TEKNIK MESIN

0

Teknik mesin

 

Teknik mesin dikenal juga dengan sebutan teknik mekanika. Pada program studi Teknik Mesin, kamu akan mempelajari prinsip-prinsip fisika yang kemudian diimplementasikan pada analisis, desain, manufaktur, dan pemeliharaan mesin. Oleh karena itu, sebagai mahasiswa teknik mesin, kamu harus memperdalam kemampuan pada beberapa cabang ilmu teknik mesin, seperti mekanika, kinematika, teknik material, dan termodinamika. Pemahaman tentang mesin sangat dibutuhkan oleh banyak industri terutama otomotif dan manufaktur. Disini kamu diharapkan untuk dapat selalu update tentang mesin. Sebab, mesin selalu berkembang mengikuti pengetahuan teknologi. Semakin modern, mesin semakin canggih

Apabila anda menyukai mesin dan hal-hal yang berkaitan dengan teknik, kamu bisa memilih jurusan Teknik Mesin. Keunggulan dari Teknik Mesin adalah, lulusannya dibutuhkan oleh berbagai macam industri. Bidang manufaktur misalnya, perawatan dan pembaharuan mesin membutuhkan tenaga ahli teknik mesin. Begitu pula dengan perusahaan otomotif yang selalu mengembangkan mesin dan teknologinya. Kamu yang ingin masuk jurusan ini, pastinya harus menyenangi matematika serta fisika, karena dalam perkuliahan keduanya akan sangat banyak dibahas.

 

A.    Mata Kuliah Jurusan Teknik Mesin

1.      Fisika

2.      Kalkulus

3.      Kimia Dasar

4.      Prinsip Rekayasa & Ilmu Kealamiahan Dasar

5.      Aljabar Linier

6.      Gambar Mesin

7.      Material Teknik

8.      Statika Struktur

9.      MatematikaTeknik

10.  Elemen Mesin

11.  Getaran Mekanis

12.  Kinematika & Dinamika

13.  Mekanika Kekuatan Bahan

14.  Struktur & Sifat Material

15.  Termodinamika

16.  Mekanika Fluida

17.  Metrologi Industri & Kontrol Kualitas

18.  Proses Produksi

19.  Statistik & Perancangan Percobaan

20.  Perpindahan Panas

21.  Manajemen Perawatan & Kehandalan

22.  Teknik Pembentukan Logam

23.  Teknik Pengukuran

24.  Mesin Fluida & Perpindahan

25.  Teknik Pengaturan

26.  Perancangan Produk

27.  Motor Bakar Torak

28.  Mekatronika

29.  Refrigerasi & Pengkondisian Udara

30.  Praktikum

 

B.     Karakter Siswa Yang Sesuai

1.      Teliti

2.      Tekun

3.      Detil

4.      Rasional

5.      Observan

6.      Terstruktur

7.      Independen

8.      Senang berhitung

9.      Senang menganalisis

10.  Senang bekerja sendiri

11.  Senang melakukan riset

12.  Senang memecahkan masalah

13.  Bisa bekarjasama dengan team

 

C.    Prospek Kerja Jurusan Teknik Mesin

Teknik mesin merupakan salah satu jurusan di Fakultas Teknik. Peluang kerja lulusan Teknik Mesin sangat bervariasi. Hampir semua industri seperti manufaktur, otomotif, pertambangan, konstruksi, dan komunikasi membutuhkan keahlian Teknik Mesin. Lulusan Teknik Mesin dibutuhkan untuk pengembangan teknologi dan perawatan mesin pada berbagai industri, mulai dari transportasi, alat elektronik, hingga alat berat untuk pertanian, pertambangan, serta alat konstruksi. Masih banyak miskonsepsi tentang prospek kerja lulusan Teknik Mesin. Contohnya, masih banyak anggapan bahwa lulusan Teknik Mesin akan menjadi montir di bengkel. Padahal lulusan Teknik Mesin memiliki prospek karir yang cemerlang sebagai teknisi pemeliharaan mesin, teknisi struktural, konsultan mekanik, teknisi modelling/drafting, dan sebagainya.

 

D.    Profesi dan Karir Lulusan Teknik Mesin

1.      Analis Kontrol Kualitas

2.      Spesialis Otomotif

3.      Teknisi Mekanik Radio

4.      Operator Pabrik dan Sistem

5.      Ahli Teknik Elektronik

6.      Manajer Kontrol Kualitas Sistem

7.      Mekanik Mesin Industri

8.      Spesialis Robotik

9.      Teknisi Produksi Manufaktur

10.  Ahli Listrik

 

E.     Pengertian Jurusan Teknik Mesin

Seperti namanya, jurusan yang satu ini akan mengupas habis tentang mesin. Mesin sendiri didefinisikan sebagai “alat mekanik atau elektrik yang mengirim atau mengubah energi untuk mempermudah pekerjaan manusia” (wikipedia).

Jika disebut jurusan Teknik Mesin, mungkin yang terpikir oleh kita adalah jurusan yang isinya mempelajari mesin mobil atau motor. Itu tidak salah, tapi mesin bukan hanya itu.

Dalam bahasa inggris, jurusan Teknik Mesin disebut sebagai Mechanical Engineering, yang bisa diartikan dengan “Rekayasa Gerak”. Mahasiswa jurusan Teknik Mesin akan mempelajari segala hal yang mempunyai mekanisme gerak, atau sederhananya segala hal buatan manusia yang memiliki kemampuan untuk bergerak & digerakkan, seperti pesawat terbang, kapal laut, sepeda, robot, jam, bahkan penjepit rambut.

Selain itu di jurusan Teknik Mesin juga akan belajar konversi energi seperti motor bakar, sistem termal dan mesin fluida. Serta bagaimana merancang suatu mesin yang efisien mulai dari gambar teknik, modeling, simulasi sampai pembuatan prototipe mesin tersebut.

Dilihat dari ruang lingkup materi seperti ini, maka perlu modal Matematika dan Fisika yang kuat sebagai pondasi dasar dari keilmuan Teknik Mesin.

 


F. Data referensi acuan Tenik Mesin Universitas Indonsia untuk penjelasan yang lebih teknis, berikut definisi jurusan Teknik Mesin yang saya kutip dari website Teknik Mesin UI :

Program Studi Teknik Mesin memberikan pengetahuan yang dititik beratkan pada bidang Konversi Energi, Perancangan, Proses Produksi dan Manufaktur serta memberikan pengetahuan dasar Operasional dan Manajerial pengelolaan Industri. Lulusan Teknik Mesin telah mengabdikan dirinya di berbagai bidang, antara lain Industri otomotif, minyak bumi dan gas, mesin mesin berat, institusi pendidikan, institusi penelitian dan industri lainnya.

a.      Review Jurusan Teknik Mesin

Mata Kuliah di Jurusan Teknik Mesin

Agar pembahasan tentang jurusan Teknik Mesin lebih lengkap, saya akan menampilkan daftar mata kuliah yang diajarkan. Ini bisa menjadi acuan mengenai apa yang akan dipelajari nantinya.

Sebagai rujukan, saya menggunakan daftar mata kuliah jurusan Teknik Mesin dari Universitas Indonesia (UI). Pemilihan kampus UI semata-mata agar review jurusan di web Duniailkom ini lebih beragam, selain tentu saja UI menjadi salah satu kampus terbaik untuk jurusan Teknik Mesin.

b.      Berikut daftar mata kuliah di jurusan Teknik Mesin, Universitas Indonesia :

Mata Kuliah Teknik Mesin Semester 1 :

1.      Pengembangan Kepribadian Terintegrasi B

2.      Pengantar Teknik Mesin

3.      Bahasa Inggris

4.      Kalkulus 1

5.      Fisika Dasar 1 (Mekanika dan Panas)

6.      Praktikum Fisika Dasar 1

7.      Menggambar Teknik

Mata Kuliah Teknik Mesin Semester 2 :

1.      Pengembangan Kepribadian Terintegrasi A

2.      MPK Agama

3.      Kalkulus II

4.      Fisika Dasar 2 (Listrik, Magnet, Gelombang, dan Optik)

5.      Praktikum Fisika Dasar 2 (Listrik, Magnet, Gelombang, dan Optik)

6.      MPK Olahraga/Seni

7.      Menggambar Mesin

8.      Statika Struktur

Mata Kuliah Teknik Mesin Semester 3 :

1.      Material Teknik

2.      Visualisasi Pemodelan Mesin

3.      Mekanika Kekuatan Material

4.      Kimia Dasar

5.      Termodinamika Dasar

6.      Statistik dan Probabilitas

7.      Aljabar Linier

Mata Kuliah Teknik Mesin Semester 4 :

1.      Kinematika dan Dinamika

2.      Proses Manufaktur dan Pemilihan Material

3.      Mekanika Fluida Dasar

4.      Perancangan Mekanikal

5.      Matematika Teknik

Mata Kuliah Teknik Mesin Semester 5 :

1.      Getaran Mekanis

2.      Pengukuran dan Metrologi

3.      Metode Numerik

4.      Perpindahan Kalor dan Massa

5.      Sistem Fluida

6.      Pengendalian Sistem

7.      Tugas Merancang I

8.      Praktikum Proses Produksi

Mata Kuliah Teknik Mesin Semester 6 :

1.      K3L (Kesehatan, Keselamatan, dan Lindung Lingkungan)

2.      Pemeliharaan dan Pemantauan Kondisi Mesin

3.      Konversi dan Konservasi Energi

4.      Ilmu Hayat

5.      Mekatronika

6.      Tugas Merancang II

7.      Teknik Tenaga Listrik

8.      Praktikum Pengukuran dan Metrologi

Mata Kuliah Teknik Mesin Semester 7 :

1.      Praktikum Konversi dan Konservasi Energi

2.      Praktikum Teknik Tenaga Listrik

3.      Kerja Praktek

4.      Seminar

5.      Pilihan # 1

6.      Pilihan # 2

Mata Kuliah Teknik Mesin Semester 8 :

1.      Skripsi

2.      Kapita Selekta Industrial

3.      Pilihan # 3

4.      Pilihan # 4

Mata Kuliah Pilihan Semester 7 :

1.      Motor Pembakaran Dalam

2.      Pengukuran dan Visualisasi Aliran Terapan

3.      Aplikasi CFD

4.      Teknik Refrijerasi

5.      Pembangkitan Daya Termal

6.      Sistem Ruang Bersih

7.      Audit Energi

8.      Dinamika Api dalam Ruang dan Pemodelan

9.      Kegagalan Mekanikal

10.  Pengembangan Produk Komposit

11.  Perancangan dan Pengembangan Produk Edukasi

12.  Sistem Machine Vision

13.  Sistem Manajemen Produksi dan Mutu

14.  Proses Permesinan Mikro

15.  Teknologi Mutakhir Kendaraan

16.  Peralatan Pengeboran Minyak dan Gas

17.  Propulsi Jet dan Roket

18.  Manajemen Risiko

Mata Kuliah Pilihan Semester 8 :

1.      Teknik Pembakaran

2.      Rekayasa Penukar Kalor dan Massa

3.      Teknik Aerodinamika

4.      Sistem Ventilasi dan Tata Udara

5.      Perancangan Sistem Mekanikal Bangunan Gedung

6.      Optimasi Sistem Energi

7.      Evaluasi dan Pemeliharaan Sistem Proteksi

8.      Kebakaran

9.      Perancangan untuk Manufaktur dan Perakitan

10.  Kebisingan dan Getaran

11.  CAD/CAM

12.  Penilaian Kinerja Manufaktur

13.  Otomasi dan Robotika

14.  Teknik Kendaraan Rel

15.  Mesin dan Peralatan Pengangkat

16.  Sistem Kendali dan Stabilitas Pesawat Terbang

17.  Teknik Las Lanjut

 



Itulah daftar mata kuliah yang diajarkan oleh jurusan Sarjana (S-1) Teknik Mesin UI. Untuk kampus lain mungkin ada perbedaan, tapi seharusnya tidak terlalu banyak.

Dari daftar ini dapat juga dilihat bahwa mata kuliah Matematika dan Fisika cukup banyak, terutama di semester 1 dan 2. Kedua materi ini menjadi dasar untuk masuk ke mata kuliah teknik yang mulai dipelajari dari semester 3 hingga 8. Semua mata kuliah ini dirancang untuk menghasilkan seorang sarjana Teknik Mesin yang komplit.

Engineering Center UI

Engineering Center UI (sumber gambar: ccit.eng.ui.ac.id)

Kampus Terbaik Untuk Kuliah Teknik Mesin

Salah satu faktor penentu yang bisa jadi acuan baik tidaknya sebuah universitas/kampus adalah tingkat akreditasi dari BAN-PT. Inilah yang akan saya pakai sebagai patokan untuk menentukan kampus terbaik dari jurusan Teknik Mesin.

Jurusan Teknik Mesin termasuk jurusan yang sudah “mapan”. Maksudnya jurusan ini sudah hadir cukup lama dan hampir setiap universitas memiliki jurusan teknik mesin. Dosen dan fasilitas kampus rata-rata juga sudah baik sehingga banyak kampus yang bisa dipertimbangkan (memiliki Akreditasi A).

Karena pilihannya lumayan banyak, dalam artikel ini saya terpaksa membatasi daftar kampus jurusan Teknik Mesin untuk jenjang S-1 (Sarjana) dan dengan Akreditasi A. Inilah daftar kampus terbaik jika anda ingin kuliah di Teknik Mesin (diurutkan berdasarkan abjad):

Institut Teknologi Bandung

Institut Teknologi Nasional Malang

Institut Teknologi Sepuluh Nopember

Universitas 17 Agustus 1945 Surabaya

Universitas Andalas

Universitas Brawijaya

Universitas Diponegoro

Universitas Gadjah Mada

Universitas Gunadarma

Universitas Hasanuddin

Universitas Indonesia

Universitas Islam Indonesia

Universitas Katolik Indonesia Atma Jaya

Universitas Kristen Petra

Universitas Muhammadiyah Malang

Universitas Muslim Indonesia

Universitas Negeri Makassar

Universitas Negeri Malang

Universitas Negeri Medan

Universitas Negeri Padang

Universitas Negeri Semarang

Universitas Negeri Surabaya

Universitas Negeri Yogyakarta

Universitas Pancasila

Universitas Pasundan

Universitas Pendidikan Indonesia

Universitas Sarjanawiyata Tamansiswa

Universitas Sebelas Maret

Universitas Sebelas Maret

Universitas Sumatera Utara

Universitas Syiah Kuala

Universitas Tarumanagara

Universitas Udayana

Hasil diatas saya dapat dari situs resmi BAN-PT, diakses pada tanggal 11 Agustus 2018. Total terdapat 33 kampus atau universitas dengan akreditasi A untuk jurusan Teknik Mesin.

Tentu masih banyak kampus-kampus lain yang sebenarnya juga layak untuk dipilih. Untuk akreditasi B, terdapat sekitar 106 daftar kampus yang menyediakan jurusan S1 Teknik Mesin.

Perlu juga saya tekankan, memilih kampus yang bagus hanyalah salah satu faktor penentu keberhasilan. Pada akhirnya lebih ke usaha anda pada saat kuliah. Kuliah serius di kampus yang ‘biasa’ jauh lebih baik daripada kuliah ‘main-main’ di kampus yang nilai akreditasinya bagus.

Sebagai gambaran umum, semua perusahaan manufaktur yang menggunakan mesin pastinya butuh tenaga ahli dari jurusan Teknik Mesin. Mulai dari perusahaan otomotif, tambang, pengolahan sumber daya alam dari skala kecil hingga perusahaan multi nasional.

Yang paling jelas di industri otomotif terdapat perusahaan ASTRA yang memiliki puluhan pabrik untuk memproduksi mobil merk Toyota dan Honda, termasuk motor dan suku cadangnya. Kemudian terdapat pabrik mobil Mitsubishi, Nissan, Suzuki, dan juga pendatang baru seperti Wuling yang baru saja membuka pabrik di Indonesia dan butuh banyak karyawan. Tidak lupa pula perusahaan motor besar seperti Yamaha.

Berbagai perusahaan BUMN yang bergerak di bidang sumber daya energi juga butuh banyak sarjana Teknik Mesin, diantaranya Pertamina, Semen Indonesia, Aneka Tambang, Inalum, Krakatau Stell, serta perusahaan BUMN dengan aset terbesar, yakni PT. PLN.

Bahkan ada pendapat bahwa PLN justru butuh lebih banyak tenaga ahli di bidang Teknik Mesin daripada Teknik Elektro, karena alat pembangkit listrik itu sendiri terdiri dari mesin seperti turbin, pompa, kompresor, peralatan hidraulik, boiler, fan/blower, di samping peralatan kendali dan jaringan jala-jala listrik. Semua alat ini perlu di-maintenance dan perawatan berkala.

Tidak lupa pula bahwa peluang kerja Teknik Mesin ini tidak sebatas memperbaiki atau memproduksi mesin saja, tapi juga merancangnya. Aplikasi teknik seperti AutoCAD, ANSYS atau Solidwork menjadi skill yang wajib dikuasai untuk bisa merancang mesin modern. Bisa jadi gaji yang di dapat akan jauh lebih besar daripada teknisi mesin pada umumnya.

Jika memutuskan jadi pengusaha pun sarjana Teknik Mesin sudah punya modal dasar. Misalnya dengan membuka bengkel, jasa reparasi, hingga konsultan. Dengan skill pengetahuan teknis mesin, dipadu dengan kejelian melihat peluang bisnis, tidak mustahil bisa menjadi pengusaha yang sukses. Jadi, tertarik masuk ke jurusan Teknik Mesin ?

 

 

Mengenal lebih dekat Jurusan Teknik Mesin

 

Teknik Mesin merupakan bidang keilmuan yang mempelajari prinsip dasar fisika untuk analisis, desain, manufaktur, dan memelihara sebuah sistem mekanik. Pada abad ke-18, setelah terjadinya revolusi industri di Eropa, Teknik Mesin mulai berkembang sebagai suatu ilmu dan semakin berkembang seiring pesatnya perkembangan ilmu fisika pada abad ke-19. Ilmu ini terdiri dari sejumlah cabang ilmu, yakni mekanika, teknik material, kinematika, termodinamika, dan energi. Secara umum, Teknik Mesin terdiri dari Perancangan Mekanik dan Konstruksi, Proses Manufaktur dan Sistem Produksi, Konversi Energi, dan Metalurgi.

Meski menjadi jurusan yang tidak difavoritkan, jurusan Teknik Mesin memiliki tingkat persaingan yang sangat tinggi. Dengan tujuan mencetak lulusan yang memiliki bekal dasar teknik yang kuat sehingga lulusan teknik mesin mampu merancang, membuat, menggunakan dan mengelola mesin dan sistem yang berkaitan dengan permesinan. Untuk itu dasar matematika dan fisika harus kuat apabila ingin memilih jurusan teknik mesin.

Gaji yang menggiurkan di bidang teknik menjadi daya tarik tersendiri termasuk teknik mesin. Hal ini menjadi salah satu faktor ketika sebagian besar lulusan SLTA akan memilih jurusan yang dikehendaki. Perlu diketahui, gaji yang ditawarkan perusahaan untuk para lulusan baru Teknik Mesin antara 3 – 6 juta rupiah per bulan. Wow…. Sunggguh sangat menarik bukan. Tetapi apabila kamu memiliki kemampuan lebih dan pengalaman kerja yang sesuai maka gaji yang akan kamu dapatkan bisa lebih tinggi lagi. Walau menawarkan gaji yang tinggi, alangkah baiknya dalam memilih jurusan kuliah tidak hanya memperhatikan faktor itu saja. Faktor-faktor lain ada yang lebih penting untuk menjadi pertimbangan dalam menentukan jurusan kuliah. Kenapa? Hal ini dilakukan untuk meminimalkan risiko salah jurusan.

 

Berikut beberapa faktor yang menjadi bahan pertimbangan dalam menentukan pilihan program studi:

1.      Passion

Jika kamu memiliki kesukaan pada bidang teknik mesin maka untuk mempelajarinya tentu tidak sulit, karena gairah dan hasrat akan ada terus dan tidak pernah bosan. Kamu tidak akan pernah bosan walau menghadapi permasalahan yang sulit tetapi kamu malah merasa tertantang.

2.      Motivasi

Dengan motivasi kamu akan lebih mudah menjalani aktivitas sebagai mahasiswa teknik mesin. Kemauan untuk mempelajari dan mengetahui yang akan dipelajari menjadikan belajar di teknik mesin menjadi lebih mudah. Kamu pun tidak akan berhenti di tengah jalan apabial mendapat kesulitan atau permasalahan.

3.      Potensi

Potensi yang kamu punyai harus digali, untuk mengetahui potensi kamu. Apabila potensimu mengarah berbau mesin atau otomotif, maka pilihan jurusan teknik mesin perlu kamu pertimbangkan.

4.      Kepribadian

Tahukah kamu bahwa kepribadian pun dapat dijadikan tolak ukur memilih jurusan kuliah? Terdapat enam kelompok kepribadian, yakni realistis, pemikir, penolong, terorganisir, menguasai orang lain, dan berjiwa seni. Jika kamu termasuk orang yang terorganisir, program studi Teknik Mesin cocok dijadikan pilihan.

5.      Peluang masa depan

Tak dapat dimungkiri bahwa pemilihan jurusan kuliah pun dipengaruhi oleh peluang di masa depan. Hal yang wajar, mengingat setiap orang ingin memiliki karir sesuai dengan ilmu yang dipelajari semasa kuliah. Salah satu jurusan yang menawarkan banyak peluang adalah Teknik Mesin. Jurusan ini sangat menjanjikan karena banyak perusahaan yang membutuhkan ahli mesin. Dengan kualifikasi yang kamu miliki, kamu tidak akan kesulitan menapaki dunia kerja.

Program studi Teknik Mesin merupakan salah satu jurusan yang paling banyak ditawarkan oleh perguruan tinggi di seluruh dunia. Selama kuliah, kemampuanmu dalam merancang mesin diasah sehingga mampu menghasilkan mesin yang efektif dan efisien. Tak hanya itu saja, kamu pun akan belajar bagaimana cara menggambar teknik, membuat modeling, simulasi, hingga membuat prototipe mesin. Ilmu ini akan menjadi bekalmu untuk bersaing di dunia kerja.

 

Jurusan Teknik Mesin di luar negeri

Teknik Mekanik adalah cabang dari pelajaran teknik yang berfokus pada proses produksi dengan penggunaan tenaga mekanik untuk membuat mesin dan peralatan. Teknik Mekanik termasuk mata pelajaran yang telah lama ada di tingkat pendidikan tinggi. Ini dikarenakan sejak jaman kuno telah banyak ditemukan jejak-jejak penggunaan teknik mekanik dalam kehidupan manusia sehari-hari. Selama peradaban terus berlanjut, produksi selalu berjalan, dan proses produksi tidak bisa lepas dari peran teknik mekanik. Terutama di jaman teknologi yang semakin berkembang ini, tenaga mekanik semakin diperlukan untuk bisa menjalankan proses produksi dengan lebih efisien dan efektif.

 

TENTANG JURUSAN INI            APAKAH JURUSAN INI TEPAT UNTUK SAYA ? PROSPEK KERJA            PROSES PERKULIAHAN MENENTUKAN TEMPAT KULIAH Mechanical Engineering

Teknik Mekanik adalah cabang dari pelajaran teknik yang berfokus pada proses produksi dengan penggunaan tenaga mekanik untuk membuat mesin dan peralatan. Teknik Mekanik termasuk mata pelajaran yang telah lama ada di tingkat pendidikan tinggi. Ini dikarenakan sejak jaman kuno telah banyak ditemukan jejak-jejak penggunaan teknik mekanik dalam kehidupan manusia sehari-hari. Selama peradaban terus berlanjut, produksi selalu berjalan, dan proses produksi tidak bisa lepas dari peran teknik mekanik. Terutama di jaman teknologi yang semakin berkembang ini, tenaga mekanik semakin diperlukan untuk bisa menjalankan proses produksi dengan lebih efisien dan efektif.

 

Program Teknik Mesin apa saja yang tersedia di sana ?

1.      Rekayasa Mekanikal (Umum)

TINGKAT PENDIDIKAN Kejuruan / Sarjana / Pascasarjana2       

2.      Rekayasa Pendinginan

TINGKAT PENDIDIKANKejuruan / Sarjana / Pascasarjana

3.      Rekayasa Pengatur Suhu Udara

TINGKAT PENDIDIKANKejuruan / Sarjana / Pascasarjana4        

4.      Rekayasa Akustik / Vibrasi

TINGKAT PENDIDIKANSarjana / Pascasarjana

 

10 Negara tujuan kuliah untuk jurusan Teknik Mesin

1.      Jepang

2.      Malaysia

3.      Jerman  

4.      Inggris

5.      Amerika Serikat

6.      Australia

7.      Singapura

8.      Cina

9.      Kanada

10.  Korea Selatan

 

Post a Comment

0Comments
Post a Comment (0)