Sesaji Rajasuya
ꦱꦼꦱꦗꦶꦫꦗꦱꦸꦪ
Sesaji Rajasuya adalah lakon pewayangan yang mengisahkan upacara sakral raja di India Kuno untuk memperkuat kekuasaan, yang di Indonesia diadaptasi menjadi cerita tentang Yudistira (Pandawa) mengadakan upacara syukur dan pengukuhan kekuasaan di Amarta, namun dihadang ambisi Prabu Jarasanda yang ingin mengorbankan raja-raja, diakhiri dengan kemenangan kebaikan lewat strategi Kresna dan Werkudara. Lakon ini sarat makna moral tentang keadilan, syukur, dan perjuangan kebaikan melawan kejahatan, sering dipentaskan sebagai bagian dari pelestarian budaya Jawa.
Makna dan Latar Belakang
- Ritual Agung: Secara harfiah, Rajasuya adalah ritual Śrauta (Weda) untuk pengukuhan raja, di mana raja mengundang raja-raja lain untuk mengakui kekuasaannya.
- Syukur dan Kekuatan: Bagi Pandawa, ini adalah upacara tasyakuran atas kemakmuran dan pembangunan negara Indraprasta.
- Simbol Kebaikan: Pandawa menyelenggarakan acara ini dengan mengundang seratus raja sebagai wujud syukur, simbol keramahtamahan dan kebesaran Amarta.
Konflik Utama
- Ambisi Jarasanda: Raja Magada, Prabu Jarasanda, melakukan ritual jahat bernama Sesaji Kalalodra dengan menyekap 99 raja untuk dijadikan tumbal, berencana menjadikan Puntadewa sebagai yang ke-100.
- Intrik Kresna: Untuk menghentikan ambisi Jarasanda, Prabu Kresna menyusun strategi.
- Pertarungan Werkudara: Werkudara dipersilakan melawan Jarasanda.
Puncak Cerita
- Kelelahan Werkudara: Jarasanda berkali-kali hidup kembali meskipun dipukul oleh gada Werkudara.
- Kemenangan Kebaikan: Atas petunjuk Kresna, Werkudara membelah tubuh Jarasanda menjadi dua, mengakhiri kekejamannya.
Pelestarian Budaya
- Pentas Pewayangan: Lakon ini sering dipentaskan oleh dalang-dalang terkemuka, seperti Ki Putut Puji Agusena dan Ki M. Suraji Parang Pertomo.
- Pesan Moral: Mementaskan lakon ini menjadi cara melestarikan budaya Jawa dan menyampaikan pesan moral tentang keadilan, pengorbanan, dan kemenangan kebaikan atas kejahatan.
Berikut Buku Sesaji Rajasuya dalam bentuk PDF (FREE DOWNLOAD) :
2. SERI WAYANG KULIT PURWO SESAJI RAJASUYA
Imajiner Nuswantoro

