Dwijendra Tattwa

0

Dwijendra Tattwa




Dwijendra Tattwa adalah sebuah lontar (naskah kuno Bali) yang menceritakan perjalanan Dang Hyang Nirartha (juga dikenal sebagai Dang Hyang Dwijendra, Pedanda Sakti Wawu Rauh), seorang pendeta Hindu dari Jawa yang datang ke Bali dan melakukan berbagai kegiatan keagamaan serta budaya di Kerajaan Gelgel. Naskah ini memiliki nilai sejarah dan budaya yang penting, menggambarkan pengaruh besar Dang Hyang Nirartha dalam pembinaan agama dan pemerintahan Kerajaan Gelgel, serta mendokumentasikan beberapa dasar keyakinan (tattwa) dalam ajaran Hindu. 


Isi Utama Dwijendra Tattwa

1. Perjalanan Dang Hyang Nirartha

Lontar ini merinci perjalanan spiritual Dang Hyang Nirartha dari Jawa (Majapahit) ke Bali, Lombok, dan Sumbawa. 

2. Pengaruh di Kerajaan Gelgel

Diceritakan tentang peran Dang Hyang Nirartha sebagai pendeta di Kerajaan Gelgel, yang membawa kemajuan signifikan dalam pembinaan agama dan budaya masyarakat. 

3. Nilai Agama, Sejarah, dan Budaya

Naskah ini mengandung ajaran tentang filosofi Hindu (tattwa), nilai-nilai susila, serta praktik upacara keagamaan yang membentuk kebudayaan Bali. 

4. Karya Sastra dan Filsafat

Dwijendra Tattwa merupakan salah satu karya sastra yang berisi pemikiran filsafat yang mendalam, yang diyakini sebagai dasar kebenaran dalam ajaran Hindu. 


Keterangan Dwijendra Tattwa

1. Pembaruan Agama Hindu

Dang Hyang Nirartha dikenal sebagai pembaharu agama Hindu di Bali, yang membawa perubahan besar dalam aspek-aspek keagamaan dan kemasyarakatan. 

2. Warisan Budaya

Naskah ini menjadi sumber informasi penting mengenai sejarah, filsafat, dan arsitektur pura yang diwariskan oleh Dang Hyang Nirartha, termasuk pembakuan padmasana pada kuil-kuil Hindu di Bali. 

3. Dasar Keyakinan

Dwijendra Tattwa adalah salah satu naskah yang menjelaskan dasar-dasar keyakinan dalam Hindu, yang juga disebut sebagai tattwa atau pemikiran filosofis yang menjadi pondasi keyakinan agama. 


Berikut penulis lampirkan Buku Tentang Dwijendra Tattwa (PDF FREE DOWNLOAD) :


1. DWIJENDRA TATTWA


 

2. BRAHMA SÄDHANA


   


 Imajiner Nuswantoro


Post a Comment

0Comments
Post a Comment (0)