SESAL DAHULU PENDAPATAN, SESAL KEMUDIAN TAK BERGUNA

0

 SESAL DAHULU PENDAPATAN, SESAL KEMUDIAN TAK BERGUNA




Sesal dahulu pendapatan, sesal kemudian tak berguna, berpikir dahulu sebelum berbuat sesuatu.

Sesal dahulu pendapatan, sesal kemudian tak berguna / Pikir dahulu pendapatan, sesal kemudian tidak berguna artinya setiap tindakan atau perbuatan itu hendaknya dipikirkan dahulu baik-baik sebelum dikerjakan agar tidak timbul penyesalan di kemudian hari


BERFIKIR 

Berfikir, kata yang singkat, mudah diucapkan, namun demikian sangat penting artinya. Bukti pentingnya berpikir, di dalam Alquran ditemukan tidak kurang dari 100 ayat tentang berpikir. Perhatikan Al Baqorah 219 “… Demikianlah Allah menerangkan ayat-ayat-Nya kepadamu supaya kamu berpikir”.

QS. Al-Baqarah Ayat 266 :

اَيَوَدُّ اَحَدُكُمْ اَنْ تَكُوْنَ لَهٗ جَنَّةٌ مِّنْ نَّخِيْلٍ وَّاَعْنَابٍ تَجْرِيْ مِنْ تَحْتِهَا الْاَنْهٰرُۙ لَهٗ فِيْهَا مِنْ كُلِّ الثَّمَرٰتِۙ وَاَصَابَهُ الْكِبَرُ وَلَهٗ ذُرِّيَّةٌ ضُعَفَاۤءُۚ فَاَصَابَهَآ اِعْصَارٌ فِيْهِ نَارٌ فَاحْتَرَقَتْ ۗ كَذٰلِكَ يُبَيِّنُ اللّٰهُ لَكُمُ الْاٰيٰتِ لَعَلَّكُمْ تَتَفَكَّرُوْنَ ࣖ

266. Adakah salah seorang di antara kamu yang ingin memiliki kebun kurma dan anggur yang mengalir di bawahnya sungai-sungai, di sana dia memiliki segala macam buah-buahan, kemudian datanglah masa tuanya sedang dia memiliki keturunan yang masih kecil-kecil. Lalu kebun itu ditiup angin keras yang mengandung api, sehingga terbakar. Demikianlah Allah menerangkan ayat-ayat-Nya kepadamu agar kamu memikirkannya.

“….Demikianlah Allah menerangkan ayat-ayat-Nya kepada kamu supaya kamu memikirkannya”. 

Al-An'am : 60
وَهُوَ الَّذِيْ يَتَوَفّٰىكُمْ بِالَّيْلِ وَيَعْلَمُ مَا جَرَحْتُمْ بِالنَّهَارِ ثُمَّ يَبْعَثُكُمْ فِيْهِ لِيُقْضٰٓى اَجَلٌ مُّسَمًّىۚ ثُمَّ اِلَيْهِ مَرْجِعُكُمْ ثُمَّ يُنَبِّئُكُمْ بِمَا كُنْتُمْ تَعْمَلُوْنَ ࣖ
Artinya :
Dan Dialah yang menidurkan kamu pada malam hari dan Dia mengetahui apa yang kamu kerjakan pada siang hari. Kemudian Dia membangunkan kamu pada siang hari untuk disempurnakan umurmu yang telah ditetapkan. Kemudian kepada-Nya tempat kamu kembali, lalu Dia memberitahukan kepadamu apa yang telah kamu kerjakan.
Tafsirnya :
Di antara yang gaib adalah kematian dan kebangkitan. Melalui ayat ini Allah menegaskan tentang hal itu. Dan Dialah yang mewafatkanmu, yaitu menidurkan kamu, pada malam hari dengan menahan rohmu dan kamu tidak mampu melakukan apa pun, dan Dia juga mengetahui apa yang kamu kerjakan pada siang hari meskipun mungkin ada yang kamu rahasiakan dari manusia, kemudian Dia membangkitkanmu, yaitu membangunkan kamu, pada siang hari untuk disempurnakan batas waktu yaitu umurmu yang telah ditetapkan. Kemudian kepada-Nya, bukan kepada selain-Nya, tempat kamu kembali yaitu melalui pintu kematian, lalu Dia memberitahukan kepadamu apa yang telah kamu kerjakan ketika kamu hidup di dunia. Kemudian Dia akan memberikan balasan setimpal atas setiap perbuatanmu.
“…. “Apakah sama orang yang buta dengan yang melihat?“ Maka apakah kamu tidak memikirkan(nya)?“ dan masih banyak lagi ayat-ayat yang sejenis dengan itu. Ayat tersebut sekaligus merupakan perintah dari Allah SWT. bagi kita agar berpikir.

Berpikir merupakan suatu kegiatan mental yang terjadi ketika seseorang dihadapkan pada suatu situasi atau permasalahan yang harus diselesaikan. Dengan demikian proses penyelesaian masalah adalah proses berpikir. Gagne (1985) menempatkan keterampilan penyelesaian masalah (keterampilan berpikir) sebagai hasil belajar yang paling tinggi. Menurut KBBI, berpikir bermakna menggunakan akal budi untuk mempertimbangkan dan memutuskan sesuatu, menimbang-nimbang keputusan apa yang harus diambil.

Berpikir juga dapat dikatakan sebagai proses olah mental yang melibatkan intelektual, kesadaran, akal budi maupun imajinasi guna menghasilkan suatu keputusan untuk kemudian dilaksanakan dalam bentuk tindakan. Dengan alur berpikir seperti itu, berpikir terjadi lebih dahulu sebelum tindakan.

Salah satu wujud pentingnya berpikir sebelum bertindak tersirat dalam kata bijak pikir dahulu pendapatan, sesal kemudian tidak berguna.  Setiap tindakan atau perbuatan yang akan dilakukan hendaknya dipikirkan dahulu baik-baik, ditimbang-timbang sebelum dikerjakan agar tidak timbul penyesalan di kemudian hari.

Berpikir membedakan kita manusia dari hewan. Diperoleh banyak bukti bahwa hewan belum berpikir mereka baru pada taraf menggunakan otak. Pada hewan, otak digunakan untuk koordinasi aktivitas yang dilakukan sehingga seimbang dan harmonis.


Post a Comment

0Comments
Post a Comment (0)