MERAIH REZEKI YANG MELIMPAH

0

Meraih Rezeki yang Melimpah

 

Rezeki yang melimpah pasti didambakan banyak orang. Salah satu ciri orang bahagia adalah mendapatkan rezeki yang halal lagi melimpah.

Dan kebahagiaan itu menjadi berkah manakala memanfatkan rezekinya untuk kebaikan, berderma dengan sesama, serta menggunakannya di jalan yang diridlai Allah SWT. Maka orang yang demikian ini akan meraih predikat orang yang sukses secara hakiki. Allah adalah Dzat Maha Pemberi Rezeki dan rezeki kita telah dijamin dan ditentukan Allah.

Mengutip Al Quran Surat Hud ayat 6  :

Dan tidak ada suatu binatang melata pun di bumi melainkan Allah-lah yang memberi rezekinya.

Untuk meraih rezeki dan kesuksesan ada tiga kunci. Pertama adalah ikhtiar, kedua merubah diri sendiri dan ketiga menggunakan ilmu.

Sebagaimana firman Allah di Al Quran surat Al-Mujadilah Ayat 11 Allah akan meninggikan orang-orang yang beriman di antaramu dan orang-orang yang diberi ilmu pengetahuan beberapa derajat. Dan Allah Maha Mengetahui apa yang kamu kerjakan.

Kemudian Allah juga berfirman di Al Quran surat Arrad ayat 11 Sesungguhnya Allah tidak akan mengubah keadaan suatu kaum sehingga mereka mengubah keadaan yang ada pada diri mereka sendiri.

Selain secara lahir, maka kunci meraih rezeki juga harus ditempuh secara batin yaitu :

1.     Berdoa.

2.     Bersyukur.

3.     Tawakkal kepada Allah SWT.

Ketiga ikhtiar itu pun harus dilandasi taqwa kepada Allah agar senantiasa diberi kemudahan dan bernilai berkah.

Sebagaimana firman Allah di SUrat Ath Tholaq ayat 2 dan 3.

Barangsiapa bertakwa kepada Allah niscaya Dia akan membukakan jalan keluar baginya, dan Dia memberinya rezeki dari arah yang tidak disangka-sangkanya. Dan barangsiapa bertawakal kepada Allah, niscaya Allah akan mencukupkan (keperluan)nya. Sesungguhnya Allah melaksanakan urusan-Nya. Sungguh, Allah telah mengadakan ketentuan bagi setiap sesuatu.

Dalam kitab Ta'limul Mutaallim karya Azzarnuji memberikan tips empat perkara memperlancar rezeki yaitu,

1.     Pertama, istiqamah melakukan Shalat Tahajjud. Shalat yang paling utama setelah salat fardu adalah shalat tahajjud. Allah janji akan mengangkat derajat ke tempat yang terpuji bagi yang melakukannya secara istiqomah.

2.     Kedua, istiqamah Shalat Dhuha. Shalat ini merupakan senjata yang ampuh untuk menarik datangnya rezeki. Dari Nu’aim bin Hammar Al-Ghathafaniy, beliau mendengar Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda :

Allah Ta’ala berfirman : Wahai anak Adam, janganlah engkau tinggalkan empat raka’at shalat di awal siang (di waktu Dhuha).

Maka itu akan mencukupimu di akhir siang (HR. Ahmad).

Selain itu shalat duha juga dapat dijadikan pengganti amalan sholeh yang lain. Sebagaimana sabda Rasulullah SAW, Di dalam tubuh manusia terdapat tiga ratus enam puluh sendi, yang seluruhnya harus dikeluarkan sedekahnya.

Mereka (para sahabat) bertanya, Siapakah yang mampu melakukan itu wahai Nabiyullah ?.

Beliau menjawab, Engkau membersihkan dahak yang ada di dalam masjid adalah sedekah, engkau menyingkirkan sesuatu yang mengganggu dari jalan adalah sedekah.

Maka jika engkau tidak menemukannya (sedekah sebanyak itu), maka dua raka’at Dhuha sudah mencukupimu. (HR. Abu Dawud).

3.     Ketiga, mengistiqamahkan membaca surah Al-Waqiah. Amalan ini dapat menjadi jalan untuk memperlancar rezeki. Salah satu keutamaan Surat Al-Waqiah yang kita ketahui dari hadits yang diriwayatkan Abdullah bin Mas’ud yang dibacakan di deapan Ustman bin Affan :

3.Barangsiapa membaca surat Al Waqiah setiap malam, dia tidak akan menderita kemiskinan selama-lamanya. (HR. Abu Ya’la dan Ibnu Asakir).

4.     Keempat, menghindari tidur sehabis Subuh. Waktu pagi merupakan waktu turunnya rezeki dan keberkahan dari Allah Swt. Karena itu, siapa yang tidur pada waktu itu maka tidak akan mendapatkan bagian rezeki dan keberkahan dari Allah Swt. Hal demikian diungkapkan oleh Syekh Ibnu Al-Qayyim :

Tidur setelah Subuh dapat menghalangi rezeki, karena waktu Subuh adalah waktu makhluk mencari rezeki mereka dan waktu dibagikannya rezeki. Tidur setelah Subuh suatu hal yang dilarang (makruh) kecuali ada penyebab atau keperluan.

 

 

Amalan yang Dapat Mendatangkan Rezeki Berlimpah

Dalam ajaran agama Islam, selain memanjatkan doa, kita juga disarankan untuk melakukan beberapa amalan yang dapat memperlancar bahkan dapat mendatangkan rezeki yang berlimpah.

1.     Rajin melaksanakan salat dhuha. Salat dhuha memang bukan salat wajib. Tapi cuma gara-gara bukan salat wajib, bukan berarti kamu bisa melewatkan ibadah satu ini begitu saja. Nih, ya buat kamu yang belum tahu, rajin salat dhuha bukan cuma bisa nambah pahala, tapi juga mendatangkan rezeki berlimpah lho! Rasulullah SAW bersabda : Allah SWT berfirman : Wahai anak Adam, janganlah engkau luput dari empat rakaat di awal harimu, niscaya akan Aku cukupkan untukmu (rezeki)  di sepanjang hari itu. (HR. Ahmad).

2.     Memperbanyak membaca surat Al-Waqi'ah  . Membaca Al-Qur'an dan mengamalkannya menjadi salah satu jalan ninja untuk mendapatkan banyak pahala. Ini karena pahala dari membaca Al-Qur'an tidak terbatas. Dari Abdullah bin Ma’ud RA, Rasulullah SAW bersabda :

 

عَنْ عَبْدِ اللهِ بْنِ مَسْعُودٍ رَضِيَ اللهُ عَنْهُ عَنِ النَّبِيِّ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ قَالَ : مَنْ قَرَأَ حَرْفًا مِنْ كِتَابِ اللَّهِ فَلَهُ بِهِ حَسَنَةٌ وَالْحَسَنَةُ بِعَشْرِ أَمْثَالِهَا لاَ أَقُولُ (الـم) حَرْفٌ وَلَكِنْ أَلِفٌ حَرْفٌ وَلاَمٌ حَرْفٌ وَمِيمٌ حَرْفٌ

(رواه الترمذي)

Siapa saja yang membaca satu huruf dari Alqur’an maka ia akan memperoleh 1 kebaikan. Satu kebaikan itu dilipatgandakan pahalanya sampai 10 kali lipat. Saya tidak mengatakan ‘alif laam miim’ itu sebagai 1 huruf, akan tetapi ‘alif’ 1 huruf, ‘laam’ 1 huruf, dan ‘miim’ 1 huruf. (HR. Tirmidzi)

Bukan hanya panen pahala, surat-surat dalam Al-Qur'an juga memiliki keutamaan yang berbeda-beda. Surat Al-Waqi'ah sendiri dikenal sebagai surat anti fakir, di mana pembacanya akan terhindar dari berbagai kesulitan, termasuk terhindar dari kesulitan dalam mencari rezeki.

3.     Memperbanyak sedekah. Sebagai balasannya Allah SWT memberikan kita pahala yang besar, serta mengganti rezeki yang kita sedekah-kan dengan rezeki yang lebih besar, bahkan kita pun akan didoakan oleh para malaikat. Dari Abu Hurairah RA, bahwa Rasulullah SAW bersabda :

 

عَنْ أَبِي هُرَيْرَةَ رَضِيَ اللَّهُ عَنْهُ أَنَّ النَّبِيَّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ قَالَ مَا مِنْ يَوْمٍ يُصْبِحُ الْعِبَادُ فِيهِ إِلَّا مَلَكَانِ يَنْزِلَانِ فَيَقُولُ أَحَدُهُمَا اللَّهُمَّ أَعْطِ مُنْفِقًا خَلَفًا وَيَقُولُ الْآخَرُ اللَّهُمَّ أَعْطِ مُمْسِكًا تَلَفًا

Tidak ada suatu hari pun ketika seorang hamba melewati paginya kecuali akan turun (datang) dua malaikat kepadanya lalu salah satunya berkata; "Ya Allah berikanlah pengganti bagi siapa yang menafkahkan hartanya", sedangkan yang satunya lagi berkata; Ya Allah berikanlah kehancuran (kebinasaan) kepada orang yang menahan hartanya (bakhil). (HR. Bukhari).

4.     Enggak lupa membaca selawat kepada Nabi Muhammad SAW . Salah satu cara untuk tetap dekat dengan Rasulullah SAW adalah dengan rajin membaca selawat untuk beliau. Bukan cuma dekat dengan Rasulullah SAW, saat kamu ber-selawat satu kali, Allah SWT akan selawat untuk kamu sebanyak sepuluh kali. Rasulullah SAW bersabda :

 

مَنْ صَلَّى عَلَىَّ وَاحِدَةً صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ عَشْرًا

Siapa saja yang bersholawat kepadaku sekali, niscaya Allah bersholawat kepadanya sepuluh kali. (HR. Muslim).

Selawat dari Allah SWT ini berupa kemudahan rezeki, diberkahi hidupnya, dimudahkan segala urusannya, dan berbagai rahmat lainnya.

 

5.     Rutin membaca doa Nabi Sulaiman. Dalam ajaran agama Islam, Nabi Sulaiman AS adalah seorang raja dari kerajaan yang sangat besar. Saking besarnya, kerajaan ini tidak pernah dimiliki oleh siapa pun di dunia. Usut punya usut, Nabi Sulaiman AS ternyata memiliki satu doa yang rutin beliau baca. Buat kamu yang penasaran, berikut doanya:

 

قَا لَ رَبِّ اغْفِرْ لِيْ وَهَبْ لِيْ مُلْكًا لَّا يَنْۢبَغِيْ لِاَ حَدٍ مِّنْۢ بَعْدِيْ ۚ اِنَّكَ اَنْتَ الْوَهَّا بُ

Dia berkata, Ya Tuhanku, ampunilah aku dan anugerahkanlah kepadaku kerajaan yang tidak dimiliki oleh siapa pun setelahku. Sungguh, Engkaulah Yang Maha Pemberi. (QS. Sad 38: Ayat 35)

Untuk mendapatkan rezeki yang berlimpah, usaha dan doa aja enggak cukup. Supaya makin sempurna, kamu bisa mencoba lima amalan di atas. Selain dapat mendatangkan rezeki berlimpah, kamu juga bakalan dapat banyak pahala.

 

Rahasia Orang yang Selalu Dikejar Rejeki

Tak dapat dipungkiri, Semua orang bekerja keras karena ingin mendapatkan rejeki yang melimpah seperti uang dan harta yang melimpah.

Namun yakinlah bahwa rejeki itu sudah ditentukan Allah kadarnya dan kapan datangnya.

Walaupun kita sudah berusaha mencarinya dengan cara bekerja keras siang dan malam bahkan sampai pagi, jika itu bukan rejeki kita maka hasil yang kita dapatkan akan pas-pasan saja.

Namun jika sudah Allah tetapkan rejeki itu, walaupun kita tidak menginginkannya, maka rejeki ini akan datang sendiri kepada kita dengan tidak disangka-sangka. Namun ada sekelompok atau golongan orang yang selalu dikejar rejeki. Yakni golongan orang-orang yang telah dijamin Allah rejekinya. Allah menjamin dan mencukupkan rejekinya melalui berbagai tempat.

Allah SWT berfirman, Barangsiapa yang bertawakal kepada Allah, niscaya Dia akan memberikannya jalan keluar, dan memberinya rezeki dari arah yang tidak disangka-sangka. Dan barangsiapa yang bertawakal kepada Allah, niscaya Allah akan mencukupkan (keperluannya). Sesungguhnya Allah melaksanakan urusan (yang dikehendaki-Nya). Sesungguhnya Allah telah mengadakan ketentuan bagi tiap-tiap sesuatu. (QS. Ath-Thalaq [65] : 2-3)

Allah SWT berjanji akan mencukupkan rezeki bagi siapapun yang bertawakal kepada-Nya. Maka tugas kita adalah bertawakal kepada-Nya dengan usaha maksimal.

Lebih jelasnya lagi inilah beberapa cara untuk menjemput rezeki agar datang dan mengikuti kita.

1.     Sedekah. Bersedekah adalah memberikan sebagian yang kita miliki kepada orang lain. Allah SWT menjanjikan ganti yang pasti kepada mereka yang bersedekah untuk orang lain. Baik sedekah materi maupun sedekah dalam bentuk lain. Allah menjelaskan hal ini dalam Alquran Surat Al-Baqarah ayat 261 yang artinya : Perumpamaan (nafkah yang dikeluarkan oleh) orang-orang yang menafkahkan hartanya di jalan Allah adalah serupa dengan sebutir benih yang menumbuhkan tujuh bulir, pada tiap-tiap bulir berisi seratus biji. Allah melipat gandakan (ganjaran) bagi siapa yang Dia kehendaki. dan Allah Maha Luas (karunia-Nya) lagi Maha mengetahui. (Al-Baqarah:261). Jadi, meski bersedekah pada awalnya dapat mengurangi harta yang kita miliki, namun selanjutnya, Allah SWT akan mengganti dengan berlipat ganda. Akan tetapi, dalam bersedekah sebaiknya kita berharap ganti untuk akhirat dibanding mengharap balasan di dunia. Terlebih jika saat bersedekah kita hanya berharap balasan harta, dan bukan ridha dari Allah SWT.

2.     Perbanyak Syukur. Bersyukur merupakan cara untuk mendapatkan lebih. Matematika Allah SWT sangat berbeda dengan matematika yang digunakan manusia. Lihat saja, bagaimana Allah sangat mudah memberikan lebih kepada mereka yang bersyukur. Ada saja jalan rezeki bagi mereka yang tidak mengeluh, meski dalam kondisi yang terbatas dan kekurangan. Bukankah hal ini juga sudah dijanjikan dalam Allah SWT dalam Alquran, bahwa siapa yang bersyukur maka Allah akan menambahkan nikmat-Nya. Namun mereka yang mendustakan, maka akan mendapat azab yang pedih. (Ingatlah) ketika Rabbmu memaklumkan, “Sesungguhnya jika kalian bersyukur, niscaya Aku akan menambah (nikmat) kepadamu, tetapi jika kalian mengingkari (nikmat-Ku), maka pasti azab-Ku sangat berat. QS. Ibrahim: 7.

3.     Membaca Surat Al Waqiah. Surah Al Waqiah juga dikenal sebagai surat pendatang kekayaan. Surat ke-56 ini berisi kandungan iman dan tauhid, bukti kekuasaan Allah SWT serta adanya hari kebangkitan. Ajarkanlah Surat Al Waqiah kepada isteri-isterimu. Kerana sesungguhnya ia adalah surah Kekayaan. (Hadis riwayat Ibnu Ady).

4.     Banyak Beristigfar. Istigfar juga menjadi salah satu amalan penjemput rezeki. Terkadang dosa-dosa yang kita lakukan akan menutup pintu rezeki dalam diri. Sehingga meski sudah berusaha semaksimal mungkin, namun tetap saja rezeki yang diinginkan tidak kunjung didapatkan. Istigfar merupakan dzikir yang maknanya memohon ampun atas dosa-dosa yang pernah kita perbuat. Imam Al-Hasan Al-Bashri juga menganjurkan agar manusia beristighfar jika mengalami kegersangan, kefakiran, sedikitnya keturunan dan kekeringan kebun-kebun. Jadi perbanyaklah istigfar jika rezeki tidak kunjung hadir. Dan hendaklah kamu meminta ampun kepada Tuhanmu dan bertaubat kepadaNya. (Jika kamu mengerjakan yang demikian), niscaya Dia akan memberi kenikmatan yang baik (terus-menerus) kepadamu sampai kepada waktu yang telah ditentukan, dan Dia akan memberi kepada tiap-tiap orang yang mempunyai keutamaan (balasan) keutamaannya.  Jika kamu berpaling, maka sesungguhnya aku takut kamu akan ditimpa siksa hari Kiamat. (Hud : 3). Hal yang terpenting ialah kita harus percaya. Ya, percayalah bahwa Allah SWT tidak pernah mengingkari janji-Nya.

 

Doa Minta Rezeki yang Berlimpah

Rezeki yang berlimpah dan berkah tentu menjadi dambaan setiap orang. Untuk menjemput rezeki tersebut, antara usaha dan doa haruslah berjalan beriringan.

Dikutip dari buku Mengetuk Pintu Rezeki oleh Irwan Kurniawan, ada dua macam rezeki yang diberikan kepada manusia. Pertama, rezeki lahiriah yang berkaitan dengan badan (berupa materi), seperti kekuatan, tenaga, dan kesehatan. Kedua, rezeki batiniah yang berkaitan dengan hati, seperti pengetahuan, kebahagiaan, dan kegembiraan. Allah SWT akan melapangkan rezeki bagi siapapun yang Dia kehendaki. Sebagaimana firman-Nya dalam Surat Saba ayat 36 berikut ini :

 

قُلْ اِنَّ رَبِّيْ يَبْسُطُ الرِّزْقَ لِمَنْ يَّشَاۤءُ وَيَقْدِرُ وَلٰكِنَّ اَكْثَرَ النَّاسِ لَا يَعْلَمُوْنَ  - ٣٦

Artinya :

Katakanlah, Sungguh, Tuhanku melapangkan rezeki bagi siapa yang Dia kehendaki dan membatasinya (bagi siapa yang Dia kehendaki), tetapi kebanyakan manusia tidak mengetahui. (QS. Saba: 36).

1.     Doa Mohon Rezeki yang Luas.

Allaahumma innii as'aluka an tarzuqanii rizqan waasi'an thayyiban min ghairi ta'abin, innaka a'laa kulli sya'in qadiirun, wa shallallaahu 'alaa sayyidinaa muhammadin wa 'alaa aalihi washahbihi wasallam. Artinya : Ya Allah, aku memohon kepada-Mu untuk berkenan memberiku rezeki yang luas serta baik, tanpa payah. Sesungguhnya Engkau berkuasa atas segala sesuatu. Semoga Allah bersholawat dan bersalam kepada tuan kami, Nabi Muhammad, keluarga serta sahabatnya.

2.     Doa Mohon Rezeki yang Halal. Allaahumma yaa ghaniyyu yaa hamiidu yaa mubdi'u yaa mu'iidu yaa fa'aalun limaa yuriidu, yaa rahiimu yaa waduudu, aghninii bi halaaika 'an haraamika wa bithaa'atika 'an ma'shiyatika wa bi fadhlika 'amman siwaaka. Artinya : Ya Allah, wahai Yang Maha Kaya, wahai Yang Maha Terpuji, wahai Yang Memulai, wahai Yang Mengembalikan, wahai Yang membuat segala yang dikehendaki, wahai Pemberi rahmat, wahai Yang Maha Penyayang, wahai Yang Maha Pengasih. Mudah-mudahan Engkau berkenan mencukupiku dengan kehalalan-Mu dari keharaman-Mu, dengan taat kepada-Mu dari maksiat kepada-Mu, dan dengan anugerah-Mu dari orang-orang yang selain Engkau.

3.     Doa Mohon Kekayaan yang Utama. Allahumma yaa ghaniyuu ya mughnii aghninii bi halaalika 'an haraamika, wa aghninii bi fadhlikaa 'amman siwaaka, wa bifadhlika wa anta khairu ar-raaziqiina. Artinya : Ya Allah, wahai Zat Yang Mahakaya, wahai Zat yang Mengayakan, kayakanlah aku dengan kelalalan-Mu dari keharaman-Mu; kayakanlah aku dengan karunia-Mu dari yang selain-Mu. Atas nama karunia-Mu, Engkaulah sebaik-baik pemberi rezeki.

4.     Doa Mohon Karunia yang Luas. Doa minta rezekiDoa minta rezeki Foto: Dok. buku Doa Mengundang Rezeki oleh Islah Susmian. Arab-latin: Allaahumma yaa ghaniyyu yaa karrimu yaa dzal-fadhlil'azhiimi, yaa waasi'al-'athaa'i wal-karami. Allaahumma aghninii bi halaalika wakfinii bi fadhlika 'amman siwaaka. Artinya : Ya Allah, wahai Yang Mahakaya, wahai Yang Maha Pemurah, wahai Yang Mempunyai karunia yang besar, wahai Yang Mahaluas Pemberian dan Kepemurahan. Ya Allah, kayakanlah aku dengan yang halal di sisi-Mu, dan cukupkanlah bagiku dengan karunia-Mu dari yang selain-Mu.

5.     Doa mohon Kekayaan Melimpah. Allaahumma innii as'alukal-hudaa wat-tuqaa wal-'afaafa wal-ghinaa. Artinya : Ya Allah, sesungguhnya aku memohon kepada-Mu hidayah, ketakwaan, kesucian, dan kekayaan." (HR. Muslim dalam sahihnya. Itulah doa-doa memohon rezeki yang berlimpah dan berkah. Semoga Allah SWT senantiasa memberikan keberkahan atas setiap rezeki. Aamiin ya Robbal Aalamiin.

 

 

Post a Comment

0Comments
Post a Comment (0)