
* Struktur *kota-kanal* Atlantis
* Kehancuran akibat *keserakahan*
*14. Jawaban Soal Atlantis Indonesia*
Ringkasan: Bab ini menjawab pertanyaan tentang *Atlantis Indonesia*, dengan versi Edgar Cayce bahwa Lemuria benua dan Atlantis negara (24.000-10.000 SM), terbagi daerah dari Amerika ke Indonesia, terkena bencana tiga kali, dan pengaruh pada mitos banjir global.
Poin-poin penting:
* Atlantis versi *Cayce* Lemuria-Atlantis
* Kekuasaan *Amerika-Indonesia*
* Bencana *banjir* tiga kali
* Pengaruh mitos *banjir Nuh*
*15. Piramida Lalakon Tinggalan Atlantis Nusantara?*
Ringkasan: Bab ini membahas penemuan piramida di *Nusantara* sebagai warisan *Atlantis*, dengan tim Presiden SBY menyelidiki, dipimpin Wisnu Agung, tanpa melibatkan penemu awal dari Turangga Seta.
Poin-poin penting:
* Penemuan *piramida* Nusantara warisan Atlantis
* Tim *Presiden SBY* selidiki
* Dipimpin *Wisnu Agung*
*Epilog*
Ringkasan: Epilog menyoroti penemuan spektakuler *Arysio Santos* dan *Stephen Oppenheimer* bahwa *Nusantara* induk peradaban dunia, sebagai Atlantis atau Eden di Timur, dengan fokus genetika membuktikan Indonesia lokasi Tanah Surga.
Poin-poin penting:
* Penemuan *Santos-Oppenheimer* Nusantara induk peradaban
* Atlantis sebagai *Tanah Surga* Eden
* Fokus *genetika* bukti Nusantara
*Appendix*
Ringkasan: Appendix menyajikan ayat Alquran tentang umat-umat yang dibinasakan karena lebih bagus alat rumah tangga dan kekuatan, sebagai peringatan bagi yang berakal.
Poin-poin penting:
* Umat dibinasakan meski *lebih bagus* peradaban
* Peringatan *berakal* dari ayat Alquran
Imajiner Nuswantoro

