PRABU BRAWIJAYA V (BHRE KERTABHUMI) RAJA MAJAPAHIT MEMILIKI RATUSAN SELIR DAN RATUSAN ANAK

0

PRABU BRAWIJAYA V RAJA MAJAPAHIT MEMILIKI RATUSAN SELIR DAN RATUSAN ANAK 




Dyah Ranawijaya Paduka Sri Maharaja Sri Wilwatiktapura-Janggala-Kaḍiri (Brawijaya V).
Dyah Ranawijaya atau disebut Girindrawardhana Dyah Ranawijaya atau disebut juga Brawijaya V adalah raja terakhir Majapahit yang memerintah tahun 1474—1498, dengan ibu kota di Daha.[Namanya dikenal melalui Prasasti Jiyu I, Prasasti Petak, Serat Pararaton, Kakawin Banawa Sekar, Suma Oriental, Babad Tanah Jawi, Serat Kanda dan Serat Pranitiradya.

Setelah gagal menikahi dan menjadikan Dewi Sari, putri Raja Cermain, sebagai permaisurinya membuat Prabu Brawijaya V gusar hati. Dia gagal menikahi karena calon permaisurinya itu terkena wabah penyakit hingga wafat di Desa Leran.

Selang beberapa waktu kemudian ternyata tak mudah bagi Raja Majapahit untuk menjatuhkan suatu pilihan siapa di antara ratusan orang istri pangrembe (istri selir)-nya yang pantas dijadikan sebagai prameswari (permaisuri).

Sebagai seorang raja binathara yang tampan dengan ditopang kekuasaannya yang besar, Prabu Brawijaya V memiliki kekuasaan tak terbatas untuk mengawini perempuan-perempuan cantik sekehendaknya. Apalagi, tak ada larangan dalam agama Budha yang dianutnya.

Ditambah perempuan mana yang berani menolak keinginan Sang Raja jika mereka memang dikehendaki Baginda. Bahkan, sebaliknya secara diam-diam banyak perempuan yang menginginkan agar dapat dikawini oleh Raja Majapahit.

Dikutip dari buku Brawijaya Moksa Detik Detik Akhir Perjalanan Hidup Prabu Majapahit, Prabu Brawijaya V memang memiliki banyak istri selir yang berjumlah ratusan orang dengan ratusan anak pula. Meskipun Prabu Brawijaya V adalah seorang pemeluk agama Budha taat, tetapi sebagian istrinya pemeluk agama Islam.

Apakah Sang Prabu masih belum dapat melupakan bayangan Dewi Sari yang notabene seorang muslimah taat, sehingga Baginda Raja juga menikahi beberapa perempuan muslimah. Di antaranya para istri selir (pangrembe) Sang Prabu Brawijaya V tersebut, yakni :

1. Dewi Dilah yang telah memberikan buah hati kepadanya, Raden Jaka Dilah alias Arya Damar yang kemudian menjadi Adipati di Palembang.

2. Ibu Selir dengan anak Raden Jaka Krewek yang menjadi Adipati di Borneo.

3. Ibu Selir yang mempunyai anak Raden Jaka Pekik alias Arya Jaran Panulih yang menjadi Adipati di Sumenep.

4. Ibu Selir dengan anak Raden Jaka Maya alias Arya Dewa Katug, yang menjadi Adipati di Bali.


117 NAMA ANAK-ANAK PRABU BRAWIJAYA V 

1. Raden Jaka Dilah (Aryo Damar), dijadikan Adipati Palembang

2. Raden Jaka Pekik (Harya Jaran Panoleh). Adipati Sumenep

3. Putri Ratna Pambayun, menikah dengan Prabu Srimakurung Handayaningrat

4. Raden Jaka Peteng

5. Raden Jaka Maya (Harya Dewa Ketuk), dijadikan adipati di Bali

6. Dewi Manik, menikah dengan Hario Sumangsang Adipati Gagelang

7. Raden Jaka Prabangkara - pergi ke negeri sahabat, Cina

8. Raden Harya Kuwik, dijadikan Adipati Borneo/Kalimantan

9. Raden Jaka Kutik (Harya Tarunaba), dijadikan Adipati Makasar

10. Raden Jaka Sujalma, jadi adipati Suralegawa di Blambangan

11. Raden Surenggana, tewas dalam peristiwa penyerbuan Demak

12. Retno Bintara, menikah dengan Adipati Nusabarung, Tumenggung Singosaren

13. Raden Patah, dijadikan Adipati & Sultan Demak

14. Raden Bondan Kejawan, Ki Ageng Tarub III, menurunkan raja-raja Mataram Islam.

15. Retno Kedaton, muksa di Umbul Kendat Pengging

16. Retno Kumolo (Raden Ayu Adipati Jipang), menikah dengan Ki Hajar Windusana

17. Raden Jaka Mulya (Raden Gajah Permada)

18. Putri Retno Mas Sakti, menikah dengan Juru Paningrat

19. Putri Retno Marlangen, menikah dengan Adipati Lowanu;

20. Putri Retno Setaman, menikah dengan Adipati Jaran Panoleh di Gawang.

21. Retno Setapan, menikah dengan Bupati Kedu Wilayah Pengging, Harya Bangah

22. Raden Jakar Piturun, dijadikan Adipati Ponorogo dikenal sebagai Betara Katong

23. Raden Gugur, hilang/muksa di Gunung Lawu

24. Putri Kaniten, menikah dengan Hario Baribin di Madura

25. Putri Baniraras, menikah dengan Hario Pekik di Pengging

26. Raden Bondan Surati, tewas mati obong di Hutan Lawar Gunung Kidul

27. Retno Amba, menikah dengan Hario Partaka

28. Retno Kaniraras

29. Raden Ariwangsa

30. Raden Harya Suwangsa. Ki Ageng Wotsinom di Kedu

31. Retno Bukasari, menikah dengan Haryo Bacuk

32. Raden Jaka Dandun, nama gelar Syeh Belabelu

33. Retno Mundri (Nyai Gadung Mlati), menikah dengan Raden Bubaran dan muksa di Sendak Pandak Bantul

34. Raden Jaka Sander, nama gelar Nawangsaka

35. Raden Jaka Bolod, nama gelar Kidangsoka

36. Raden Jaka Barak, nama gelar Carang Gana

37. Raden Jaka Balarong

38. Raden Jaka Kekurih/Pacangkringan

39. Retno Campur

40. Raden Jaka Dubruk/Raden Semawung/Pangeran Tatung Malara

41. Raden Jaka Lepih/Raden Kanduruhan

42. Raden Jaka Jadhing/Raden Malang Semirang

43. Raden Jaka Balurd/Ki Ageng Megatsari/Ki Ageng Mangir I

44. Raden Jaka Lanang,  dimakamkan di Mentaok Jogja

45. Raden Jaka Wuri

46. Retno Sekati

47. Raden Jaka Balarang

48. Raden Jaka Tuka/Raden Banyak Wulan

49. Raden Jaka Maluda/Banyak Modang, dimakamkan di Prengguk Gunung Kidul

50. Raden Jaka Lacung/Banyak Patra/Harya Surengbala

51. Retno Rantam

52. Raden Jaka Jantur

53. Raden Jaka Semprung/Raden Tepas, dimakamkan di Brosot Kulonprogo

54. Raden Jaka Gambyong

55. Raden Jaka Lambare/Pecattanda, dimakamkan di Gunung Gambar, Ngawen, Gunung Kidul

56. Raden Jaka Umyang/Harya Tiran

57. Raden Jaka Sirih/Raden Andamoing

58. Raden Joko Dolok/Raden Manguri

59. Retno Maniwen

60. Raden Jaka Tambak

61. Raden Jaka Lawu/Raden Paningrong

62. Raden Jaka Darong/Raden Atasingron

63. Raden Jaka Balado/Raden Barat Ketigo

64. Raden Beladu/Raden Tawangtalun

65. Raden Jaka Gurit

66. Raden Jaka Balang

67. Raden Jaka Lengis/Jajatan

68. Raden Jaka Guntur

69. Raden Jaka Malad/Raden Panjangjiwo

70. Raden Jaka Mareng/Raden Pulangjiwo

71. Raden Jaka Jotang/Raden Sitayadu

72. Raden Jaka Karadu/Raden Macanpura

73. Raden Jaka Pengalasan

74. Raden Jaka Dander/Ki Ageng Gagak Aking

75. Raden Jaka Jenggring/Raden Karawita

76. Raden Jaka Haryo

77. Raden Jaka Pamekas

78. Raden Jaka Krendha/Raden Harya Panular

79. Retna Kentringmanik

80. Raden Jaka Salembar/Raden Panangkilan

81. Retno Palupi, menikah dengan Ki Surawijaya (Pangeran Jenu Kanoman)

82. Raden Jaka Tangkeban/Raden Anengwulan, dimakamkan di Gunung Kidul

83. Raden Kudana Wangsa

84. Raden Jaka Trubus

85. Raden Jaka Buras/Raden Salingsingan, dimakamkan di Gunung Kidul

86. Raden Jaka Lambung/Raden Astracapa/Kyai Wanapala

87. Raden Jaka Lemburu

88. Raden Jaka Deplang/Raden Yudasara

89. Raden Jaka Nara/Sawunggaling

90. Raden Jaka Panekti/Raden Jaka Tawangsari/Pangeran Banjaransari dimakamkan di Taruwongso Sukoharjo

91. Raden Jaka Penatas/Raden Panuroto

92. Raden Jaka Raras/Raden Lokananta

93. Raden Jaka Gatot/Raden Balacuri

94. Raden Jaka Badu/Raden Suragading

95. Raden Jaka Suseno/Raden Kaniten

96. Raden Jaka Wirun/Raden Larasido

97. Raden Jaka Ketuk/Raden Lehaksin

98. Raden Jaka Dalem/Raden Gagak Pranala

99. Raden Jaka Suwarna/Raden Taningkingkung

100. Raden Rasukrama menikah dengan Adipati Penanggungan

101. Raden Jaka Suwanda/Raden Harya Lelana

102. Raden Jaka Suweda/Raden Lembu Narada

103. Raden Jaka Temburu/Raden Adangkara

104. Raden Jaka Pengawe/Raden Sangumerta

105. Raden Jaka Suwana/Raden Tembayat

106. Raden Jaka Gapyuk/Ki Ageng Pancungan

107. Raden Jaka Bodo/Ki Ageng Majasto

108. Raden Jaka Wadag/Raden kaliyatu

109. Raden Jaka Wajar/Seh Sabuk Janur

110. Raden Jaka Bluwo/Seh Sekardelimo

111. Raden Jaka Sengara/Ki Ageng Pring

112. Raden Jaka Suwida

113. Raden Jaka Balabur/Raden Kudanara Angsa

114. Raden Jaka Taningkung

115. Raden Retno Kanitren

116. Raden Jaka Sander (Harya Sander)

117. Raden Jaka Delog/Ki Ageng Jatinom Klaten



Imajiner Nuswantoro 




Post a Comment

0Comments
Post a Comment (0)