KIDUNG BONANG

0

KIDUNG BONANG

(Karya Sunan Bonang berserta huruf Jawa)



Bagi masyarakat Jawa, Kidung tidaklah sekedar nyanyian sebagaimana makna nyanyian di era sekarang. Akan tetapi mengandung kekuatan batiniah sebagaimana mantra yang dilagukan dengan nada-nada tertentu. Kidung Bonang ini adalah karya dari salah satu Wali Songo yaitu Sunan Bonang, Guru dari Sunan Kalijaga.

Masyarakat tradisional khususnya di Nusantara menggunakan mantra untuk tujuan tertentu. Hal tersebut sebenarnya sangat efektif bagi para penggunanya, Selain merupakan salah satu sarana komunikasi dan permohonan kepada Tuhan, mantra dengan kata yang berirama memungkinkan orang semakin rileks dan masuk pada keadaan trance.

Kalimat mantra yang kaya metafora dengan gaya bahasa yang hiperbola tersebut membantu perapal melakukan visualisasi terhadap keadaan yang diinginkan dalam tujuan mantra. Kalimat mantra yang diulang-ulang menjadi Afirmasi, Pembelajaran di level unconscious dan membangun sugesti diri yang sangat kuat.

Berikut kidung berisi mantra yang bisa dinyanyikan saat malam hari dalam kondisi hening dan sakral. Isinya adalah doa-doa pemagaran agar yang berdoa mendapatkan perlindungan dari Tuhan Yang Maha Kuasa dari penyakit, hama tanaman, teluh, tenung sihir dan bencana lainnya (Kidung Bonang penolak bencana).


DURMA


Ana kidung kidunge Paneran

ara namun na sakit (Bonang)

tekane sin sabran

rupane aran aban

kapunah in rasul muji

panakit ilan

kari waluya jati.


Kapayunan in luhur haras

anirnaken paksi (bale ban)

kan teka min sabran

walan lelembin kurikan

tikus celen uti-uti

lolodoh walan

saken ama suminkir.


Pager wetan Jabrail nulak

sakehe inkan mandi (baruwan)

lelenek tutukan

rujek wewerjit minman

kapunah in puji tasbik

bruwan aiyan

pada adoh tan wani.


Pager kidul Mikail anulak

in lara saketi (biriban)

senkel windu benan

memesus uban-uban

lara roga pada balik

enek apulan

in genahira lami.


Pager kulon Nijrail anulak

guna trahnana weri (sanyan)

teluh kunan-kunan

desti lan japa mantra

suwangi mula kabalik

marin guriyan

ira in biru tasik.


Pager lor Israpil nulak kala

in kala Kalasekti (nadan)

pejuh wurun kama

lalis lan kamaman gerah

oyod minman tali rawi

ambintan kala

teluh alas suminkir.


Lelemek esor walunsunanin

naga pameluk bumi (sanyan)

anulak muriyan

mudidi(n) pada wenkan

apikukuh lenabu kunin

kan andudulan

bale naras tumawin.



꧄ꦏꦪꦂꦱꦸꦤꦤ꧀ꦧꦺꦴꦤꦁ꧄


ꦢ꧀ꦈꦂꦩ꧀ꦄ


꧑꧉ 

꧄ꦄꦤꦏꦶꦢꦸꦁꦏꦶꦢꦸꦔꦺꦥꦤꦼꦫꦤ꧀

ꦫꦤꦩꦸꦤ꧀ꦤꦱꦏꦶꦠ꧀꧌ꦧꦺꦴꦤꦁ꧍

ꦠꦼꦏꦤꦺꦱꦶꦤ꧀ꦱꦧꦿꦤ꧀

ꦫꦸꦥꦤꦺꦄꦫꦤ꧀ꦄꦧꦤ꧀

ꦏꦥꦸꦤꦃꦆꦤ꧀ꦫꦱꦸꦭ꧀ꦩꦸꦗꦶ

ꦥꦤꦏꦶꦠ꧀ꦆꦭꦤ꧀

ꦏꦫꦶꦮꦭꦸꦪꦗꦠꦶ꧉ 


꧒꧉ 

꧄ꦏꦥꦪꦸꦤꦤ꧀ꦆꦤ꧀ꦭꦸꦲꦸꦂꦲꦫꦱ꧀

ꦤꦶꦤꦂꦏꦼꦤ꧀ꦥꦏ꧀ꦰꦶ꧌ꦧꦊꦧꦤ꧀꧍

ꦏꦤ꧀ꦠꦼꦏꦩꦶꦤ꧀ꦱꦧꦿꦤ꧀

ꦮꦭꦤ꧀ꦊꦊꦩ꧀ꦧꦶꦤ꧀ꦏꦸꦫꦶꦏꦤ꧀

ꦠꦶꦏꦸꦱ꧀ꦕꦼꦊꦤ꧀ꦈꦠꦶ-ꦸꦠꦶ

ꦊꦴꦊꦴꦢꦺꦴꦃꦮꦭꦤ꧀

ꦱꦏꦼꦤ꧀ꦄꦩꦱꦸꦩꦶꦤ꧀ꦏꦶꦂ꧉ 


꧓꧉ 

꧄ꦥꦒꦼꦂꦮꦼꦠꦤ꧀ꦗꦧ꧀ꦂꦍꦭ꧀ꦤꦸꦭꦏ꧀

ꦱꦏꦼꦲꦺꦆꦤ꧀ꦏꦤ꧀ꦩꦟ꧀ꦢꦶ꧌ꦧꦫꦸꦮꦤ꧀꧍

ꦊꦊꦤꦼꦏ꧀ꦠꦸꦠꦸꦏꦤ꧀

ꦫꦸꦗꦼꦏ꧀ꦮꦼꦮꦼꦗꦶꦂꦠ꧀ꦩꦶꦤ꧀ꦩꦤ꧀

ꦏꦥꦸꦤꦃꦆꦤ꧀ꦥꦸꦗꦶꦠꦱ꧀ꦧꦶꦏ꧀

ꦧꦿꦸꦮꦤ꧀ꦍꦪꦤ꧀

ꦥꦢꦄꦢꦺꦴꦃꦠꦤ꧀ꦮꦤꦶ꧉ 


꧔꧉ 

꧄ꦥꦒꦼꦂꦏꦶꦢꦸꦭ꧀ꦩꦶꦏꦻꦭ꧀ꦄꦤꦸꦭꦏ꧀

ꦶꦤ꧀ꦭꦫꦱꦏꦼꦠꦶ꧌ꦧꦶꦫꦶꦧꦤ꧀꧍

ꦱꦼꦤ꧀ꦏꦼꦭ꧀ꦮꦶꦟ꧀ꦢꦸꦧꦼꦤꦤ꧀

ꦩꦼꦩꦼꦱꦸꦱ꧀ꦈꦧꦤ꧀-ꦸꦧꦤ꧀

ꦭꦫꦉꦴꦒꦥꦢꦧꦭꦶꦏ꧀

ꦼꦤꦼꦏ꧀ꦄꦥꦸꦭꦤ꧀

ꦶꦤ꧀ꦒꦼꦤꦲꦶꦫꦭꦩꦶ꧉ 


꧕꧉ 

꧄ꦥꦒꦼꦂꦏꦸꦊꦴꦤ꧀ꦤꦶꦗ꧀ꦂꦍꦭ꧀ꦄꦤꦸꦭꦏ꧀

ꦒꦸꦤꦠꦿꦃꦤꦤꦮꦼꦫꦶ꧌ꦱꦚꦤ꧀꧍

ꦠꦼꦭꦸꦃꦏꦸꦤꦤ꧀-ꦏꦸꦤꦤ꧀

ꦢꦼꦱ꧀ꦠꦶꦭꦤ꧀ꦗꦥꦩꦤ꧀ꦠꦿ

ꦱꦸꦮꦔꦶꦩꦸꦭꦏꦧꦭꦶꦏ꧀

ꦩꦫꦶꦤ꧀ꦒꦸꦫꦶꦪꦤ꧀

ꦆꦫꦆꦤ꧀ꦧꦶꦫꦸꦠꦱꦶꦏ꧀꧈ 


꧖꧉ 

꧄ꦥꦒꦼꦂꦊꦴꦂꦆꦱꦿꦥꦶꦭ꧀ꦤꦸꦭꦏ꧀ꦏꦭ

ꦆꦤ꧀ꦏꦭꦏꦭꦱꦼꦏ꧀ꦠꦶ꧌ꦤꦢꦤ꧀꧍

ꦥꦼꦗꦸꦃꦮꦸꦫꦸꦤ꧀ꦏꦩ

ꦭꦭꦶꦱ꧀ꦭꦤ꧀ꦏꦩꦩꦤ꧀ꦒꦼꦫꦃ

ꦺꦴꦪꦺꦴꦢ꧀ꦩꦶꦤ꧀ꦩꦤ꧀ꦠꦭꦶꦫꦮꦶ

ꦩ꧀ꦧꦶꦤ꧀ꦠꦤ꧀ꦏꦭ

ꦠꦼꦭꦸꦃꦄꦭꦱ꧀ꦱꦸꦩꦶꦤ꧀ꦏꦶꦂ꧉ 


꧗꧉ 

꧄ꦊꦊꦩꦼꦏ꧀ꦌꦱꦺꦴꦂꦮꦭꦸꦤ꧀ꦰꦸꦤꦤꦶꦤ꧀

ꦤꦒꦥꦩꦼꦭꦸꦏ꧀ꦧꦸꦩꦶ꧌ꦱꦚꦤ꧀꧍

ꦤꦸꦭꦏ꧀ꦩꦸꦫꦶꦪꦤ꧀

ꦩꦸꦢꦶꦢꦶ꧌ꦤ꧀꧍ꦥꦢꦮꦼꦤ꧀ꦏꦤ꧀

ꦥꦶꦏꦸꦏꦸꦃꦊꦤꦧꦸꦏꦸꦤꦶꦤ꧀

ꦏꦤ꧀ꦄꦟ꧀ꦢꦸꦢꦸꦭꦤ꧀

ꦧꦊꦤꦫꦱ꧀ꦠꦸꦩꦮꦶꦤ꧀꧈  ꧄



Imajier Nuswantoro 



Post a Comment

0Comments
Post a Comment (0)