MUNAFIK

0

 MUNAFIK

 

Arti munafik ialah upaya berpura-pura percaya atau setia dan sebagainya kepada agama dan lainya. Akan tetapi, sebenarnya dalam hatinya tidak. Mereka selalu mengatakan sesuatu yang tidak sesuai dengan perbuatannya serta bermuka dua. Munāfiq atau Munafik / munāfiqūn adalah terminologi dalam Islam untuk merujuk pada mereka yang berpura-pura mengikuti ajaran agama Islam, tetapi sebenarnya hati mereka memungkirinya.

Dalam Al Qur'an terminologi ini merujuk pada mereka yang tidak beriman namun berpura-pura beriman.

Munafik atau nifak adalah perbuatan di mana seseorang hanya akan menampakkan sisi baiknya saja, dibanding sisi buruk. Dalam bahasa Arab, munafik artinya “orang yang berpura-pura”.

Di masa kenabian, orang-orang tersebut mengaku Islam dan mengikuti Rasulullah, namun menyembunyikan kekafiran dan permusuhannya terhadap Islam. Orang yang seperti ini pandai memainkan peran layaknya aktor, memasang wajah manis di hadapan semua orang padahal di balik itu ia amatlah buruk.

Peristiwa ini tergambar dalam QS. Al-Baqarah ayat 8:

 

وَمِنَ النَّاسِ مَنْ يَّقُوْلُ اٰمَنَّا بِاللّٰهِ وَبِالْيَوْمِ الْاٰخِرِ وَمَا هُمْ بِمُؤْمِنِيْنَۘ

Artinya: Dan di antara manusia ada yang berkata, “Kami beriman kepada Allah dan hari akhir,” padahal sesungguhnya mereka itu bukanlah orang-orang yang beriman.

Orang munafik juga kerap sekali menjadi julukan bagi orang muslim yang suka berbohong dan malas beribadah.

Berdasarkan hal ini, orang munafik juga mendapat ancaman dengan balasan neraka di tingkat paling bawah, dibenci Allah SWT, serta di akhirat nanti akan dipisahkan dari golongan orang-orang beriman.

Sebagaimana firman Allah dalam surah An-Nisa ayat 145:

 

إِنَّ ٱلْمُنَٰفِقِينَ فِى ٱلدَّرْكِ ٱلْأَسْفَلِ مِنَ ٱلنَّارِ وَلَن تَجِدَ لَهُمْ نَصِيرًا

Artinya: Sesungguhnya orang-orang munafik itu (ditempatkan) pada tingkatan yang paling bawah dari neraka. Dan kamu sekali-kali tidak akan mendapat seorang penolong pun bagi mereka.

Di dalam Islam, munafik sendiri ialah salah satu kategori atau golongan manusia yang akan diletakkan tarafnya lebih rendah dibanding umat muslim biasa. Bahkan, ada pula ciri-ciri seseorang yang munafik yang dapat dikenali. Tentu saja, dengan adanya hal tersebut kamu pastinya perlu waspada terhadap mereka yang tergolong orang-orang yang munafik. Selain itu, yang terpenting kamu juga tak termasuk di dalamnya.

Seseorang yang gemar mengatakan sesuatu yang berbeda dari seharusnya dengan tujuan tertentu, bisa juga disebut ciri-ciri orang yang munafik. Namun, banyak orang ataupun mungkin kamu juga baru mengerti jika munafik hanya sebatas itu saja. Nyatanya, ada banyak ciri-ciri orang munafik menurut agama Islam.

1.     Dusta.

Arti munafik adalah orang-orang yang bermuka dua, dan salah satu cirinya adalah suka berdusta. Dalam kitab Sahih Bukhari dan Muslim, Rasulullah punTanda mengatakan sebuah sebagi berikut : Orang munafik ada tiga, salah satunya adalah jika berbicara dia dusta." (HR.Sahih dan Muslim). Seseorang yang senang berdusta atau kebohongan merupakan ciri-ciri orang munafik. Hal ini karena tindakan berdusta atau kebohongan merupakan tindakan yang dibenci oleh agama serta merupakan tindakan yang tercela. Selain itu, berbohong pada orang lain pun hanya akan memberikan kerugian dan juga lebih banyak mudorotnya. Tentu saja jika kamu tahu seseorang yang senang berdusta atau berbohong, kamu tidak bisa mengingat setiap kutipan yang dikeluarkan. Selain itu dalam sebuah riwayat riwayat Imam Ahmad Musnad, Rasulullah bersabda : Celaka baginya, celaka baginya, celaka baginya. Iaitu seseorang yang berdusta agar orang-orang tertawa." (HR.Imam Ahmad Musnad). Dalam Alquran Surat Al-Ahzab ayat 24 telah diterangkan, apabila seseorang yang munafik akan mendapatkan balasan dari Allah SWT, yang sebagai berikut : Supaya Allah memberikan balasan kepada orang-orang yang benar itu karena kebenarannya, dan menyiksa orang munafik jika menyenangkan-Nya , atau menerima taubat mereka. Sesungguhnya Allah adalah Maha Pengampun lagi Maha Penyayang. (QS Al-Ahzab ayat 24).

2.     Khianat. Arti munafik adalah orang yang percaya-pura percaya terhadap agamanya, dan salah satu cirinya adalah suka berkhianat. Khianat sendiri adalah sifat seseorang yang tak bisa menepati apa yang telah terbukti tanpa sebab serta dia. Bahkan, bila ada halangan yang benar-benar menahannya. Hal tersebut merupakan ciri-ciri orang yang munafik. Khianat sendiri merupakan perbuatan yang tidak setia dan bertentangan dengan janji yang dibuat. Islam pun sangat menjunjung tinggi dan juga melarang umatnya untuk berkhianat. Hal ini karena akan ada seseorang yang tersakiti jika kepercayaannya dikhianati.

3.     Fujur dalam Pertikaian. Arti munafik serta ciri-cirinya yang selanjutnya adalah orang yang munafik adalah orang yang miliki sifat fujur. Fujur sendiri merupakan sebuah sikap yang keluar secara berlebihan dan melampaui batas saat berada dalam sebuah pertikaian secara sengaja. Ini pun menunjukkan seseorang yang memiliki sifat ingin menang sendiri dan ia tidak menerima jika kalah. Tentu saja sikap ini sangat tidak baik bagi manusia. Oleh sebab itu kamu harus menjauhi sikap ini saat bertengkar jika tak ingin masuk dalam ciri-ciri orang munafik.

4.     Ingkar Janji. Tak bisa memegang perkataannya sendiri ataupun sebuah janji yang telah disepakati merupakan ciri dari orang munafik. Tentu saja bila seseorang tersebut telah berjanji, maka seharusnya orang tersebut juga harus menepati. Karena menepati janji hukumnya wajib. Dalah Alquran Surat An- Nahl ayat 91 pun disebutkan mengenai janji yang tak boleh diingkari, yang artinya sebagai berikut. Dan tepatilah perjanjian dengan Allah apabila kamu berjanji dan janganlah kamu membatalkan sumpah-sumpah(mu) itu, sesudah meneguhkannya, sedang kamu telah menjadikan Allah sebagai saksimu (terhadap sumpah-sumpahmu itu). Sesungguhnya Allah mengetahui apa yang kamu perbuat. (QS. An- Nahl ayat 91).

5.     Malas Untuk Beribadah. Ternyata seseorang yang malas beribadah pun tergolong dalam orang yang munafik. Karena seseorang yang malah beribadah ini menipu Allah SWT. Seperti dalam surat An-Nisa ayat 142 yang artinya : Sesungguhnya orang-orang munafik itu menipu Allah, dan Allah akan membalas tipuan mereka. Dan apabila mereka berdiri untuk shalat mereka berdiri dengan malas. Mereka bermaksud riya (dengan shalat) di hadapan manusia. Dan tidaklah mereka menyebut Allah kecuali sedikit sekali.

6.     Riya. Arti munafik adalah orang yang bermuka dua atau ucapan dan hatinya berbeda. Riya atau sombong ini adalah salah satu ciri orang yang munafik yang sangat dibenci oleh Allah SWT ini bisa menjadi salah satu ciri-ciri orang munafik. Seseorang yang senang memamerkan sesuatu agar dilihat dan mendapatkan pujian dari orang lain ini tentu saja tidak baik. Tentu saja seseorang yang memiliki sifat riya ini nantinya akan mendapat balasan yang setimpal dari Allah SWT. Hal ini pun dijelaskan dalam Alquran Surat Al-Maa’un ayat 4 sampai 7.

ü Maka kecelakaanlah bagi orang-orang yang shalat.

ü (yaitu) orang-orang yang lalai dari salatnya.

ü orang-orang yang berbuat riya.

ü dan enggan (menolong dengan) barang berguna, sedikit Berzikir.

7.     Senang Melebih-Lebihkan. Senang melebih-lebihkan suatu kejadian dan menyebarkannya merupakan salah satu sifat munafik. Oleh sebab itu jika ada suatu berita ataupun kejadian, janganlah kamu menyebarkannya dengan bumbu-bumbu untuk memperkeruh suasana. Karena bila kamu melakukan hal tersebut, maka kamu termasuk seseorang yang memiliki sifat munafik.

 

Apabila orang-orang munafik datang kepadamu, mereka berkata : Kami mengakui, bahwa sesungguhnya kamu benar-benar Rasul Allah", dan Allah mengetahui bahwa sesungguhnya kamu benar-benar Rasul-Nya; dan Allah mengetahui bahwa sesungguhnya orang-orang munafik itu benar-benar orang pendusta. Mereka itu menjadikan sumpah mereka sebagai perisai, lalu mereka menghalangi (manusia) dari jalan Allah. Sesungguhnya amat buruklah apa yang telah mereka kerjakan. Yang demikian itu adalah karena bahwa sesungguhnya mereka telah beriman, kemudian menjadi kafir (lagi) lalu hati mereka dikunci mati; karena itu mereka tidak dapat mengerti. (Surah Al-Munafiqun 63:1-3)    

 

Ciri Dalam Al Quran

1.     Hatinya sakit [Al Baqarah: 10]

2.     Kesukaan yang sangat kuat terhadap hal-hal yang terkait syahwat [Al Ahzab: 32]

3.     Cenderung menyimpang kepada hal-hal yang syubhat [Al Hajj: 53]

4.     Buruk sangka kepada Allah [QS Al Fath: 6]

5.     Mengolok-olok ayat-ayat Allah [At taubah: 64-65]

6.     Duduk-duduk bersama orang-orang yang suka mengolok-olok ayat-ayat Allah  [An Nisa’: 140]

7.     Bersembunyi di balik sebagian amal-amal yang disyariatkan dengan tujuan untuk menimpakan madharat kepada orang-orang Mukmin.&Memecah belah persatuan orang-orang beriman, melakukan persekongkolan jahat, menyalakan api fitnah, mengeksploitasi perselisihan dan memperluas jangkauan perselisihan tersebut.& Melakukan kerusakan di muka bumi [At Taubah: 107]

8.     Mengklaim dirinya melakukan perbaikan.[Al Baqarah: 11-12]

9.     Bodoh [Al Baqarah: 13]

10.                        Dan menuduh orang – orang mukmin sebagai orang bodoh.[Al Baqarah: 13]

11.                        Bersikap sangat keras dalam perselisihan namun terkadang dalam keadaan tertentu diiringi dengan kata-kata yang indah. [Al Baqarah: 204]

12.                        Tidak kembali kepada kebenaran serta bersikap fanatik [Al Baqarah: 206]

13.                        Berwali kepada orang-orang kafir [An Nisa’: 138-139]

14.                        Menunggu-nunggu untuk melihat keadaan orang mukmin [An Nisa: 141]

15.                        Melakukan kesepakatan dengan Ahli Kitab untuk melawan orang-orang mukmin.(Al-Hasyr: 11)

16.                        Lari dari melawan musuh saat perang.[Al Hasyr:12]

17.                        Hatinya tertutup sehingga tidak mampu memahami kebenaran [Muhammad: 16]

18.                        Memfitnah manusia,[Al Hadid 12] [Al Hadid: 14]

19.                        Menipu Allah  [An Nisa’: 142]

20.                        Malas dalam melaksanakan shalat  [An Nisa’: 142]

21.                        Riya’ [An Nisa’: 142]

22.                        Sedikit berdzikir [An Nisa’: 142]

23.                        Terombang-ambing antara orang – orang mukmin dan kafir [An Nisa’: 143]

24.                        Menipu orang-orang mukmin (Al Baqarah: 9]

25.                        Berhukum kepada thaghut [An Nisa: 60]

26.                        Sangat kuat dalam menghalangi hukum Allah dan tidak rela berhukum kepada hukum Allah. [An Nisa’: 61]

27.                        Menimbulkan kerusakan di kalangan orang-orang mukmin  [At Taubah: 47]

28.                        Sumpah palsu [At Taubah: 56]

29.                        Penakut dan pengecut [At Taubah: 56]

30.                        Membenci orang-orang Muslim dan keluar dari wilayah mereka [At Taubah: 57]

31.                        Nampak rasa takut pada diri mereka ketika disebutkan perang di dalam ayat-ayat Allah. [Muhammad: 20]

32.                        Mencela amal shaleh [At Taubah: 58]

33.                        Rela dan benci karena kepentingan dirinya.  [At Taubah: 58]

34.                        Menghina amal orang-orang mukmin yang sedikit dan tidak ada sesuatu yang bisa membuat mereka ridha. [At Taubah: 79]

35.                        Ridha dengan posisi yang paling hina  [At Taubah: 86-87]

36.                        Memerintahkan kepada kemungkaran [At Taubah: 67]

37.                        Melarang dari hal -hal yang makruf [At Taubah: 67]

38.                        Bakhil [At Taubah: 67]

39.                        Melupakan Allah [At Taubah: 67]

40.                        Menyelisihi dan tidak memenuhi perjanjian dengan Allah [At Taubah: 75-77]

41.                        Gembira karena tidak ikut berjihad dan membenci jihad [At Taubah: 81]

42.                        Saling mengingatkan untuk tidak berjihad  [At Taubah: 81]

43.                        Menelantarkan jihad & Menyebarkan berita yang menakutkan untuk mengguncang jiwa dan meruntuhkan keyakinan, rasa aman dan iman dalam jiwa orang mukmin (dalam istilah arab: Al Irjaf) [Al Ahzab: 12]

44.                        Tidak ada pertolongan Allah untuk mereka [An Nisa’: 145]

45.                        Memutus hubungan silaturrahim [Muhammad: 22]

46.                        Mentaati orang-orang kafir, munafik dan fasik dalam sebagian urusan [Muhammad: 26]

47.                        Membenci apa yang diridhai Allah  [Muhammad: 28]

48.                        Dengki kepada orang mukmin [Muhammad: 29]

49.                        Mereka bisa dikenali dari kiasan kata-katanya (Lahnil Qoul) [Muhammad: 30]

50.                        Berlambat-lambat dari orang Mukmin dalam berjihad.  [An Nisa’: 72-73]

51.                        Al Quran tidak bermanfaat buat mereka bahkan menambah kekafiran mereka di samping kekafiran yang sudah ada sebelumnya.[At Taubah: 124-125]

52.                        Kembali melakukan apa yang mereka dilarang melakukannya. Melakukan pembicaraan rahasia dalam hal dosa, permusuhan dan bermaksiat kepada Rasul. [Al Mujadilah: 8]

53.                        Minta ijin untuk tidak berjihad dengan alasan khawatir terkena fitnah [At Taubah: 49]

54.                        Mencari alasan ketika tidak berangkat jihad [At Taubah: 94]

55.                        Bersembunyi dari manusia [An Nisa’: 108]

56.                        Menyukai bila perbuatan keji tersebar luas di kalangan orang-orang beriman. [An Nuur: 19]

57.                        Senang bila ada musibah menimpa orang-orang mukmin dan tidak suka bila Allah memberi mereka kekuasaan di muka bumi. [At Taubah: 50] Kadang-kadang diberi kelebihan secara fisik [Al Munafiqun: 4] Ciri Dalam Hadits. Berdasarkan hadits, Nabi Muhammad mengatakan: “Tanda-tanda orang munafik itu ada tiga, yaitu; jika berbicara berdusta, jika berjanji mengingkari dan jika dipercaya berkhianat”. Kemudian ada hadits lain yang menjelaskan bahwa berdebat hingga melampaui batas termasuk dalam kategori munafik.

Post a Comment

0Comments
Post a Comment (0)