GAJAH
Gajah adalah salah satu hewan terkuat yang pernah digunakan dalam sejarah peperangan kuno. Karena ukurannya yang masif dan kekuatan fisiknya, mereka sering dianggap sebagai "tank" di masa lalu yang mampu menabrak barisan pertahanan musuh.
Kerajaan Majapahit mencatat bahwa hewan ini digunakan sebagai kendaraan militer, simbol kekuatan, dan sarana transportasi logistik, meskipun bukan merupakan divisi tempur garis depan utama.
Keberadaan pasukan dan hewan gajah banyak dicatat dalam naskah kuno seperti Kakawin Nagarakretagama karya Mpu Prapanca, yang menggambarkan gajah sebagai bagian dari arak-arakan kerajaan dan kekuatan militer.
Perang Sadeng (1331 M), salah satu pertempuran penting yang melibatkan pasukan gajah terjadi saat penaklukan wilayah Sadeng dan Keta (di Jawa Timur). Dalam catatan sejarah, Adipati Sadeng mengandalkan gajah sebagai kekuatan penyerang, namun pasukan gajah ini berhasil dipukul mundur dan dikalahkan oleh pasukan Majapahit yang dipimpin oleh Gajah Mada dan Adityawarman menggunakan taktik serangan api.
Strategi "elefantri" (divisi gajah) ini pertama kali dikembangkan di India Kuno, lalu menyebar ke Asia Tenggara (seperti Kerajaan Khmer) dan wilayah Mediterania (termasuk pasukan terkenal seperti Hannibal dan Alexander Agung).
Sebagai hewan darat terkuat, gajah mampu mengangkat beban hingga 6.000 kg dan membawa perbekalan berat di atas punggungnya.
Imajiner Nuswantoro


