GENDING DOLANAN MENTOK

0

GENDING DOLANAN MENTOK

Arti Makna Lagu Jawa Dolanan Anak Menthog-Menthog 

Orang Jawa Malas Seperti Menthog

Menthog menthog tak kandhani

Mung rupamu angisin-isini

Mbok yo ojo ngetok

Ono kandang wae

Penak-penak ngorok

Ora nyambut gawe

Arti bahasa Indonesia nya demikian :

Menthog menthog tak kasih tahu ya

Wajahmu cuma memalukan

Jangan memperlihatkan diri

Di dalam kandang saja

Enak-enak tidur nyenyak

Tidak bekerja

Ungkapan sindiran lewat lagu dengan cara yang sangat halus, sangat-sangat halus dan bijaksana, menjaga perasaan dan tidak menyakitkan hati tetapi harus tanggap dan dipahami, ditujukan untuk orang yang malas bekerja dan kerjanya cuma tidur. Obyek tujuan ini jelas terlihat dari kalimat ora nyambut gawe (tidak bekerja-ind), bukan rasah nyambut gawe (tidak usah/jangan bekerja)

Umpatan menyebut jenis hewan pun juga dengan cara halus, yaitu : menthog menthog.

Apalagi kalau syair lagu itu kita balik, akan terasa sekali citarasa sindirannya, demikian:

Ora nyambut gawe

Penak-penak ngorok

Ono kandang wae (gaweane)

Mbok yo ojo ngetok

Rupamu mung ngisin-isini

Tak kandhani (yo) (dasar ) menthog menthog

Bahasa Indonesianya :

Tidak bekerja

Enak-enak tidur nyenyak

di dalam kandang saja (kerjaannya)

Jangan memperlihatkan diri

Wajahmu cuma memalukan

Tak kasih tahu ya (dasar) menthog menthog


Jadi, berdasar lagu yang dibuat orang-orang tua Jawa jaman dulu, orang Jawa malas seperti menthog, artinya : (kalau ada) orang Jawa (yang) malas (bekerja, berarti) seperti menthog. 

Jadi arti makna lagu jawa dolanan anak yang berjudul menthog-menthog ini akan ditemukan setelah urutan lagunya dibalik.

lirik Tembang Daerah Jawa Tengah yang berjudul Menthok :

Menthok... Menthok... Tak kandhani

Mung rupamu... Angisin - ngisini

Mbok yo ojo ngetok ono kandang wae

Enak - enak ngorok ora nyambut gawe

Menthok... Menthok... Mung lakumu...

Megal - megol nggawe ngguyu...


Menthok merupakan salah satu hewan berjenis unggas seperti Bebek dan dikenal dengan Itik. Menthok atau Itik dalam tembang Jawa Tengah tersebut digunakan untuk memberi sindiran terhadap perilaku buruk manusia yang bersifat malas. Jika kita terjemahkan, maka lirik Tembang 


Menthok mempunyai arti kira - kira seperti berikut ini :

Menthok (Itik)... Menthok (Itik)... Saya beri nasehat...

Ekspresi wajahmu (atau rupamu bisa juga diartikan "gayamu") ko memalukan...

Seharusnya jangan selalu berada di dalam kandang saja

Bersantai (enak - anakkan) tidur mendengkur tidak bekerja


Menthok (Itik)... Menthok (Itik)... Ko jalanmu

Megal - megol membuat orang tertawa.

Dicermati dari liriknya, kita pasti sudah tau makna atau pesan moral yang terkandung dalam lagu tersebut. Manusia harus bersikap aktif, tidak hanya tidur, dan beraktifitas yang produktif. Tidur ataupun istirahat bisa dilakukan setelah bekerja dan berkarya. Dalam bekerja-pun harus cekatan atau gesit agar mendapatkan hasil yang maksimal.

Oleh karena itu, jika kita tidak ingin hidup seperti Menthok yang digambarkan dalam tembang tersebut, kita (manusia) jangan bersifat malas. Kita harus bekerja keras dalam hidup, beraktifitas cepat dan tepat, serta berusaha untuk tidak mengandalkan belas kasihan dari orang lain ataupun majikan.


Makna Lagu Menthok (Tembang Jawa Tengah).

makna filosofi yang tinggi berupa pesan moral bagi dunia pendidikan dan pengajarnya. Berikut ini lirik Tembang Daerah Jawa Tengah yang berjudul Menthok :

Menthok... Menthok... Tak kandhani

Mung rupamu... Angisin - ngisini

Mbok yo ojo ngetok ono kandang wae

Enak - enak ngorok ora nyambut gawe

Menthok... Menthok... Mung lakumu...

Megal - megol nggawe ngguyu...


Menthok merupakan salah satu hewan berjenis unggas seperti Bebek dan dikenal dengan Itik. Menthok atau Itik dalam tembang Jawa Tengah tersebut digunakan untuk memberi sindiran terhadap perilaku buruk manusia yang bersifat malas. Jika kita terjemahkan, maka lirik Tembang Menthok mempunyai arti kira - kira seperti berikut ini:


Menthok (Itik)... Menthok (Itik)... Saya beri nasehat...

Ekspresi wajahmu (atau rupamu bisa juga diartikan "gayamu") ko memalukan...

Seharusnya jangan selalu berada di dalam kandang saja

Bersantai (enak - anakkan) tidur mendengkur tidak bekerja

Menthok (Itik)... Menthok (Itik)... Ko jalanmu

Megal - megol membuat orang tertawa.

Dicermati dari liriknya, kita pasti sudah tau makna atau pesan moral yang terkandung dalam lagu tersebut. Manusia harus bersikap aktif, tidak hanya tidur, dan beraktifitas yang produktif. Tidur ataupun istirahat bisa dilakukan setelah bekerja dan berkarya. Dalam bekerja-pun harus cekatan atau gesit agar mendapatkan hasil yang maksimal.


Oleh karena itu, jika kita tidak ingin hidup seperti Menthok yang digambarkan dalam tembang tersebut, kita (manusia) jangan bersifat malas. Kita harus bekerja keras dalam hidup, beraktifitas cepat dan tepat, serta berusaha untuk tidak mengandalkan belas kasihan dari orang lain ataupun majikan.


Post a Comment

0Comments
Post a Comment (0)