MIMPI

0

MIMPI

 



Mimpi adalah pengalaman bawah sadar yang melibatkan penglihatan, pendengaran, pikiran, perasaan, atau indra lainnya dalam tidur, terutama saat tidur yang disertai gerakan mata yang cepat (rapid eye movement/REM sleep).

Kejadian dalam mimpi biasanya mustahil terjadi dalam dunia nyata, dan di luar kuasa pemimpi. Pengecualiannya adalah dalam mimpi yang disebut lucid dreaming. Dalam mimpi demikian, pemimpi menyadari bahwa dia sedang bermimpi saat mimpi tersebut masih berlangsung, dan kadang-kadang mampu mengubah lingkungan dalam mimpinya serta mengendalikan beberapa aspek dalam mimpi tersebut.

Pemimpi juga dapat merasakan emosi ketika bermimpi, misalnya emosi takut dalam mimpi buruk. Ilmu yang mempelajari mimpi disebut oneirologi.

Mimpi terjadi pada tahap kecepatan pergerakan mata ketika tidur, di mana aktivitas otak tinggi dan seolah-olah dalam keadaan terbangun. Panjangnya mimpi bervariasi, minimal beberapa detik, atau sekitar 20-30 menit. Pendapat mengenai makna mimpi bervariasi berdasarkan waktu dan budaya. Kebanyakan penggemar Teori Freud setuju dengan makna penglihatan dalam mimpi merupakan penampakan dari hasrat dan emosi yang tersembunyi. Beberapa teori lain menunjukkan bahwa mimpi merupakan tahap pembentukan memori, penyelesaian masalah, atau sekadar produk dari aktivasi otak.

Mimpi adalah gambaran, pikiran, dan emosi yang dialami seseorang selama tidur. Biasanya terjadi pada tahap tidur REM (rapid eye movement), yakni tahapan tidur yang membuat napas jadi lebih cepat atau tidak teratur, dan mata bergerak ke segala arah dengan cepat.

Jenis tidur ini pertama-tama terjadi sekitar satu setengah jam setelah Anda tertidur dan kemudian setiap 90 menit atau lebih sepanjang malam.

Mimpi yang Anda rasakan bisa saja sangat emosional, samar, singkat, membingungkan, menyenangkan, atau bahkan menakutkan.

Selain itu, ada juga yang memiliki jalan cerita atau malah tidak masuk akal sama sekali. Ini terjadi karena yang mengatur adalah pusat emosional otak, bukan wilayah otak yang berhubungan dengan sesuatu yang logis.

Menurut model aktivasi-sintesis mimpi yang merupakan teori dari J. Allan Hobson dan Robert McCarley, sirkuit otak aktif selama tidur REM, sehingga memicu amigdala dan hipokampus untuk membuat serangkaian impuls listrik. Kombinasi ini akan menghasilkan pikiran, gambar, dan ingatan acak yang muncul saat seseorang tertidur.

Dalam The Interpretation of Dreams, Freud menulis bahwa mimpi adalah pemenuhan terselubung dari keinginan yang tertekan.” Beliau juga menggambarkan dua komponen berbeda, yakni konten nyata (gambar aktual) dan konten laten (makna tersembunyi).

 

Teori Freud ini berkontribusi pada kebangkitan dan popularitas interpretasi sebenarnya. Meskipun penelitian gagal menunjukkan bahwa konten nyata menyamarkan signifikansi psikologis dari sebuah mimpi, beberapa ahli percaya bahwa hal ini memainkan peran penting dalam memproses emosi dan pengalaman yang membuat stres.

Meski tampaknya tidak penting, menurut The Greater Good Science Center dari University of California, mimpi ternyata memiliki beberapa tujuan, di antaranya :

Terapi diri

Mimpi tampaknya menghilangkan rasa sakit dari episode emosional yang sulit, bahkan traumatis, yang terjadi sepanjang hari. Kemudian, menawarkan ketenangan emosional saat Anda bangun keesokan paginya.

Tidur REM adalah satu-satunya saat ketika otak sama sekali tidak memiliki molekul noradrenalin yang memicu kecemasan. Pada saat yang sama, struktur kunci emosional dan terkait memori pada otak aktif kembali selama tidur REM saat kita bermimpi.

Ini berarti bahwa pengaktifan kembali memori emosional terjadi pada otak yang bebas dari bahan kimia stres utama, yang memungkinkan kita memproses kembali ingatan yang mengganggu dalam lingkungan yang lebih aman dan lebih tenang.

 

Sarana untuk menemukan solusi

Telah terbukti bahwa tahapan tidur REM menggabungkan beberapa ingatan bersamaan dengan cara yang abstrak dan sangat baru.

Jadi, selama Anda bermimpi, otak akan mengambil berbagai pengetahuan yang ada , mengatur, dan menyusunnya menjadi sebuah informasi. Proses ini bisa menciptakan pola pikir yang dapat membantu Anda menemukan solusi dari masalah yang sebelumnya tidak terpecahkan.

Kemudian, situs Sleep Foundation juga menyebutkan tujuan lainnya, seperti memperkuat ingatan, membantu mengelola emosi dan membersihkan otak dari informasi yang tidak perlu.

Namun, sebagian peneliti juga beranggapan bahwa mimpi bisa jadi produk sampingan dari tidur yang tidak memiliki tujuan.

Mengapa ada mimpi indah dan buruk ? Penyebab mimpi buruk

Hingga kini, apa itu mimpi masih menyimpan banyak misteri. Belum ada penelitian pasti yang menemukan alasan kenapa hal ini bisa terjadi, baik yang menyenangkan atau menakutkan. Namun, kemungkinan besar ini berkaitan erat dengan suasana hati dan berbagai hal yang Anda alami atau pikirkan sebelum tidur.

Ahli dari Washington State University menjelaskan bahwa mimpi buruk kemungkinan terjadi ketika Anda mengalami suatu hal yang menakutkan atau membuat Anda cemas. Contohnya, menonton film horor sebelum tidur atau melihat peristiwa yang menakutkan di siang harinya.

Sebagaimana penjelasan sebelumnya, mimpi terbentuk dari berbagai potongan informasi dan emosi yang Anda rasakan. Nah, bisa jadi otak Anda mengambil potongan kejadian yang menakutkan pada siang hari tersebut, hingga timbul saat Anda tertidur pada malam hari.

Kabar baiknya adalah hampir semua orang tidak bisa mengingat mimpinya secara mendetail. Ini karena otak Anda terkadang tidak menyimpan hal-hal yang sifatnya tidak penting. Apalagi seperti mimpi yang kadang tidak jelas, tidak beralur, dan tumpang tindih.

Untungnya lagi, mimpi buruk bisa Anda minimalisir dengan cara menghindari minum alkohol atau kopi sebelum tidur, melakukan pengobatan dari penyakit mental yang diidap, dan memperbaiki kualitas tidur.

Mengalami mimpi buruk memang hal yang normal. Akan tetapi, terus mengalami mimpi buruk bisa menjadi tanda dari masalah kesehatan, seperti nightmare disorder (gangguan mimpi buruk).

Apa itu gangguan mimpi buruk? Ini adalah kondisi yang menyebabkan seseorang mengalami merasa terganggu, berkaitan dengan perasaan negatif, seperti kecemasan atau ketakutan yang bisa membangunkan tidur. Kondisi ini cukup langka, dan kemungkinan menyerang orang dewasa.

Dampak dari nightmare disorder kesusahan adalah susah tidur karena takut, sering terbangun di malam hari, dan kesulitan beraktivitas dengan baik di siang hari karena mengantuk.

Orang-orang yang berisiko mengalami kondisi ini adalah pengidap PTSD, memiliki gangguan kecemasan atau mengalami stres, dan menggunakan obat antidepresan atau obat darah tinggi. Jika Anda terus-menerus mengalami mimpi buruk, lakukan pemeriksaan lebih lanjut pada dokter.

Sebagian besar orang mempercayai bahwa mimpi memiki pesan atau arti bagi orang yang memimpikannya. Itulah sebabnya, banyak orang yang ingin mengetahui apa artinya.

Bagaimana menafsirkan maknanya, memang menarik perhatian dan menjadi perdebatan. Beberapa psikolog berpendapat bahwa hal ini memberikan wawasan tentang jiwa atau kehidupan sehari-hari seseorang, dan punya kaitan erat dengan pengalaman nyata yang pernah dialami.

Sementara yang lain menganggap bahwa mimpi itu tidak konsisten, tidak terkonsep, dan tumpang tindih sehingga cukup membingungkan untuk diambil maknanya. Apalagi, isinya dapat berubah atau artinya tergantung oleh orang yang memimpikannya.

Sebagai contoh, dalam mendeskripsikan, orang sering merujuk pada sosok yang mereka kenali dengan jelas padahal penampilan yang dilihat menyimpang. Hingga kini, belum ada penelitian lebih lanjut mengenai kepastian arti dari mimpi. Walaupun begitu, sangat mungkin berkaitan dengan kehidupan sehari-hari pada orang yang memimpikannya.

 

Tiga Macam Mimpi menurut jawa

Berdasarkan waktu, menurut orang Jawa. Apa saja ketiga macam yaitu :

1.     Titi Ony (waktu antara pukul 21.00 - 24.00). Mimpi pada jam-jam ini dapat dipahami tidak memiliki arti yang sangat khusus, kecuali menunjuk pada pengaruh pengalaman hidup sebelum tidur. Biasanya isi mimpi hanya berkaitan dengan peristiwa hidup yang terjadi pada siang hari atau sebelumnya atau sisa masalah ketika kita masih terjaga.

2.     Gondo Ony (waktu antara pukul 24.00 – 03.00). Sedangkan mimpi pada jam-jam ini menunjukkan pada kualitas kejiwaan kita dalam mengarungi kehidupan, menyingkapkan apa yang tersembunyi di dalam diri kit agar dapat diketahui, diterima, dan kemudian diolah. Jika diketahui sebagai gangguan dalam kehidupan anda sehari-hari hendaknya segera dapat disingkirkan. Namun sebaliknya jika dirasaka hal itu sebagai dukungan bagi kehidupan anda, sebaiknya diterapkan dalam kehidupan selanjutnya.

3.     Puspa Tajam (waktu antara pukul 03.00 – 06.00). Untuk mimpi pada jam ini diartikan dan diyakini mengungkapkan adanya keterlibatan Allah SWT, dan kita ditantang untuk dapat mengenal suara, ajakan dan pesan kehadiran Nya.

Intinya adalah semua mimpi-mimpi itu merupakan kunci untuk kita dapat memahami apa yang sedang kita hadapi dan kita rasakan ketika mimpi itu terjadi. Semua itu juga tergantung pada kedekatan kita kepada Tuhan kita untuk dapat memahami tentang mimpi yang kita rasakan.

 

Mimpi Pertanda Mendapat Kelimpahan Rezeki dan Keberuntungan

Menurut primbon Jawa, mimpi mempuyai arti sendiri, ada yang pertanda baik dan juga pertanda untuk lebih hati-hati.

Berikut mimpi yang artinya akan memiliki keberuntungan, sukses dan kaya raya :

1.     Mimpi melihat suatu ladang gandum, pertanda Anda akan kaya dan sehat walafiat.

2.     Mimpi melihat ikan emas, pertanda Akan muncul pengantin yang kaya.

3.     Mimpi melihat tanaman seledri, pertanda Anda Akan terkenal dan kaya.

4.     Mimpi melompati titian sirotol mustakim, pertanda Akan diluputkan segala kesukaran-kesukarannya dan akan kaya dari harta benda yang selama ini dicari-cari.

5.     Mimpi membeli sapi jantan, pertanda Akan bersahabat dengan orang kaya.

6.     Mimpi minum susu kuda, pertanda Alamat akan kaya dan lanjut usia.

7.     Mimpi naik seekor gajah yang dihiasi indah, pertanda Akan disayangi orang besar atau orang kaya.

8.     Mimpi melihat seorang yang kaya, pertanda akan mendapatkan segala sesuatu yang diinginkan.

9.     Mimpi makan kentang rebus, pertanda Akan puas dan hidup makmur.

10.                        Mimpi melihat binatang ternak gemuk-gemuk, pertanda Akan makmur dan murah sandang pangan.

11.                        Mimpi melihat orang kerdil, pertanda Akan memperoleh kesehatan badan dan makmur.

12.                        Mimpi melihat pohon-pohon berbunga, pertanda Akan hidup makmur dan bahagia.

13.                        Mimpi orang mengantarkan kayu bakar ke rumah anda, pertanda Alamat akan makmur rezekinya.

 

Pertanda Mimpi Bakal Dapat Rezeki

Tidur saat malam hari adalah salah satu hal yang menyenangkan untuk merehatkan tubuh usai beraktivitas di siang hari.

Tidur nyenyak dan akhirnya bermimpi indah merupakan kepuasan tersendiri.

Bahkan, mimpi dibeberapa kepercayaan  itu memiliki arti, baik itu mimpi buruk maupun mimpi indah.

Mimpi-mimpi tertentu, seperti mimpi melihat hewan, angka-angka, atau hal lainnya itu bisa menjadi pertanda baik bagi kehidupan seseorang di waktu dekat.

Hal ini dikarenakan banyak orang yang senang menafsirkan arti mimpi mereka.

Kejadian dan simbol-simbol dalam mimpi ternyata dapat mengisyaratkan kondisi psikologi mereka dan pertanda akan mendapatkan rejeki di masa depan.

Berikut pertanda mimpi yang artinya bakal dapat rezeki di masa depan

1.     Melihat angka 8. Simbol pertanda mimpi dapat rejeki yang pertama yaitu, bila Anda melihat angka delapan di dalam mimpi. Angka 8 dianggap sebagai angka keberuntungan di negara Asia. Hal ini disebabkan karena karakter China untuk delapan yaitu, () yang diucapkan sebagai “ba”. Ba ini terdengar seperti kata untuk kemakmuran oleh orang China. Oleh karena itu, bermimpi melihat angka 8 sering ditafsirkan sebagai pertanda kemakmuran. Selain itu, angka 8 juga memiliki bentuk yang simetris dan seimbang. Angka ini sering disebut-sebut sebagai infinity simbol.

2.     Menggengam kotoran. Sepertinya yang satu ini cukup menjijikan, tapi mimpi menggenggam kotoran akan membuat Anda dapat rezeki. Bermimpi menggenggam kotoran oleh telapak tangan Anda merupakan pertanda kekayaan dan keberuntungan finansial. Sementara menginjak kotoran menandakan kamu sudah menemukan keberuntungan yang tidak terduga.

3.     Warna emas dan burgundy. Secara universal, warna emas dan burgundy merupakan lambang kekayaan dan simbol kegensian. Di Inggris, simbol singa dibuat dengan berwarna emas yang melambangkan kerajaan. Jika Anda melihat wadah berisi emas di dalam mimpi itu berarti kerja keras yang telah Anda lakukan akan membuahkan hasil baik dan tentunya mendatangkan rezeki. Sementara itu, warna burgundy punya arti keberuntungan. Ingat-ingat warna khas ini di mimpi Anda.

4.     Elang terbang. Selanjutnya, mimpi dapat rejeki bias ditandai dengan simbol keberadaan burung elang. Dalam mitologi Yunani, elang dianggap sebagai hewan pelindung Zeus. Elang dilambangkan sebagai simbol kekuatan, keberanian, dan tekad. Bermimpi tentang burung pemburu ini melambangkan tekad kuat Anda untuk mencapai keberhasilan walaupun Anda merasakan lelah dan ingin menyerah. Namun, mimpi ini akan mengisyaraktkan Anda akan segera dapat rejeki dari hasil kerja keras Anda.

5.     Susu dan madu. Tahukah Anda jika surga kerap kali digambarkan dengan negeri berlimpah susu dan madu. Oleh karena itu, ketika Anda bermimpi tentang susu dan madu, konon Anda akan mendapatkan berkat melimpah dari Tuhan. Selain itu, ketika Anda bermimpi melihat lebah madu ternyata pertanda itu adalah hasil dari kerja keras Anda. Anda akan mendapatkan kebahagiaan yang segera diterima.

6.     Mimpi uang. Uang merupakan simbol mimpi yang akan akan menunjukkan Anda dapat rejeki secepatnya. Bermimpi tentang uang bisa juga diinterpretasikan sebagai kekayaan dan bermimpi tentang uang adalah simbol keberuntungan sedang ada di pihak Anda.

7.     Gandum atau beras. Selanjutnya, gandum atau beras merupakan karunia yang diberikan Tuhan pada manusia-nya. Simbol gandum dan beras pada mimpi diibaratkan sebagai panen yang sukses diasosiasikan sebagai keuntungan, kekayaan, dan kebahagiaan. Tanda mimpi ini akan menunjukkan bahwa Anda sebentar lagi akan dapat rejeki yang melimpah.

 

Mimpi yang Sering Dialami

Mimpi adalah pengalaman bawah sadar yang melibatkan penglihatan, pendengaran, pikiran, perasaan, atau indra lainnya dalam tidur, terutama saat tidur yang disertai gerakan mata yang cepat. Kejadian dalam mimpi biasanya mustahil terjadi dalam dunia nyata, dan di luar kuasa pemimpi.

Dalam mimpi demikian, pemimpi menyadari bahwa dia sedang bermimpi saat mimpi tersebut masih berlangsung, dan kadang-kadang mampu mengubah lingkungan dalam mimpinya serta mengendalikan beberapa aspek dalam mimpi tersebut.

Pemimpi juga dapat merasakan emosi ketika bermimpi, misalnya emosi takut dalam mimpi buruk. Ilmu yang mempelajari mimpi disebut oneirologi.

Mimpi terjadi pada tahap kecepatan pergerakan mata ketika tidur, di mana aktivitas otak tinggi dan seolah-olah dalam keadaan terbangun. Panjangnya mimpi bervariasi, minimal beberapa detik, atau sekitar 20-30 menit. Pendapat mengenai makna mimpi bervariasi berdasarkan waktu dan budaya.

Kebanyakan penggemar Teori Freud setuju dengan makna penglihatan dalam mimpi merupakan penampakan dari hasrat dan emosi yang tersembunyi. Beberapa teori lain menunjukkan bahwa mimpi merupakan tahap pembentukan memori, penyelesaian masalah, atau sekadar produk dari aktivasi otak.

Lauren Lawrence Kolumnis analisis mimpi sekaligus pembawa acara acara Celebrity Nightmares Decoded menjabarkan 10 arti mimpi yang biasa dialami orang, seperti dilansir dari mentalfloss berikut ini :

1.     Mimpi jatuh. Loewenberg menyebut mimpi ini sebagai “bendera merah dari alam bawah sadar Anda.” Dia percaya mimpi ini biasa terjadi pada orang yang memiliki masalah hidup yang besar dengan pekerjaan, hubungan, atau di tempat lain. Karya Grant sependapat dengan sudut pandang ini, bahkan mengutip contoh yang sama.

2.     Gigi rontok. Para ahli sangat tidak setuju dengan yang satu ini. Wallace memandang gigi sebagai simbol kekuatan dan kepercayaan diri. Mimpi ini konon merupakan pertanda bahwa sesuatu terjadi dalam kehidupan si pemimpi yang menyebabkan dia kehilangan kepercayaan diri. Menurut Grant, gigi adalah pertanda buruk dan mewakili hubungan yang rusak. Lawrence memiliki jawaban Freudian untuk mimpi ini. Bagi wanita, dia percaya mimpi itu adalah contoh pemenuhan keinginan mereka ingin hamil. Bagi pria, itu adalah keinginan untuk rangsangan seksual.

Tafsir bermimpi mengalami gigi copot.

Banyak orang berpikir jika mimpi gigi coopot artinya ada kerabat yang akan meninggal dunia. Dikutip dari nu.or.id, ulama pakar tafsir mimpi, Ibnu Sirin dalam kitabnya Tafsir al-Ahlam mengartikan mimpi gigi yang copot dengan penjelasan berikut. “Mimpi sebagian gigi goyang (Jawa: oglak-aglik) menunjukkan arti ada seseorang yang sakit. Sedangkan mimpi copotnya gigi atau hilangnya gigi menunjukkan matinya seseorang atau perginya seseorang layaknya perginya orang yang tak akan kembali padanya” (Ibnu Sirin, Tafsir al-Ahlam, hal. 110). Siapa orang yang sakit atau meninggal dalam tafsir mimpi itu? Tergantung bagian gigi mana yang goyang atau copot dalam mimpi tersebut. Masing-masing dari bagian menunjukkan spesifikasi orang yang berbeda. Jika gigi bagian atas, berarti yang akan meninggal atau sakit adalah anggota keluarganya yang laki-laki, sedangkan gigi bagian bawah, berarti anggota keluarganya yang perempuan. Jika gigi taring copot maka itu berarti orang yang dituakan atau menjadi kepala keluarga di rumahnya. Jika gigi seri bagian kanan maka itu berarti ayah. Jika gigi seri bagian kiri maka itu berarti paman, namun jika keduanya (ayah dan paman) sudah meninggal maka kedua gigi tersebut berarti saudara laki-laki atau anak laki-laki, dan jika keduanya juga tidak ada atau telah meninggal maka diartikan dua teman yang akrab dengan orang yang bermimpi gigi copot tersebut. Sedangkan ketika gigi yang copot dalam mimpinya adalah gigi raba’iyah (gigi yang berada di antara gigi seri dan gigi taring) yang bagian atas maka ditakwil orang itu adalah anak dari paman. Jika gigi yang copot adalah gigi dlawahik (gigi yang tampak saat tertawa atau gigi yang berada di samping gigi taring) maka ditakwil orang itu adalah paman dan bibi yang merupakan saudara ibu dan orang yang berkedudukan layaknya paman dan bibi tersebut dalam hal memberi nasihat. Jika gigi yang copot adalah gigi geraham maka itu berarti kakek atau anak laki-laki. Sedangkan jika gigi yang copot adalah gigi seri bawah yang bagian kanan maka itu berarti Ibu, jika gigi seri bawah yang bagian kiri maka itu berarti bibi dari jalur ayah. Jika keduanya ternyata sudah meninggal maka kedua gigi tersebut diartikan dua saudara perempuan atau dua anak perempuan atau orang yang berada di posisi tersebut. Jika gigi yang copot adalah gigi raba’iyah bagian bawah maka itu bararti anak perempuan dari paman jalur ayah atau anak perempuan dari bibi jalur ayah. Sedangkan gigi taring yang bawah adalah perempuan yang dituakan atau menjadi kepala dalam keluarganya. Gigi dlawahik yang bawah diartikan anak-anak perempuan dari paman dari jalur ibu atau anak perempuan dari bibi jalur ibu. Gigi geraham bawah diartikan anggota keluarga wanita yang jauh atau juga diartikan anak wanita yang masih kecil (Ibnu Sirin, Tafsir al-Ahlam, hal. 110). Selain gigi copot dan gigi goyang, juga terdapat ragam mimpi lain yang berkaitan dengan gigi. Misalnya seperti termakannya gigi yang memiliki arti akan adanya bala (cobaan/bencana) yang akan terjadi pada orang yang senasab dengan orang yang bermimpi hal tersebut. Bermimpi bergesekannya gigi atau gemetarnya gigi karena kedinginan atau rasa takut menunjukkan arti akan adanya perdebatan di antara keluarga. Jika seseorang melihat adanya karang gigi atau plak gigi pada mimpinya maka itu menunjukkan adanya cacat atau hal negatif pada sebagian anggota keluarganya yang akan kembali pada dirinya. Jika seseorang bermimpi giginya tampak putih dan indah maka itu menunjukkan bertambah kuat dan solidnya keluarganya atau berarti akan bertambah harta dan derajat keluarganya. Jika bermimpi seolah-olah dia mencabut sendiri giginya maka mimpi tersebut menunjukkan bahwa ia akan memutus hubungan kerabat dengan salah satu anggota keluarganya.

3.     Datang ke kantor atau sekolah telanjang. Para ahli sebagian besar setuju bahwa mimpi ini mewakili kerentanan dan kecemasan. Penelitian Wallace mengungkapkan bahwa mimpi ini adalah umum bagi orang-orang yang telah menerima promosi, pergi ke pekerjaan baru, atau yang tampil di depan umum.

4.     Mimpi mengikuti sebuah tes. Lawrence telah mengamati bahwa hanya perfeksionis yang cenderung memiliki mimpi ujian yang berulang dan membuat stres. Dia menuduh bahwa mimpi itu mengingatkan seseorang untuk tetap waspada. Loewenberg percaya bahwa pada orang dewasa, mimpi-mimpi ini menarik kesejajaran antara sekolah dan pekerjaan. Karena kedua tempat melihat banyak situasi penuh tekanan, Loewenberg mengaitkan mimpi ini dengan stres kerja.

5.     Mimpi sekarat dan meninggal. Interpretasi Lawrence adalah bahwa mimpi ini “mengungkapkan keinginan untuk mengakhiri sesuatu dalam hidup: hubungan, pekerjaan, jalur karier, atau bahkan masa lalu.” Kamus Grant menekankan bahwa mimpi ini belum tentu mimpi buruk. Sebaliknya, ia berulang kali menyatakan bahwa itu adalah mimpi yang dimaksudkan untuk mendorong seseorang untuk memulai usaha baru atau awal yang baru.

6.     Bertemu selebriti. Wallace menyebut ini sebagai salah satu impian yang paling banyak dimiliki kliennya. Dia percaya selebriti yang sebenarnya relevan dan dapat mengungkapkan bakat apa yang dihargai oleh si pemimpi. Dalam Dream on It, Loewenberg menulis bahwa selebriti adalah simbol kebutuhan pribadi akan pengakuan.

7.     Dikejar. Meskipun mimpi ini terasa seperti mimpi buruk, Wallace menganggapnya sebagai pertanda positif. Dia percaya bahwa mimpi ini seharusnya mendorong si pemimpi untuk akhirnya menghadapi masalah yang menggantung di kepalanya. Loewenberg menemukan mimpi ini lebih sering pada wanita daripada pria.

8.     Pasangan selingkuh. Sebagian besar otoritas ini setuju bahwa mimpi ini tidak boleh dianggap sebagai kewaskitaan. Menurut Loewenberg, "Mimpi selingkuh terjadi ketika pasangan Anda menghabiskan terlalu banyak waktu dan perhatian untuk sesuatu yang tidak melibatkan Anda." Demikian pula, Lawrence mencatat kurangnya kepercayaan dalam hubungan romantis cenderung memicu mimpi ini.

9.     Datang terlambat. Mimpi ini mungkin merupakan pertanda bahwa seseorang kewalahan dan melakukan terlalu banyak, menurut Wallace. Pada catatan terkait, Grant menafsirkan keterlambatan ini sebagai peringatan: Jangan membuat janji yang tidak bisa Anda tepati.

10.                        Terbang. Wallace mengklaim bahwa mimpi itu mendorong seseorang untuk melepaskan masalah saat ini dan membiarkan segala sesuatunya "jatuh secara alami ke tempatnya." Demikian pula, terbang adalah tanda bahwa ada situasi di luar kendali dalam kehidupan nyata, menurut Grant.

11.                        Hamil. Grant memahami mimpi ini sebagai tanda bahwa si pemimpi sedang mengalami masalah. Lawrence memandangnya sebagai kebutuhan, baik untuk memulai proyek kreatif atau menjadi orang tua. Atau mimpi itu mungkin mewakili ide baru yang baru saja datang kepada orang tersebut, seperti yang diyakini Loewenberg.

12.                        Mengemudi kendaraan yang tidak terkendali. Penafsiran mimpi ini sama klise seperti yang diharapkan. Misalnya, Wallace menulis, "Anda mungkin merasa bahwa Anda tidak memiliki cukup kendali di jalan menuju kesuksesan." Grant memperingatkan bahwa ini adalah tanda bahwa kebiasaan buruk saat ini dapat menjadi masalah jangka panjang.

13.                        Mimpi digigit ular. Secara umum, arti mimpi digigit ular menandakan keberuntungan. Meski ular sering dilambangkan sebagai sosok pembunuh, ternyata secara umum mimpi digigit ular diartikan sebagai keberanian dan keberhasilanmu 'membunuh' ketakutan-ketakutan yang kamu alami.

 

MIMPI TENTANG ULAR

Bertemu dengan ular di dunia nyata adalah hal yang mengerikan, apalagi jika sampai terbawa mimpi dan mimpi tersebut tentang mimpi digigit ular. Tentu saja mimpi digigit ular bisa membuatmu ketakutan dan merinding.

Walaupun sebagian orang menganggap kalau mimpi adalah bunga tidur saja, tetapi ada juga yang percaya kalau mimpi memiliki arti penting, yang berpengaruh dengan pertanda baik atau buruk dalam kehidupan nyata.

Mimpi merupakan sebuah cerita atau gambaran, yang dibuat oleh pikiran bawah sadar kita saat sedang tidur. Mimpi ini juga bisa terlupakan begitu saja, saat sudah bangun tidur. Tetapi mimpi juga bisa terngiang kembali di dalam pikiran, hingga akhirnya sebagian orang mencari makna tentang mimpi yang ia alami saat tidur.

Arti mimpi digigit ular ini juga sering dimimpikan saat tidur dan memiliki makna penting dalam kehidupan :

1.     Mimpi Digigit Ular di kaki. Mimpi digigit ular yang pertama adalah mimpi digigit ular di kaki. Menurut kepercayaan ilmu primbon Jawa, mimpi digigit ular ini memiliki arti kalau kisah cintamu terhambat oleh keluarga, teman atau lain sebagainya.

2.     Mimpi Digigir Ular Banyak. Mimpi digigit ular banyak tentu saja akan sangat mengerikan. Mimpi ini bisa diartikan kalau akan ada banyak orang yang mendekati. Bisa juga diartikan kalau ada seseorang yang sedang berjuang untuk mendapatkan kamu.

3.     Mimpi Digigir Ular Kobra. Ular kobra adalah ular yang berbisa dan mematikan. Mimpi digigit ular kobra ini memiliki arti yang kurang baik, karena ada orang yang minder dan iri dengan kamu.

4.     Mimpi Digigit Ular Besar di Tangan. Berbeda dengan wujud aslinya yang mengerikan, mimpi digigit ular besar justru memiliki arti yang menyenangkan. Karena mimpi digigit ular besar di tangan, memiliki arti aka nada rezeki dan mengalami peningkatan ekonomi di kehidupanmu.

5.     Mimpi Dipatok Ular Berbisa. Arti mimpi dipatok ular berbisa ini, memiliki arti yang kurang baik dan bisa jadi sebagai pertanda yang buruk. Mimpi ini bisa diartikan kalau dikehidupan nyata, kamu akan dicurangi orang lain karena orang lain iri dengan prestasi yang kamu alami.

6.     Arti Mimpi Digigit Ular. Arti mimpi digigit ular juga bisa ditafsirkan menurut kepercayaan umat Islam. Arti mimpi digigit ular bisa memberikan pertanda yang baik, kalau kamu akan segera bertemu dengan jodoh. Tapi kalau kamu sudah menikah, mimpi ini bisa diartikan kalau kehidupanmu akan mendapatkan rezeki yang berlimpah dan kebahagiaan.

7.     Arti Mimpi Dikejar Ular. Arti mimpi dikejar ular bisa menjadi pertanda baik, untuk kamu yang belum memiliki pasangan. Sama seperti mimpi digigit ular, mimpi dikejar ular juga berarti aka nada orang yang mendekatkan diri ke kamu, yang membawa kebahagiaan.

8.     Arti Mimpi Melihat Ular. Arti mimpi melihat ular menurut Islam, bisa dijadikan sebagai pertanda positif atau pertanda baik dalam kehidupan. Mimpi ini memiliki arti kalau dalam kehidupan akan mendapatkan rezeki berlimpah.

9.     Mimpi Menangkap Ular. Arti mimpi menangkap ular bisa diartikan kalau kamu akan mendaparkan harta dan rezeki. Tetapi kamu harus berhati-hati dalam menjaga dan menggunakan harta itu, dan disarankan untuk tetap bersedekah dan tidak boleh sombong.

10.                        Arti Mimpi Membunuh Ular. Mimpi melihat ular saja sudah membuat merinding, apalagi kalau mimpi membunuh ular. Tetapi mimpi membunuh ular ini memiliki arti kabar baik, karena kamu akan mengalahkan musuhmu dan tetap menjaga hubungan baik dengan orang lain.

11.                        Arti Mimpi Digigit Ular yang Melilit Tubuh. Bayangkan kalau tubuh dililit ular dan ular itu menggigit tubuhmu, tentu saja hal ini akan membuat merinding. Mimpi digigit ular yang melilit tubuh memiliki arti yang kurang baik, karena bisa dijadikan pertanda kalau hubunganmu dengan pasangan akan mengalami masalah yang menyebabkan pertengkaran.

12.                        Arti Mimpi Ular Locat dan Langsung Menggigit. Arti mimpi digigit ular yang selanjutnya yaitu mimpi ular loncat dan langsung menggigit. Mimpi ini juga memiliki arti yang kurang baik, karena kamu akan mendapatkan sebuah masalah yang bisa mengacaukan pikiran dan membuatmu stres.

13.                        Arti Mimpi Digigit Ular dari Belakang. Arti mimpi digigit ular dari belakang bisa dijadikan pertanda, kalau kamu harus berhati-hati dengan orang yang ada disekitarmu. Karena bisa saja ada orang yang manipulatif dan diam-diam ingin berniat buruk denganmu.

14.                        Arti Mimpi Digigit Ular dan Ditelan. Jika kamu mimpi digigit ular kemudian ditelan, maka mimpi ini memiliki arti kalau kamu sedang jenuh dengan kehidupan, sehingga kamu memerlukan sesuatu yang bisa memotivasimu agar lebih bersemangat.

15.                        Arti Mimpi Digigit Ular. Secara umum, arti mimpi digigit ular adalah pertanda yang buruk, walaupun ada juga pertanda yang baik. Tetapi hal ini bisa dijadikan sebagai pertanda, agar kita bisa berwaspada dalam menjalani kehidupan dan selalu menjadi orang yang rendah hati.

16.                        Arti Mimpi Digigit Ular Secara Langsung. Kalau mimpi digigir ular secara langsung memiliki makna yang berbeda-beda, tergantung orang yang memimpikannya. Bisa jadi arti mimpi ini membawa pertanda baik dalam hidup, tetapi bisa juga dijadikan pertanda buruk. Jika seorang perempuan bermimpi digigit ular secara langsung, maka mimpi ini memiliki arti bahwa ia akan mengalami sakit. Kalau seorang pengusaha memimpikan digigir ular secara langsung, maka penguasaha akan terus berjaya dan usahanya tak terkalahkan. Ada juga yang beranggapan, kalau mimpi digigit ular di badan merupakan pertanda keberuntungan.

17.                        Digigit Ular di Beberapa Bagian. Bermimpi digigir ular di beberapa bagian tubuh, bisa dijadikan sebagai kabar baik untuk yang memimpikannya. Karena mimpi ini memiliki arti, bahwa pemimpi akan segera bertemu dengan jodohnya.

18.                        Mimpi Pasangan Digigit Ular. Memimpikan pasangan adalah hal yang menyenangkan. Tapi kalau bermimpi pasangan digigir ular, pastinya akan menjadi hal yang menyeramkan. Tak menyeramkan seperti yang terlihat, mimpi ini memiliki arti baik. Karena orang yang mimpi pasangannya digigit ular, memiliki pertanda kalau akan kedatangan sebuah rezeki.

19.                        Digigit Ular Tiba-Tiba yang Muncul dari Semak. Jika digigir ular secara tiba-tiba, pastinya akan membuatmu kaget dan takut. Sebenarnya mimpi ini bisa dijadikan sebagai pertanda buruk, karena pemimpi akan mendapatkan berita duka dan masalah dalam hidup.

 

 

Mimpi Menurut Para Sufi

Ibn ‘Arabi tak mengambil pandangan bahwa mimpi itu tak nyata dan tak bisa dikaji. Menurutnya, mimpi, ilusi, atau imajinasi sangat lah bernilai.

Bagi Asy-Syaykh al-Akbar Muhyiddin Ibn al-Arabi ra. (1165-1240 M), perihal yang disebut sebagai kenyataan (reality), yakni alam indriawi yang mengitari kita dan lazim kita anggap sebagai realitas, sebetulnya adalah mimpi.

Melalui pancaindra, kita memersepsi sedemikian banyak benda, membedakan satu benda dengan lainnya, menyusunnya sesuai dengan nalar kita, dan selanjutnya mengukuhkan sesuatu yang solid di sekeliling kita. Lantas kita menyebut bangunan (solid) itu sebagai kenyataan dan tidak meragukannya sebagai yang nyata.

Akan tetapi, menurut Ibn Arabi, kenyataan seperti itu bukanlah realitas dalam pengertian sesungguhnya. Dengan kata lain, sesuatu itu bukanlah Wujud yang hakiki. Di alam fenomenal tempat kita hidup ini, Wujud dalam hakikat metafisiknya tidak dapat dipersepsi sebagaimana realitas fenomenal tidak dapat dipersepsi oleh orang yang sedang tidur dan bermimpi mengenainya.

Mengutip hadis terkenal, Semua manusia tertidur (di dunia ini), setelah mati barulah mereka terbangun, Ibn Arabi mendedahkan:

 

Kisah Nabi Isa dan Orang Bebal

Dunia ini adalah ilusi, ia tidak memiliki eksistensi hakiki. Dan inilah yang dimaksud dengan imajinasi (khayal). Karena kau hanya membayangkan (imagine) bahwa ia (yakni, dunia ini) adalah realitas otonom yang berbeda dan mandiri dari Realitas Mutlak, padahal sebenarnya tidaklah demikian.

… Ketahuilah bahwa diri kalian sendiri adalah imajinasi. Dan semua yang kalian persepsi dan katakan pada diri sendiri, ini bukanlah diriku, juga ialah imajinasi. Jadi, keseluruhan alam eksistensi ini adalah imajinasi di dalam imajinasi.

Lalu, apakah yang mesti kita lakukan jika apa yang kita anggap sebagai realitas itu sesungguhnya adalah mimpi, bukan Wujud hakiki, melainkan sesuatu yang ilusif? Apa sebaiknya kita abaikan semua alam ilusif ini dan pergi untuk mencari alam yang sama sekali berbeda, alam yang benar-benar nyata?

Ibn ‘Arabi tak mengambil pandangan demikian. Menurutnya, mimpi, ilusi, atau imajinasi bukan sama sekali tidak bernilai atau artifisial; ia sekadar bermakna pantulan simbolis dari sesuatu yang benar-benar nyata (Izutsu 2015: 3-4).

Hal yang kita sebut sebagai realitas pastilah bukan Realitas sejati, tetapi ia tidak mesti berarti sesuatu yang semata-mata sia-sia atau tak berdasar. Walaupun jelas bukan Realitas itu sendiri, hal ihwal yang kita sebut sebagai realitas ini sesungguhnya secara samar dan saru telah memantulkan Realitas pada tataran imajinasi.

 

Dengan kata lain, ia adalah representasi atau santiran simbolis dari Realitas. Perihal yang paling kita perlukan adalah menakwilkannya secara tepat sebagaimana lazimnya kita menakwilkan mimpi kita untuk menemukan hal-hal di balik simbol-simbol mimpi itu.

Merujuk kepada hadis termaktub di atas, Semua manusia tertidur (di dunia ini); setelah mati barulah mereka terbangun, Ibn ‘Arabi menegaskan bahwa dengan kata-kata itu, Nabi Muhammad saw. mengingatkan kita pada fakta bahwa apa pun yang dipersepsi seseorang di dunia ini sama saja dengan mimpi yang tampak pada orang sedang tidur, dan karenanya ia mestilah ditakwilkan”.

Apa yang kita lihat dalam mimpi adalah bentuk imajinal Realitas, bukan Realitas itu sendiri. Kita mesti mengembalikannya kepada status asal dan aslinya. Dan inilah yang dimaksudkan dengan takwil (ta’wil): secara harfiah berarti mengembalikan sesuatu kepada posisi semulanya. Secara istilah, ta’wil berarti menguraikan sesuatu atau mengartikan mimpi.

Ungkapan: mati dan bangun dalam hadis itu bagi Ibn ‘Arabi secara metaforis mengacu pada tindakan takwil dalam pengertian yang dimaksud di atas. Maka, mati ini bukanlah kejadian biologis.

Ia adalah kejadian spiritual yang menuntut tindakan manusia membuang belenggu indra dan nalar (reason), melampaui dinding-dinding (alam) fenomenal, dan menerawang jauh ke balik benda-benda fenomenal. Maksudnya, secara singkat, merasakan pengalaman mistis peniadaan diri (fana).

Lantas, apakah Sesuatu yang tersembunyi di balik hijab (alam) fenomenal itu? Apakah Sesuatu yang telah membuat semua yang kita sebut realitas itu tidak lebih tinimbang jaringan simbol besar yang secara samar dan redup mengisyaratkan kepada apa yang ada di baliknya? Jawabannya tidak lain adalah Sang Mutlak, yaitu Realitas nyata dan mutlak yang disebut Ibn ‘Arabi dengan Al-Haqq.

Oleh sebab itu, apa yang disebut dengan realitas tidak lain adalah mimpi, tapi ia bukanlah semata-mata ilusi. Ia adalah penampakan partikular dari Realitas, bentuk partikular dari manifestasi diri (tajalli) Nya. Ia adalah mimpi yang memiliki landasan metafisik. Alam yang mewujud dan menjadi (kawn) merupakan imajinasi, ungkapnya, tetapi ia pada hakikatnya adalah Realitas itu sendiri.

Tajalli biasa diterjemahkan dalam bahasa Barat dengan theophany (penjelmaan atau pengejawantahan Ilahi), yaitu keadaan hadirnya Tuhan melalui salah satu Nama atau Sifat Nya dalam sukma hamba-Nya (Yousef 2008).

Alam maujud yang telah menjadi ini, apa yang disebut sebagai realitas ini, terdiri atas beragam bentuk, ciri, dan keadaan yang pada dirinya sendiri adalah aneka rupa fantasi dan imajinasi.

Namun, pada saat bersamaan, ia mengisyaratkan pada Realitas itu jika saja orang sadar untuk tidak mengambil seluruh bentuk dan ciri ini sebagai diri mereka sendiri, melainkan sebagai puspa ragam manifestasi Realitas. Yang mampu melakukannya adalah manusia yang telah mencapai misteri terdalam dari Jalan mistis (thariqah, tarekat).

Gagasan inti dari pemikiran ontologis Ibn Arabi yaitu bahwa apa yang disebut sebagai realitas ini tidak lain daripada mimpi–pada satu sisi meneroka bahwa alam sebagaimana yang kita alami dalam kondisi-kondisi normal pada dirinya sendiri bukanlah Realitas, melainkan ilusi, penampilan, dan ketidaknyataan (unreality). Pada sisi liyan, hal ini tidak berarti alam benda dan kejadian indriawi ini hanyalah murni dan proyeksi subjektif dari benak manusia belaka.

Dalam pandangan Ibn Arabi, apabila realitas merupakan ilusi, maka ia bukanlah ilusi subjektif, melainkan ilusi objektif, yakni, ketidaknyataan yang tegak di atas pijakan ontologis nan kukuh. Dan ini sama saja dengan menyatakan bahwa ia jelas bukanlah ilusi, setidaknya ia bukan ilusi dalam makna umum yang biasa dimengerti dari lema itu (Purnama 2018).

Untuk memperjelas gagasan ini, kita mesti mengacu pada konsepsi ontologi khas Ibn ‘Arabi dan alirannya ihwal lima medan Wujud atau 5 kehadiran Wujud (hadharat al-khamsat). Struktur medan-medan (hadharat) ini dianggit secara lugas oleh Al-Qasyani sebagai berikut.

Dalam pandangan-jagat Sufi, lima “alam” (‘awalim) atau 5 medan dasar Wujud dibedakan, masing-masingnya mewakili suatu Kehadiran atau ragam ontologis Realitas mutlak dalam pemanifestasian Allah Swt.

Medan Esensi (Dzat), alam nonmanifestasi mutlak (kegaiban mutlak atau al-ghayb al-muthlaq) atau Rahasia dari segala Rahasia.

Medan Sifat dan Nama, Kehadiran Keilahian (Uluhiyyah).

Medan Tindakan, Kehadiran Ketuhanan (Rububiyyah).

Medan Citra (amtsal) dan Imajinasi (khayal).

Medan pancaindra dan pengalaman indriawi (musyahadah).

Kelima medan ini pada diri mereka sendiri membentuk keseluruhan organik, dan benda-benda di medan yang lebih bawah berperan sebagai simbol atau citra bagi benda-benda yang ada di medan yang lebih tinggi.

Oleh sebab itu, menurut Al-Qasyani, apa pun yang mewujud di medan realitas umum ini (yang merupakan Kehadiran Ilahi yang paling rendah) adalah simbol-perumpamaan (mitsal) bagi benda yang mewujud di medan Citra.

Dan apa pun yang mewujud di medan Citra merupakan bentuk yang memantulkan hal ihwal yang terdapat di medan Sifat-sifat dan Nama-nama Ilahi, sedangkan setiap Sifat ialah suatu aspek dari Zat Ilahi dalam tindak pemanifestasian diri-Nya (Izutsu 2015: 8-9).

Akhirnya, di mata individu yang berkapasitas spiritual tinggi, keseluruhan alam “realitas” berhenti menjadi sesuatu yang benar-benar swapada (self-sufficient) dan berubah menjadi foret de symboles (rangkaian simbol) misterius yang mendalam, sebuah sistem padanan-padanan ontologis.

Pelbagai mimpi yang timbul di medan imajinal Wujud ternyata sama saja dengan pelbagai hal dan kejadian di dunia pengalaman indriawi. Dalam pandangan ini, baik alam benda indriawi ataupun alam mimpi adalah sama-sama ranah simbol.

Seperti kata Al-Qasyani, Segala sesuatu yang memanifestasikan melalui pancaindra atau imajinasi, atau juga melalui keserupaan-citra adalah firman, pengungkapan, pengajaran, atau pembicaraan dari Allah.

Struktur simbolis alam yang terpampang ini, bagaimanapun, hanya terjangkau oleh kesadaran sejumlah kecil manusia. Mayoritas orang hidup menempel dan tertungkus lumus di tingkat Wujud paling rendah, yakni (alam) benda-benda indriawi. Itulah satu-satunya alam eksistensi dalam kesadaran suram mereka.

Hanya tingkat Wujud paling rendah ini karena bisa disentuh dan digenggam yang nyata buat mereka. Dan bahkan di tingkat ini, tidak pernah terpikir oleh mereka untuk menakwilkan bentuk-bentuk semua benda di sekeliling mereka. Sesungguhnya mereka memang sedang tertidur.

 

Hakikat Mimpi Menurut Syaikh Abdul Qadir Al-Jilani

Hakikat Mimpi Menurut Syaikh Abdul Qadir Al-Jilani

Syaikh Abdul Qadir Al-Jilani, ulama besar kelahiran Persia yang memiliki kedalaman ilmu tasawuf dan ilmu fikih. Foto/Ist

Syaikh Abdul Qadir Al-Jilani (470-561 H) menjelaskan hakikat mimpi dalam kitab Sirrul Asro. Sebagai ulama sufi yang punya kedalaman ilmu tasawuf dan ilmu fiqih, Al-Jilani membagi mimpi ke dalam dua macam.

Kata Syaikh Abdul Qadir Al-Jilani, mimpi-mimpi merupakan pembawa pembukaan dan perantara kepada yang luar biasa. Bukti kebenaran mimpi dinyatakan oleh Allah dalam firman-Nya: Sesungguhnya Allah akan buktikan mimpi itu benar kepada Rasul-Nya, kamu akan memasuki Masjidil Haram jika dikehendaki Allah dengan aman". (QS Al-Fath Ayat 27)

Dan memang benar Nabi صلى الله عليه وسلم memasuki Kota Makkah ketika kota itu dikuasai kaum musyrikin. Selain itu mimpi Nabi Yusuf 'alaihissalam yang menjadi kenyataan sebagaimana firman-Nya: "(Ingatlah), ketika Yusuf berkata kepada ayahnya: "Wahai ayahku, sesungguhnya aku bermimpi melihat sebelas bintang, matahari dan bulan; kulihat semuanya sujud kepadaku". (QS Yusuf Ayat 4).

Nabi صلى الله عليه وسلم bersabda: Tidak ada Nabi yang datang selepasku tetapi boleh datang pembukaan-pembukaan yang lain. Orang yang beriman akan melihat pembukaan itu dalam mimpi mereka atau pembukaan itu akan ditunjukkan kepada mereka menerusi mimpi.

Mimpi datangnya dari Allah, tetapi kadang-kadang ada juga yang datang dari setan. Nabi صلى الله عليه وسلم bersabda: Siapa yang melihatku di dalam mimpi sesungguhnya dia benar-benar melihatku karena setan tidak dapat menyerupai wujudku.

Syaikh Abdul Qadir mengemukakan bahwa setan juga tidak dapat mengambil bentuk mereka yang beriman, orang yang berada di jalan kebenaran, ahli makrifat, dan orang disinari cahaya Nabi.

Orang arif menafsirkan hadis Nabi di atas dengan mengatakan setan bukan saja tidak dapat mengambil wujud Nabi, bahkan setan tidak dapat berpura-pura mengakui seseorang atau orang yang memiliki sifat kemurahan dan kasih sayang. Sesungguhnya para Nabi, wali-wali, Malaikat, Masjidil haram, matahari, bulan, awan putih, Al-Qur'an yang suci, merupakan kewujudan yang setan tidak dapat masuk di dalamnya dan juga tak dapat mengambil bentuk mereka.

Ini karena sifat setan yang menzahirkan kekerasan, hukuman dan kesengsaraan. Ia hanya menggambarkan kekeliruan dan keraguan. Tetapi setan bisa saja mengaku sebagai Allah dan menipu manusia, membawa mereka menjadi sesat. Ini hanya terjadi dengan izin Allah.

Allah memerintahkan Nabi-Nya: Katakanlah: 'Inilah jalan (agama)ku, aku dan orang-orang yang mengikutiku mengajak (kamu) kepada Allah dengan hujjah yang nyata, Maha Suci Allah, dan aku tiada termasuk orang-orang yang musyrik. (QS Yusuf Ayat 108)

Dalam ayat ini 'orang yang mengikuti aku' adalah manusia sempurna, guru yang tersambung dengan Nabi Muhamamad yang akan mewarisi ilmu batin dan kebijaksanaan beliau.

 

Dua Jenis Mimpi

Syaikh Abdul Qadir Al-Jilani menyebutkan, ada dua jenis mimpi yaitu :

1.     Mimpi subjektif dan.

2.     Mimpi objektif.

Jenis pertama mimpi subjektif artinya pandangan atau perasaan yang lahir dari diri sendiri. Mimpi ini seperti bayangan atau gambaran suasana kerohanian (hati).

Adapun mimpi objektif mengandung gambaran yang berkaitan dengan suasana seseorang yang bebas dari keresahan. Ia mengenal diri dan menemui ketenteraman pikirannya. Gambarannya adalah kelezatan yang dia akan temui di dalam surga, wewangian dan suara indah di dalam surga.

Dia akan bermimpi beberapa jenis hewan dan burung yang menyerupai paling cantik yang ada dalam dunia. Hewan yang dilihat di dalam mimpi itu adalah hewan surga.

Misalnya, unta adalah hewan surga. Kuda sebagai hewan yang membawa tentara suci dalam peperangan menentang orang-orang kafir di sekelilingnya. Lembu jantan kepada Nabi Adam membajak tanah untuk ditanami gandum. Kambing biri-biri datangnya dari madu surga. Unta diciptakan dari cahaya surga, kuda dari selasih manis di dalam surga, biri-biri dari kunyit surga.

Baghal (hewan sejenis antara kuda dan keledai) menggambarkan suasana terendah seseorang yang menemui hati dan fikiran yang tenang. Apabila dia mimpikan baghal itu tandanya dia malas dalam melakukan ibadah sebab hawa nafsu badannya menahan, dan usaha ruhaninya tidak memberi hasil. Dia harus bertaubat dan melakukan kebajikan supaya mendapatkan hasil.

Keledai diciptakan dari batu surga dan diberikan untuk berkhidmat kepada Nabi Adam dan keturunannya. Keledai adalah lambang jasad dan keperluan kebendaan. Jasad adalah hewan yang membawa beban atau membawa ruh. Jika seseorang menjadi hamba kepada jasad dia adalah umpama orang yang memikul keledai di atas bahunya. Jadi, keledai melambangkan cara atau alat seseorang mengarahkan urusan akhiratnya di dalam dunia.

Sayyidina Ali radhiyallahu 'anhi berkata: Jika aku tidak dibentuk oleh Tuhanku, aku tidak akan mengenal-Nya.

Kalam suci keluar dari lisan Imam Junaid Al-Baghdadi: "Tiada yang lain kecuali Allah di dalam jubahku". Terdapat rahasia-rahasia besar di dalam peringkat seperti ini yang dicapai oleh manusia sempurna. Terlalu sukar untuk menerangkannya dan terlalu panjang untuk menguraikannya. Ia hanya berkaitan dengan mereka yang menghabiskan hidupnya mengejar ilmu batin.

Untuk membentuk ruhani yang sempurna, seseorang memerlukan bimbingan dan teladan guru yang masih hidup. Guru-guru yang menjadi pembimbing adalah para Nabi dan orang-orang yang Allah warisi kebijaksanaan Para Nabi. Melalui pengajaran mereka, hati seseorang akan diterangi cahaya.

Guru yang masih hidup mestilah mereka yang tersambung dengan Nabi صلى الله عليه وسلم. Yaitu jika dia benar-benar pewaris Nabi, dia diajarkan untuk menjadi hamba Allah yang sabar. Para guru inilah yang menjadi wasilah dalam meniti jalan kebahagiaan.

 

 

Tafsir Mimpi Menurut Islam

Tafsir mimpi, ternyata ada banyak sekali perspektif yang bisa digunakan untuk melihat pemaknaan terhadap mimpi. Mulai dari perspektif primbon, psikologi, sampai dari perspektif Islam.

Dalam Islam sendiri, mimpi itu bisa berasal dari Allah atau dari setan. Hal ini sesuai dengan hadis dari Al-Bukhari yang menyebutkan bahwa :

Mimpi sejati berasal dari Allah dan mimpi buruk berasal dari setan. (Shahih Al-Bukhari)

Setiap manusia pasti pernah mengalami mimpi. Mimpi bisa menyenangkan, menakutkan, membuat frustrasi, menenangkan, membosankan, atau benar-benar aneh. Setiap malam, manusia diperkirakan bisa bermimpi dari satu hingga lima atau enam mimpi. Namun hal itu tergantung pada berapa lama Anda tidur dan berapa banyak siklus rapid-eye movement (REM). Satu konsep yang diterima secara umum ialah bahwa bermimpi adalah proses yang sangat emosional dari amigdala (pusat emosional di otak), yang aktif selama tidur. Jika Anda pernah terbangun dari mimpi yang sangat meresahkan atau aneh, mungkin Anda bertanya-tanya, mengapa bisa memimpikan hal-hal itu. Banyak tafsir mimpi yang berusaha menjelaskan makna yang terkandung dalam mimpi. Meski begitu, tafsir mimpi dalam Islam sudah menjadi penguak rahasia sejak zaman nabi. Tak jarang para nabi menerima petunjuk dari Allah SWT melalui mimpi. Namun begitu jangan sampai mimpi membuat kita menjadi percaya tahayul. Sebab ada juga mimpi yang berasal dari setan dan jin.

Tafsir mimpi termasuk disiplin ilmu yang paling sulit dipelajari jika dibandingkan dengan ilmu-ilmu yang lain. mimpi merupakan satu dari satu mimpi, sehingga tidak semua mimpi bisa mewujudkan mimpi dan tidak semua orang secara tepat sehingga mewujudkan mimpi dari sebuah mimpi.

Nabi Muhammad shallallahu 'alaihi wa s allam mengelompokkan jenis mimpi menjadi tiga bagian. Dalam salah satu haditsnya, beliau mengatakan:

 

الرُّؤْيَا لَاثٌ، الحَسَنَةُ اللَّهِ، الرُّؤْيَا الرَّجُلُ ا الرُّؤْيَا الشَّيْطَانِ، ا ا ا لَا ا ا لْيَقُمْ لْيُصَلِّ

Mimpi itu ada tiga. Mimpi baik yang merupakan kabar gembira dari Allah, mimpi karena bawaan seseorang (ketika terjaga), dan mimpi buruk yang datang dari setan. Jika kalian bermimpi sesuatu yang tak kalian senangi, maka kalian jangan ceritakan pada siapa pun, berdirilah dan shalatlah!” (HR Muslim).

Berdasarkan hadits di atas dapat dipahami bahwa tidak semua mimpi yang dialami oleh seseorang dapat dijadikan sebagai petunjuk, sebab ada kemungkinan mimpi yang bukan berasal dari petunjuk Allah, tapi karena bisikan setan atau tersibukkannya seseorang dalam mengalami suatu objek tertentu hingga objek itu terbawa dalam mimpinya.

Mimpi yang dapat dijadikan pijakan adalah mimpi yang betul-betul benar berasal dari petunjuk Allah subhanahu wa Ta'ala . Dalam Al-Qur'an dijelaskan :

 

لَهُمُ الْبُشْرَى الْحَيَاةِ الدُّنْيَا الْآخِرَةِ

Bagi mereka berita gembira dalam kehidupan dunia dan di akhirat” (QS Yunus: 64).

 Makna “berita gembira” dalam ayat tersebut adalah mimpi baik yang dialami oleh seorang Muslim. Dalam salah satu Hadits, makna ayat di atas dijelaskan:

 

الرُّؤْيَا الصَّالِحَةُ، اهَا الْمُسْلِمُ، لَهُ

Yang dimaksud kegembiraan dalam ayat di atas adalah mimpi yang baik yang terlihat oleh orang Muslim atau yang diperlihatkan kepada Anda” (HR Ibnu Majah).

Maka tidak heran jika dalam menentukan dari hukum syariat ( Hukum Wadl'i ), Nabi Muhammad menetapkan dasar penetapannya pada sebuah mimpi yang dialami oleh para sahabat. Misalnya dalam menentukan pensyari'atan adzan yang berdasarkan mimpi Abdullah bin Zaid dan Umar bin Khattab. Hal ini merupakan satu contoh dari mimpi yang merupakan petunjuk dari Allah.

Untuk membedakan antara yang benar-benar petunjuk dari Allah dengan mimpi yang berasal dari bisikan setan salah satunya dengan mimpi waktu terjadinya mimpi tersebut. Jika mimpi terjadi pada dini hari atau saat waktu sahur maka kemungkinan besar mimpi adalah mimpi yang benar dan dapat diraih. Sedangkan mimpi yang dipandang merupakan bisikan dari setan mimpi adalah yang terjadi pada awal-awal malam atau saat petang. Ketentuan ini seperti yang dijelaskan oleh Ibnu al-Jauzi :

 

الرُّؤْيَا: ا الْأَسْحَارِ، النُّزُولِ الْإِلَهِيِّ، اقْتِرَابِ الرَّحْمَةِ الْمَغْفِرَةِ، الشَّيَاطِينِ، ا الْعَتْمَةِ، انْتِشَارِ الشَّيَاطِينِ الْأَرْوَاحِ الشَّيْطَانِيَّةِ

Mimpi yang paling benar adalah di waktu sahur, karena waktu itu adalah waktu turunnya (isyarat) ketuhanan, dekat dengan rahmat dan ampunan, serta waktu diamnya setan. Kebalikannya adalah mimpi di waktu petang (awal waktu malam)” (Ibnu Qayyim al-Jauziyah, Madarij as-Salikin , juz 1, hal. 76).

Memiliki kemampuan untuk memahami arti dari mimpi termasuk salah satu bentuk keistimewaan. Hal ini salah satunya ditunjukkan dari persembahan hadiah yang mampu mengatasi mimpi dari Allah kepada Nabi Yusuf yang dijelaskan dalam firman-Nya :

 

لِكَ ا لِيُوسُفَ الْأَرْضِ لِنُعَلِّمَهُ لِ الْأَحَادِيثِ اللَّهُ الِبٌ لَى لَكِنَّ النَّاسِ لَا لَمُونَ

Dan demikianlah Kami memberikan kedudukan yang baik untuk Yusuf di negeri (Mesir), dan agar Kami memberikan penilaian terhadap takwil mimpi. Dan Allah berkuasa terhadap urusan-Nya, tetapi kebanyakan manusia tidak mengerti” (QS Yusuf:21)

Dengan demikian, pelajari ilmu tentang tafsir mimpi hal yang terlarang. Bahkan oleh sebagian ulama ilmu ini dimasukkan dalam kategori ilmu syariat. Salah satu yang berpandangan demikian adalah antropolog terkemuka Muslim, Ibnu Khaldun. Berikut pandangan beliau tentang ilmu tafsir mimpi :

 

لم الرؤيا. ا العلم العلوم الشرعية ادث الملة ا ارت العلوم ائع، الناس ا. ا الرؤيا التعبير لها، ان اً السلف ا الخلف

Ilmu Tafsir Mimpi. Ilmu ini merupakan bagian dari ilmu syariat dan merupakan ilmu yang baru dalam agama tatkala ilmu-ilmu dijadikan sebuah pekerjaan dan manusia tertulis tentang ilmu. Sedangkan mimpi dan tafsir mimpi sebenarnya telah wujud di zaman salaf (terdahulu) seperti halnya juga wujud di zaman khalaf (masa kini) (Ibnu Khaldun, Muqaddimah Ibnu Khaldun , hal. 288).

Selain itu, sebagai apresiasi bentuk, Islam berusaha agar seseorang berusaha mencari makna atau tafsir dari mimpi yang dialami, karena dalam sebuah mimpi terdapat pengetahuan tentang hal-hal gaib yang tidak dapat dicapai oleh panca indra manusia. Hal ini seperti dijelaskan dalam dua kitab hadits di bawah ini:

 

الحديث الحث لى لم الرؤيا السؤال ا لها

Dan dalam hadits terdapat motivasi untuk mempelajari ilmu tentang mimpi, bertanya tentang mimpi dan tafsir dari mimpi” (Syekh Yahya bin Syaraf an-Nawawi, Syarh an-Nawawi li al-Muslim , Juz 15, Hal. 30)

 

الْحَثُّ لَى لِيمِ لْمِ الرُّؤْيَا لَى ا الِ السُّؤَالِ لَتِهَا لِمَا لُ لَيْهِ الِاطِّلَاعِ لَى الْغَيْبِ ارِ الكائنات

Dan dalam hadits terdapat motivasi untuk mengajarkan ilmu tentang, tafsir mimpi, tidak lupa menanyakan tentang mimpi dan keutamaan mimpi. Sebab di dalam mimpi yang terkandung pengetahuan terhadap sebagian hal yang gaib dan rahasia alam” (Syekh Al-Hafiz Ibnu Hajar al-'Asqalani, Fath al-Bari , juz 12, hal. 437).

Dengan demikian dapat dikatakan bahwa mimpi memiliki berbagai macam kategori dan pengetahuan tentang tafsir mimpi adalah suatu bentuk karena mempelajarinya adalah bagian dari ilmu syariat. Namun meski demikian, melangkah dalam melangkah untuk mempelajari ilmu ini seseorang terlebih dahulu menguasai ilmu-ilmu syariat yang bersifat fardlu 'ain baginya, seperti ilmu tauhid, ilmu fiqih, dan ilmu-ilmu syariat lainnya. Hal ini, agar seseorang, fondasi ilmu yang mumpuni dan tidak memiliki mudah dengan hal-hal gaib ternyata merupakan bisikan dari setan atau khayalan pribadinya. Wallahu a'lam .

 

Tiga Jenis Mimpi Menurut Rasulullah

Dalam riwayat Auf bin Malik, Nabi Muhammad SAW membagi tiga kriteria mimpi yang dialami manusia. Pertama, mimpi buruk atau menakutkan yang datang dari syaitan dan membuat sedih. Kedua, mimpi yang menggelisahkan seseorang ketika terjaga dan terus terbawa dalam mimpinya. ketiga, mimpi yang menjadi isyarat  kenabian. (HR Ibnu Abi Syaibah dan Ibnu Majah).

 

Secara ringkas, hadis dari Abu Hurairah RA menyebutkan, "Mimpi itu ada tiga macam; bisikan hati, ditakuti setan, dan kabar gembira dari Allah." (HR Bukhari).

1.     Jika seseorang mimpi pada kategori yang pertama, maka mimpi ini tak perlu diceritakan apalagi ditafsirkan. Sebagaimana riwayat dari Jabir mengisahkan seorang lelaki yang bertanya kepada Nabi SAW tentang mimpinya semalam. "Ya Rasulullah, aku bermimpi kemarin seakan-akan kepalaku di penggal, bagaimana itu?" tanya laki-laki tersebut. Rasulullah SAW pun tertawa, seraya bersabda, "Apabila setan mempermainkan salah seorang dari kalian di dalam tidurnya, maka janganlah dia menceritakannya kepada orang lain." (HR Muslim).

2.     Demikian juga mimpi kategori yang kedua. Mimpi buruk yang selalu teringat bisa jadi pertanda keburukan. Maka hendaklah si pemimpi menahan diri untuk menceritakannya kepada orang lain.

3.     Adapun mimpi jenis ketiga mengindikasikan kebenaran. Mimpi yang baik dan menggembirakan inilah yang patut diceritakan dan dimintakan penakwilannya kepada orang saleh. Imam Malik memesankan, tidak seluruh mimpi patut diceritakan. Hanya mimpi-mimpi yang baik saja yang patut untuk diceritakan.  \Hal ini berdalil dengan hadis Rasulullah SAW, "Siapa yang beriman kepada Allah dan hari akhir, hendaklah ia berkata yang baik-baik saja atau diam." (HR Bukhari Muslim). Demikian juga dalam hal menceritakan mimpi. Hendaklah mimpi yang diceritakan hanya mimpi yang baik-baik saja.

 

Tafsir Mimpi Menurut Islam Dibagi 3

Tafsir mimpi termasuk disiplin ilmu pengetahuan yang paling sulit dipelajari jika dibandingkan dengan ilmu-ilmu lain. Sebab tidak semua mimpi bisa ditafsirkan dan tidak semua orang berkompeten untuk bisa menafsirkan arti sebuah mimpi sebenarnya.

Nabi Muhammad mengelompokkan jenis mimpi menjadi tiga bagian. Hal ini berdasarkan dalam salah satu hadits, beliau bersabda :

 

وَالرُّؤْيَا ثَلَاثٌ، الحَسَنَةُ بُشْرَى مِنَ اللَّهِ، وَالرُّؤْيَا يُحَدِّثُ الرَّجُلُ بِهَا نَفْسَهُ، وَالرُّؤْيَا تَحْزِينٌ مِنَ الشَّيْطَانِ، فَإِذَا رَأَى أَحَدُكُمْ رُؤْيَا يَكْرَهُهَا فَلَا يُحَدِّثْ بِهَا أَحَدًا وَلْيَقُمْ فَلْيُصَلِّ

Artinya : "Mimpi itu ada tiga. Mimpi baik yang merupakan kabar gembira dari Allah, mimpi karena bawaan pikiran seseorang (ketika terjaga), dan mimpi menyedihkan yang datang dari setan. Jika kalian mimpi sesuatu yang tak kalian senangi, maka jangan kalian ceritakan pada siapa pun, berdirilah dan shalatlah!." (HR Muslim).

Berdasarkan hadits di atas, dipahami bahwa tidak semua mimpi yang dialami dapat dijadikan sebagai petunjuk. Lantaran ada kemungkinan mimpi yang dialami, bukan berasal dari Allah. Tapi karena bisikan setan atau tersibukkannya kita dalam memikirkan suatu objek tertentu, hingga objek itu terbawa dalam mimpi.

Tafsir mimpi yang dapat dijadikan pijakan atau petunjuk ialah yang betul-betul berasal dari petunjuk Allah SWT. Dalam kitab suci Al-Quran disampaikan dalam ayat berikut :

 

لَهُمُ الْبُشْرَى فِي الْحَيَاةِ الدُّنْيَا وَفِي الْآخِرَةِ

Bagi mereka berita gembira dalam kehidupan dunia dan di akhirat." (QS. Yunus: 64).

 

Mengutip dari ayat di atas, ialah mimpi baik yang dialami oleh seorang muslim. Yang kemudian dijelaskan pula dalam hadits Nabi SAW :

 

هِيَ الرُّؤْيَا الصَّالِحَةُ، يَرَاهَا الْمُسْلِمُ، أَوْ تُرَى لَهُ

Yang dimaksud kegembiraan dalam ayat di atas adalah mimpi yang baik yang terlihat oleh orang Muslim atau yang diperlihatkan padanya." (HR Ibnu Majah).

Contoh Mimpi yang Datang dari Allah SWT

Salah seorang sahabat Nabi Muhammad SAW, Abdullah bin Zaid dan Umar bin Khattab pernah bermimpi. Mimpi mereka pernah menjadi dasar penentu pensyari'atan adzan. Rasulullah SAW menjadikan dasar penetapannya dari sebuah mimpi. Ini menjadi satu contoh tafsir mimpi petunjuk dari Allah SWT.

Mimpi yang dinilai bukan berasal dari bisikan setan, salah satunya dengan mimpi waktu terjadinya tersebut. Bila mimpi terjadi pada dini hari atau saat waktu sahur. Maka kemungkinan besar mimpi itu adalah mimpi yang benar dan dapat dinikmati.

Sedangkan mimpi yang dianggap berasal dari bisikan setan, adalah mimpi yang terjadi pada awal-awal malam atau saat petang. Ketentuan ini seperti yang oleh Ibnu al-Jauzi :

 

الرُّؤْيَا: ا الْأَسْحَارِ، النُّزُولِ الْإِلَهِيِّ، اقْتِرَابِ الرَّحْمَةِ الْمَغْفِرَةِ، الشَّيَاطِينِ، ا الْعَتْمَةِ، انْتِشَارِ الشَّيَاطِينِ الْأَرْوَاحِ الشَّيْطَانِيَّةِ

Mimpi yang paling benar adalah di waktu sahur, karena waktu itu adalah waktu turunnya (isyarat) ketuhanan, dekat dengan rahmat dan ampunan, serta waktu diamnya setan. Kebalikannya adalah mimpi di waktu petang (awal waktu malam)." (Ibnu Qayyim al-Jauziyah, Madarij as-Salikin, juz 1, hal. 76).

 

Menafsirkan Mimpi Menurut Islam Tidak Terlarang

Menjadi sebuah keistimewaan jika memiliki kemampuan mimpi. Hal ini dibuktikan dengan kelebihan yang diperoleh Nabi Yusuf AS. Tertuang dalam AlQuran surat Yusuf ayat 21 yang artinya:

Dan demikianlah Kami memberikan kedudukan yang baik kepada Yusuf di negeri (Mesir), dan agar Kami memperhatikan takwil mimpi. Dan Allah berkuasa terhadap urusan-Nya, tetapi kebanyakan manusia tidak mengerti.

Dengan demikian, pelajari ilmu tentang tafsir mimpi, tidak dilarang dalam Islam. Bahkan oleh sebagian ulama, ilmu tafsir mimpi ini dimasukkan dalam kategori ilmu syariat. Salah satu yang berpandangan demikian adalah antropolog terkemuka Muslim, Ibnu Khaldun. Berikut pandangannya tentang ilmu tafsir mimpi :

Ilmu Tafsir Mimpi. Ilmu ini merupakan bagian dari ilmu syariat dan merupakan ilmu yang baru dalam agama tatkala ilmu-ilmu dijadikan sebuah pekerjaan dan manusia menuliskan tentang ilmu. Sedangkan mimpi dan tafsir mimpi sebenarnya telah wujud di zaman salaf (terdahulu) seperti halnya juga wujud di zaman khalaf (masa kini). " (Ibnu Khaldun, Muqaddimah Ibnu Khaldun, hal. 288).

Hendaknya dalam mempelajari ilmu tafsir mimpi terlebih dahulu menguasai ilmu-ilmu syariat yang bersifat fardlu 'ain, seperti ilmu tauhid, ilmu fiqih, dan ilmu-ilmu syariat lainnya. Hal ini memiliki fondasi ilmu agama yang mumpuni serta tidak mudah dengan hal-hal gaib yang ternyata bisikan atau khayalan pribadi semata.

 

Tafsir mimpi yang sering diBAHAS dalam Islam.

1.     Tafsir mimpi hujan. Mimpi Lari sampai Telanjang, Fenomena turunnya air ke bumi ini menjadi salah satu mimpi yang kerap kali dialami oleh banyak orang. Namun, pemaknaan terhadap mimpi hujan ini tidak bisa diartikan hanya satu makna. Hal ini dikarenakan hujan bisa dilihat dari dua sisi, yaitu sisi baik sebagai berkah, dan sisi buruk sebagai bencana. Lalu, apa saja tafsir mimpi hujan tersebut. Berikut hasil penelusurannya.  Jika kita bermimpi hujan pada daerah tertentu maka mimpi tersebut ditafsirkan sebagai simbol kesedihan dan kesengsaraan karena kita akan kehilangan seseorang dalam hidupmu. Berbeda dari sebelumnya, jika kita bermimpi hujan yang hanya turun di atas rumahmu, maka mimpi tersebut bisa jadi pertanda bahwa akan ada yang sakit di dalam rumah tersebut. Terakhir, jika kita bermimpi sedang berteduh dari hujan, maka mimpi tersebut menjadi tanda bahwa tujuan hidupmu akan tertunda karena sakit atau masalah finansial.

2.     Mimpi sedang bercermin. Mimpi Lari sampai Telanjang, Mimpi selanjutnya ialah mimpi sedang bercermin. Tak bisa ditafsirkan secara sempit, berikut beberapa tafsir mimpi ketika bercermin. Ketika kita bermimpi sedang melihat orang sakit yang bercermin, maka orang tersebut tidak akan lama lagi meninggalkan dunia ini. Kalau kita bermimpi pada cermin bewarna emas, maka mimpi tersebut ditafsirkan sebagai tanda akan meningkatnya keimanananmu dan kekayaanmu. Sebaliknya, jika kita bermimpi di cermin bewarna perak, maka kita akan kehilangan wibawa dan muncul berbagai macam masalah.

3.     Mimpi berlari. Mimpi selanjutnya yang paling banyak dialami oleh orang ialah ketika mereka berlari. Jika kita pernah mengalaminya, simak beberapa tafsir mimpi berlari berikut. Kalau mimpimu berlari dari sesuatu yang berbahaya maka itu menandakan loyalitasmu terhadap sesuatu. Jika kita mimpi sedang berlari sambil menunggangi kuda, maka mimpi tersebut bertanda bahwa permohonanmu akan segera dikabulkan. Terakhir, jika kita bermimpi berlari tanpa takut maka mimpi tersebut ditafsirkan bahwa umurmu tak lama lagi.

4.     Mimpi telanjang. Meskipun terdengar aneh, tapi mimpi ini banyak dialami oleh orang, lho. Adapun tafsir mimpi telanjang ialah : Kalau kita mimpi telanjang itu bisa menjadi simbol dari kejelasan dan kemurnian batin, tapi juga bisa berupa pertanda adanya tindakan yang akan disesalkan di kemudian hari. Mimpi melihat diri sendiri telanjang berarti akan terlibat dalam sebuah skandal yang memalukan. Mimpi telanjang di tempat yang tak terlihat orang berarti ada musuh yang berniat mengungkap aib.

5.     Mimpi madu. Jika kita mimpi minuman penuh khasiat ini, maka kita patut senang. Pasalnya, mimpi ini memilik tafsir yang positif. Apa saja tafsir mimpi madu? Berikut tafsirnya. Madu yang kita mimpikan bisa menjadi simbol dari kesuksesan dalam hal percintaan, bisnis, dan hal-hal lain yang menyangkut hubungan dengan orang lain. Mimpi madu juga bisa bermakna kita akan terlepas dari hal-hal buruk.

6.     Mimpi jatuh dari ketinggian. Menurut Islam, jika kita bermimpi jatuh dari ketinggian, biasanya sebagai pengingat bahwa kita sedang ada kendala atau hambatan dalam hidupmu yang berupa karier atau kondisi keluarga. Jatuh itu sendir merupakan gambaran ketakutan kita yang terdalam akan dampak buruknya. Cobalah lakukan salat tahajud untuk meminta petunjuk jalan yang terbaik dalam mengatasi kendala tersebut.

7.     Mimpi dikejar binatang. Melansir dari dreamastromeanings.com, bermimpi dikejar binatang buas bisa mengindikasikan pengalaman negatif yang belum sempat kita atasi, atau bisa juga keadaan emosional yang belum terurai. Namun, jika dalam mimpi itu kita bisa melarikan diri, hal ini menunjukkan bahwa kita sebenarnya mampu mengatasi hal tersebut, hanya saja belum sempat.

8.     Rambut rontok. Menurut pandangan Islam, arti mimpi rambut rontok bisa menjadi sebuah pertanda cukup buruk. Pemimpi akan kehilangan harta benda atau sesuatu yang berharga. Namun, jika mimpi rontoknya bisa sampai gundul, maka akan ada sebuah bencana yang akan menanti kita. Agar memperkokoh iman kita, cobalah perbanyak sedekah dan membaca doa tolak bala setiap saat selepas salat, untuk menghindari bencana atau musibah di kemudian hari.

9.     Bermimpi hamil. Ada beragam interpretasi mimpi hamil menurut Islam. Di antaranya:Bertemu jodoh, bagi kita yang masih single. Jika belum menikah, lalu bermimpi dihamili pacar atau pasangan, malah bisa jadi pertanda buruk. Yaitu, ada seseorang yang punya niat tidak baik kepada kita. Bisa juga menjadi pertanda karier yang akan melesat. Ada baiknya, kita membaca doa nabi Yunus untuk memberi keselamatan, setelah kita terbangun dari mimpi tersebut dan mewujudkan impianmu jika makna yang kita yakini adalah positif.

10.                        Mimpi traveling menurut Islam. Terlalu lama di rumah karena pandemi, sampai-sampai kita mimpi traveling ? Menurut pandangan Islam, melakukan perjalanan dalam mimpi bisa melambangkan jalan hidup dan gerakan tujuan hidup kita, dari kerja keras kita selama ini. Apalagi jika kita bermimpi bepergian ke suatu tempat yang dikenal, mimpi itu biasanya pertanda baik.

 

Cara Menyikapi Mimpi Buruk Menurut Islam

Saat tidur seringkali kita mengalami beragam mimpi, termasuk mimpi buruk. Mimpi ini bisa menghantui siapa saja, tak terkecuali wanita hamil.

Ibnu Qayyim Al-Jauziyah dalam bukunya yang berjudul Roh mengatakan, secara umum mimpi terbagi menjadi tiga macam. Antara lain mimpi yang datangnya dari Allah SWT, mimpi yang datangnya dari setan, dan mimpi yang datangnya dari bisikan sanubari. Mimpi yang datangnya dari Allah SWT sering dikatakan sebagai ilham atau pertanda akan terjadinya sesuatu.

Ketiga sebab terjadinya mimpi tersebut juga diriwayatkan dalam beberapa hadits. Sebagaimana diriwayatkan oleh Imam Muslim sebagai berikut:

 

وَالرُّؤْيَا ثَلَاثَةٌ فَرُؤْيَا الصَّالِحَةِ بُشْرَى مِنْ اللَّهِ وَرُؤْيَا تَحْزِينٌ مِنْ الشَّيْطَانِ وَرُؤْيَا مِمَّا يُحَدِّثُ الْمَرْءُ نَفْسَهُ

Artinya: "Mimpi itu ada tiga : (1) Mimpi yang baik sebagai kabar gembira dari Allah. (2) mimpi yang menakutkan atau menyedihkan, datangnya dari setan. (3) mimpi yang timbul karena ilusi angan-angan atau khayal seseorang." (HR. Muslim).

Dari hadits shahih Abu Dawud juga menjelaskan bahwa mimpi yang benar adalah kabar gembira dari Allah SWT. Sementara mimpi yang menyedihkan datangnya dari setan.

 

وَالرُّؤْيَا ثَلَاثٌ فَالرُّؤْيَا الصَّالِحَةُ بُشْرَى مِنْ اللَّهِ وَالرُّؤْيَا تَحْزِينٌ مِنْ الشَّيْطَانِ وَرُؤْيَا مِمَّا يُحَدِّثُ بِهِ الْمَرْءُ نَفْسَهُ

Artinya: "Mimpi itu ada tiga: (1) mimpi yang benar adalah kabar gembira dari Allah, (2) mimpi yang menyedihkan adalah datang dari setan, (3) mimpi yang berasal dari lamunan-lamunan seorang." (HR. Abu Dawud).

Contoh Kasus :

Berdasarkan hasil penelitian yang diterbitkan oleh BMC Pregnancy and Childbirth 2016 silam, ternyata mimpi buruk lebih sering dialami oleh wanita hamil. Pada trimester ketiga, wanita hamil akan memasuki periode stres yang meningkat. Mimpi buruk pada wanita hamil umumnya disebabkan oleh perubahan hormon, di mana kortisol kadar hormon mulai meningkat saat hamil dan mencapai puncak saat persalinan. Selain itu, wanita hamil juga kerap mengalami stres atau kecemasan yang berpengaruh pada kualitas tidur.

Penyebab lain seperti peningkatan berat badan dan tekanan pada perut juga bisa berakibat pada masalah tidur bagi wanita hamil.

Mimpi buruk yang seringkali terjadi pada wanita hamil adalah mimpi keguguran, hilang, atau terperangkap. Mimpi tersebut umumnya normal namun seringkali membuat wanita merasakan kesedihan.

 

Kisah Mimpi Pertama Nabi Yusuf AS

(Sebagai Tanda Persiapan Kenabiannya)

Nabi Yusuf AS mengalami mimpi pertama kali yang menjadi pertanda Allah SWT telah mempersiapkan ia menjadi seorang nabi. Sayangnya, ia tidak menceritakan mimpi yang dialaminya kepada saudara-saudaranya.

Seperti diketahui, Nabi Yusuf AS merupakan salah satu anak dari Nabi Ya'kub AS. Beliau dilahirkan dari rahim seorang wanita bernama Rahil. Tanda-tanda kenabian Yusuf sudah muncul sejak dirinya masih kecil. Oleh karena itu, Nabi Ya'kub AS selalu memberikan perhatian lebih kepadanya sehingga memicu rasa iri dari saudara-saudaranya yang lain.

Dilansir dari berbagai sumber, Nabi Yusuf AS bermimpi melihat sebelas bintang, matahari, dan bulan bersujud kepadanya. Dia pun memberitahu mimpi tersebut kepada ayahnya.

Allah SWT berfirman dalam QS. Yusuf ayat 4 yang artinya:

"..."Wahai ayahku, sesungguhnya aku bermimpi melihat sebelas bintang, matahari dan bulan; kulihat semuanya sujud kepadaku."

Mengetahui mimpi yang diceritakan Nabi Yusuf AS kala itu, ayahnya pun akhirnya memahami apa arti dari mimpi tersebut. Namun sayangnya, Nabi Yakub AS merasa cemas akan mimpi tersebut. Ia justru khawatir bila mimpi tersebut diketahui oleh saudara-saudaranya yang cerdik.

Allah SWT berfirman dalam QS. Yusuf ayat 5 yang artinya:

"Ayahnya berkata: "Hai anakku, janganlah kamu ceritakan mimpimu itu kepada saudara-saudaramu, maka mereka membuat makar (untuk membinasakan)mu. Sesungguhnya syaitan itu adalah musuh yang nyata bagi manusia."

Alasan Nabi Yakub AS meminta anaknya, Yusuf, untuk tidak menceritakan mimpinya kepada saudara-saudaranya dikarenakan kedua saudaranya tersebut memang orang yang cerdik, bahkan ingin melenyapkannya. Nabi Yakub AS juga mengingatkan akan tipu daya yang dilakukan setan terhadap Nabi Adam AS dan Hawa. Ceritanya tercantum di dalam QS. Yusuf ayat 10 yang artinya:

"Seorang diantara mereka berkata: "Janganlah kamu bunuh Yusuf, tetapi masukkanlah dia ke dasar sumur supaya dia dipungut oleh beberapa orang musafir, jika kamu hendak berbuat.

Nabi Yusuf AS menjadi nabi dan rasul ke-11 yang patut diimani. Dalam sejarah, Nabi Yusuf AS pula merupakan pria paling tampan tapi tak membuatnya jumawa. Dia juga merupakan manusia yang memiliki kesabaran tinggi terhadap berbagai ujian berat yang diberikan Allah SWT.

Kisahnya yang tercantum jelas di dalam kitab suci Al-Qur'an ternyata merupakan pertanda bahwa Allah SWT telah mempersiapkan Yusuf untuk mengemban tugas sebagai nabi. Tetapi, Allah SWT pula menjadikan mimpi tersebut sebagai peringatan tentang ketinggian posisi Nabi Yusuf AS.

 

Masa Kecil Nabi Yusuf As

Nabi Yusuf as merupakan anak dari Nabi Ya’qub as yang paling tampan, ia juga anak kesayangan Nabi Ya’qub yang membuat semua saudaranya tidak suka kepadanya. Nabi Yusuf merupakan nabi yang juga seorang raja. Namun, sebelum dirinya menjadi raja, nabi Yusuf melewati masa kecil yang tidak begitu baik.

Suatu malam, saat nabi Yusuf masih kecil ia bermimpi melihat bulan, 11 bintang dan matahari bersujud kepadanya. Mimpi tersebutpun ia ceritakan kepada ayahnya, Nabi Ya’qub. Nabi Ya’qub yang terkejut mendengar mimpi anaknya mengatakan kepadanya agar tak menceritakan mipinya tersebut kepada orang lain. Nabi Ya’qub mengatakan bahwa arti mimpi anaknya tersebut adalah suatu hari Yusuf akan menjadi orang besar dan seluruh keluarga termasuk ayah, ibu dan kesebelas saudaranya akan hormat padanya.

 

Kecemburuan Kesebelas Saudaranya

Kecemburuan kesebelas saudara Nabi Yusuf semakin lama semakin besar, hingga suatu hari kesebelas saudaranya merencanakan untuk melenyapkan Nabi Yusuf. Rencana tersebut ternyata tak di setujui oleh sebagian saudara Nabi Yusuf, salah satu dari mereka pun kemudian mengusulkan untuk mengasingkan Yusuf kecil dengan membuangnya ke sumur sehingga ia diambil oleh kafilah yang lewat. Rencana inilah yang kemudian disetujui oleh kesebelas saudara Nabi Yusuf.

Hari yang direncanakan pun tiba, saudara Nabi Yusuf pun meminta izin kepada ayah mereka untuk mengajak Yusuf pergi dengan mereka. Mereka pun datang kepada ayah mereka dan berkata : “Wahai ayah kami, apa sebabnya kamu tidak mempercayai kami terhadap Yusuf, padahal sesungguhnya kami adalah orang-orang yang menginginkan kebaikan baginya. Biarkanlah dia pergi bersama kami, agar dia dapat bersenang-senang dan bermain-main, dan sesungguhnya kami pasti menjaganya”

Nabi Ya’qub berkata : “Sesungguhnya kepergian kamu bersama Yusuf sangat menyedihkanku dan aku khawatir kalau-kalau dia dimakan serigala, sedangkan kamu lengah darinya.”

Mereka pun menjawab, “Jika ia benar-benar dimakan serigala, sedang kami golongan yang kuat, seseungguhnya kami kalau demikian adalah orang-orang yang rugi.” (QS. Yusuf: 11-14).

Keesokan harinya, saudara Yusuf membawanya ke gurun dengan menggembala kambing-kambing mereka. Setelah jauh dari ayah mereka, maka mulailah mereka menjalankan rencana yang telah mereka buat. Mereka kemudian berjalan hingga tiba di sumur bersama Yusuf, mereka kemudian melebas baju Yusuf dan melempar Yusuf ke dalam sumur. Ketika itu Allah mewahyukan kepada Yusuf, “Sesungguhnya kamu akan menceritakan kepada mereka perbuatan mereka ini, sedang mereka tidak ingat lagi.” (QS Yusuf : 15)

Setelah berhasil memasukkan Yusuf ke sumur, saudaranya pun memikirkan apa yang akan mereka katakan kepada ayahnya saat ayahnya bertanya tentang keberadaan Yusuf. Hingga akhirnya mereka sepakat untuk mengatakan kepada ayah mereka bahwa Yusuf telah mati dimakan oleh serigala, dan untuk memperkuat alasan tersebut, mereka menyembelih satu kambing dan melumuri darahnya ke baju Yusuf.

Di malam hari, Nabi Ya’qub bertanya kepada anak-anaknya ketika mereka menemukan Yusuf tidak bersama mereka saat pulang. Anak-anaknya pun berpura pura menangis dan mengatakan kepada ayah mereka tentang cerita dusta mereka, mereka juga menunjukkan baju Yusuf yang berlumuran darah kepada ayah mereka. Ayahnya sangat sedih mendengar hal tersebut, namun juga merasa aneh. Nabi Ya’qub merasa aneh dengan baju Yusuf yang tidak robek. Maka Nabi Ya’qub mengatakan kepada mereka menerangkan kedustaan mereka :

 “Mereka datang membawa baju gamisnya (yang berlumuran) dengan darah palsu. Ya’qub berkata: “Sebenarnya dirimu sendirilah yang memandang baik perbuatan (yang buruk) itu; Maka kesabaran yang baik itulah dan Allah sajalah yang dimohon pertolongan-Nya terhadap apa yang kamu ceritakan. (QS Yusuf : 18)

 

Khafilah Mesir

Adapun Nabi Yusuf, ia menunggu di dalam sumur sehingga ada orang yang mau menolongnya. Tibalah sebuah kafilah yang berhenti di sumur tersebut untuk menambah perbekalan mereka, mereka pun menurunkan ember untuk mengambil air dari salam sumur. Nabi Yusuf yang mengetahui hal tersebut kemudian berpegangan pada ember yang masuk ke dalam sumur. Terkejutlah salah satu kafilah tersebut ketika mendapati seorang anak muda berpegangan ke timbanya. Orang ini pun merasa senang dan memberitahukan kepada kawan-kawannya yang lain, mereka lalu mengeluarkan Yusuf dari sumur dan membawanya bersama mereka ke Mesir untuk dijual.

Yusuf dijual sebagai budak dengan harga beberapa dirham kepada salah satau pejabat Mesir kala itu yang bernama Al-Aziz. Walau bekerja sebagai budak di rumah Al-Aziz, namun hikmah dan ilmu yang Allah karuniakan kepadanya tampak dari berbagai usaha yang ia jalankan di rumah majikannya, sehingga ia pun dipercaya untuk mengurus segala hal di rumah Al-Aziz.

 

Tipu Daya Zulaikha Atas Nabi Yusuf As

Waktu pun berlalu dan Yusuf tumbuh sebagai seorang pemuda yang tampan dan kuat. Istri Al-Aziz yang bernama Zulaikha memperhatikannya setiap hari, dan mulai tertarik pada Yusuf. Mulailah ia menampakkan  rasa sukannya pada Yusuf, namun Yusuf selalu menghindar darinya. Zulaikha mulai berfikir bagaimana ia dapat merayu Yusuf. Hingga suatu ketika saat Al-Aziz tidak berada di rumah, Zulaikha berdandan dan memakai pakaian bagus kemudian meminta Yusuf untuk datang ke kamarnya.

Akan tetapi Nabi Yusuf as dengan sifat iffahnya (menjaga diri) dan sucinya menolak ajakan Zulaikha, ia pun berkata, “Aku berlindung kepada Allah, sungguh tuanku telah memperlakukanku dengan baik. Sesungguhnya orang-orang yang zalim tidaklah beruntung.” (QS Yusuf : 23).

Yusuf segera pergi menuju pintu untuk keluar, namun Zulaika tidak menyia-nyiakan hal tersebut, ia kemudian menarik Yusuf hingga gamisnya robek dibagian belakang. Tiba-tiba Al-Aziz pun pulang, suasana menjadi kritis. Zulaikha kemudian berbohong kepada suaminya dengan mengatakan bahwa Yusuf lah yang menggodanya, Nabi Yusuf berusaha membela dirinya dengan berkata “Dialah yang merayu diriku.”

Al-Aziz kemudian meminta penjelasan kepada salah satu keluarganya, lalu anggota keluarganya berkata “Jika baju gamisnya koyak di muka, Maka wanita itu benar dan Yusuf Termasuk orang-orang yang dusta. dan jika baju gamisnya koyak di belakang, Maka wanita Itulah yang dusta, dan Yusuf termasuk orang-orang yang benar.” (QS Yusuf : 27).

Dalam firman Allah : Maka tatkala suami wanita itu melihat baju gamis Yusuf koyak di belakang berkatalah dia: “Sesungguhnya (kejadian) itu adalah diantara tipu daya kamu, Sesungguhnya tipu daya kamu adalah besar.” (QS Yusuf : 28). Selanjutnya Al-Aziz meminta Yusuf untuk membiarkan masalah tersebut. Semua orang kemudian sepakat untuk menyembunyikan kejadian tersebut. Al-Aziz pun meminta istrinya untuk bertaubat kepada Allah swt atas apa yang ia lakukan.

Berita mengenai Zulaikha yang menggoda Yusuf telah tersebar luas di Mesir. Zulaikha yang mengetahui hal tersebut menjadi marah, ia pun kemudian mengundang para wanita Mesir untuk datang kerumahnya. Wanita-wanita Mesir pun datang ke rumah Zulaikha, setiap dari mereka diberikan sebuah apel dan pisau. Tak lama, Zulaikha memerintahkan Yusuf untuk menemui tamunya yang sudah menunggu. Maka, ketika para wanita itu melihat Yusuf semua tercengang akan ketampanan Yusuf dan tanpa sadar mereka mengiris jari mereka sendiri dengan pisau. Zulaikha pun berkata : “Itulah Dia orang yang kamu cela aku karena (tertarik) kepadanya, dan Sesungguhnya aku telah menggoda Dia untuk menundukkan dirinya (kepadaku) akan tetapi Dia menolak. dan Sesungguhnya jika Dia tidak mentaati apa yang aku perintahkan kepadanya, niscaya Dia akan dipenjarakan dan Dia akan Termasuk golongan orang-orang yang hina.” (QS Yusuf : 32).

Kaum wanita itu pun menerima alasan Zulaikha, dan ketika Yusuf melihat keadaan itu ia berdoa “Wahai Tuhanku, penjara lebih aku sukai daripada memenuhi ajakan mereka kepadaku. dan jika tidak Engkau hindarkan dari padaku tipu daya mereka, tentu aku akan cenderung untuk (memenuhi keinginan mereka) dan tentulah aku Termasuk orang-orang yang bodoh.” (QS Yusuf : 33). Hampir saja terjadi fitnah di Madinah lantaran cinta kaum wanita pada Yusuf. Melihat ini, pihak berwenang pun memandang bahwa Yusuf harus dipenjara.

 

Ahli Tafsir Mimpi

Nabi Yusuf kemudian dijebloskan ke penjara dan ia tinggal di sana untuk beberapa waktu. Selain Nabi Yusuf ada dua orang yang ternyata dimasukkan perjara dan berada satu sel bersama Nabi Yusuf. Yang satu adalah tukang roti dan satu lagi pemberi minum raja. Kedunya melihat akhlak mulia Nabi Yusuf dan ibadahnya yang mengagumkan sehingga keduanya mendatanginya untuk menafsirkan mimpi mereka sebagaimana disebutkan Allah dalam firman-Nya :

dan bersama dengan Dia masuk pula ke dalam penjara dua orang berkatalah salah seorang diantara keduanya: “Sesungguhnya aku bermimpi, bahwa aku memeras anggur.” dan yang lainnya berkata: “Sesungguhnya aku bermimpi, bahwa aku membawa roti di atas kepalaku, sebahagiannya dimakan burung.” berikanlah kepada Kami ta’birnya; Sesungguhnya Kami memandang kamu Termasuk orang-orang yang pandai (mena’birkan mimpi). (QS Yusuf : 36).

Suatu ketika, Raja Mesir bermimpi tentang 7 ekor sapi gemuk yang dimakan oleh 7 ekor sapi kurus dan 7 bulir gandum yang hijau dan 7 bulir gandum yang kering. Sang Raja pun meminta para ahli nujum untuk menafsirkan mimpinya, namun tak seorang pun yang dapat menafsrikan mimpi sang Raja. Hingga kemudian salah satu teman sel nabi Yusuf menceritakan kepada Raja bahwa Nabi Yusuf mampu menafsirkan mimpi. Raja pun kemudian meminta Nabi Yusuf untuk menafsirkan mimpinya.

Nabi Yusuf kemudian menafsrikan mimpi Raja. Nabi Yusuf berkata bahwa Negeri Mesir akan mengalami 7 kali masa subur, dan 7 kali masa paceklik. Dan disarankan agar Raja menyimpan bahan makanan selama masa subur. Raja pun merasa senang dan membebaskan Yusuf dari penjara, dan saat mimpi Raja menjadi kenyataan, Nabi Yusuf diberi tugas untuk mengelola bahan pangan yang akan disimpan selama masa subur dan dibagikan selama masa paceklik.

 

Sang Penguasa Mesir

Ketika masa paceklik tiba, seluruh daerah di Mesir terkena dampaknya, termasuk daerah keluarganya. Keluarga Nabi Ya’qub pun meminta bantuan bahan pangan ke Mesir, maka pergilah anak-anak Nabi Ya’qub ke Mesir. Sesampainya di Mesir, saudara-saudara Nabi Yusuf datang menghadapnya, yang saat itu menjadi penguasa Mesir. Alangkah terkejutnya Nabi Yusuf saat melihat saudara-saudaranya yang tidak mengenalinya lagi. Saudara Nabi Yusuf kemudian menceritakan keluarga mereka, dan anggota keluarga mereka yang tidak ikut ke Mesir. Saat disebutkan nama Benyamin, Nabi Yusuf menyadari bahwa adiknya tersebut masih hidup. Ia kemudian meminta mereka membawa Benyamin saat kembali ke Mesir.

Maka tatkala mereka telah kembali kepada ayah mereka (Ya’qub) mereka berkata: “Wahai ayah Kami, Kami tidak akan mendapat sukatan (gandum) lagi, (jika tidak membawa saudara kami), sebab itu biarkanlah saudara Kami pergi bersama-sama Kami supaya Kami mendapat sukatan, dan Sesungguhnya Kami benar benar akan menjaganya”. Ya’qub berkata : “Bagaimana aku akan mempercayakannya (Bunyamin) kepadamu, kecuali seperti aku telah mempercayakan saudaranya (Yusuf) kepada kamu dahulu?. Maka Allah adalah Sebaik-baik penjaga dan Dia adalah Maha Penyanyang diantara Para Penyanyang. (QS Yusuf : 63-64).

Tatkala mereka membuka barang-barangnya, mereka menemukan kembali barang-barang (penukaran) mereka, dikembalikan kepada mereka. mereka berkata: “Wahai ayah Kami apa lagi yang kita inginkan. ini barang-barang kita dikembalikan kepada kita, dan Kami akan dapat memberi Makan keluarga Kami, dan Kami akan dapat memelihara saudara Kami, dan Kami akan mendapat tambahan sukatan (gandum) seberat beban seekor unta. itu adalah sukatan yang mudah (bagi raja Mesir)”. (QS Yusuf : 65).

Ya’qub berkata: “Aku sekali-kali tidak akan melepaskannya (pergi) bersama-sama kamu, sebelum kamu memberikan kepadaku janji yang teguh atas nama Allah, bahwa kamu pasti akan membawanya kepadaku kembali, kecuali jika kamu dikepung musuh”. tatkala mereka memberikan janji mereka, Maka Ya’qub berkata: “Allah adalah saksi terhadap apa yang kita ucapkan (ini)”. dan Ya’qub berkata: “Hai anak-anakku janganlah kamu (bersama-sama) masuk dari satu pintu gerbang, dan masuklah dari pintu-pintu gerbang yang berlain-lain; Namun demikian aku tiada dapat melepaskan kamu barang sedikitpun dari pada (takdir) Allah. keputusan menetapkan (sesuatu) hanyalah hak Allah; kepada-Nya-lah aku bertawakkal dan hendaklah kepada-Nya saja orang-orang yang bertawakkal berserah diri”. dan tatkala mereka masuk menurut yang diperintahkan ayah mereka, Maka (cara yang mereka lakukan itu) Tiadalah melepaskan mereka sedikitpun dari takdir Allah, akan tetapi itu hanya suatu keinginan pada diri Ya’qub yang telah ditetapkannya. dan Sesungguhnya Dia mempunyai pengetahuan, karena Kami telah mengajarkan kepadanya. akan tetapi kebanyakan manusia tiada mengetahui. (QS Yusuf : 66-68).

 

Pengungkapan Jati Diri

Sewaktu mendapati Bunyamin, Nabi Yusuf menangis tersedu-sedu dan mengungkapkan jati dirinya sebagai saudaranya yang telah hilang bertahun-tahun. Nabi Yusuf pun berniat menguji saudaranya dengan cara menjadikan bunyamin budak di Mesir sebagai bukti atas tindakan mereka terdahulu. Nabi Yusuf pun menyelipkan piala raja dalam karung milik Bunyamin setelah bersepakat pada Bunyamin. Bunyamin pun kemudian dituduh pencuri setelah petugas menemukan piala raja dikarung yang ia bawa. Bunyamin kemudian dijadikan tawanan. Demi mennyelamatkan si bungsu, saudara nya pun ada yang rela menggantikan hukuman Bunyamin. Bahkan Yahuda (salah satu saudara Nabi Yusuf) bertekad tidak akan meninggalkan Mesir apabila adiknya masih di tahan.

Saat mendengar berita ini, Nabi Ya’qub menyalahkan anak-anaknya karena tidak bisa menjaga Bunyamin. Ia sangat sedih akan hal tersebut, belum lagi kesedihan akan kehilangan Yusuf di masa lalu masih belum hilang dari ingatannya dan yang membuat penglihatannya mengabur.

Ketika saudara-saudara Yusuf kembali ke Mesir untuk mendapatkan bahan pangan, penguasa Mesir pun bertanya kepada mereka tentang apa yang mereka lakukan kepada ysuuf di masa lalu. Mendengar kata “Yusuf” mereka yakin jika orang yang dihadapan mereka ini adalah saudara mereka, Yusuf. Yusuf pun menegaskan kepada saudaranya bahwa ia adalah saudara mereka yang hilang bertahun-tahun lalu. Karena besarnya karunia Allah atasnya, ia memaklumi saudara-saudaranya dan memohonkan ampun atas saudaranya kepada Allah swt.

Dalam perjalanan pulang, Nabi Yusuf menitipkan jubah miliknya untuk diberikan kepada ayahnya sebagai bukti bahwa ia masih hidup. Sesampainya di rumah, Nabi Ya’qub mendapati aroma anaknya di dekatnya, ia merasa ragu akan hal tersebut. Hal ini berasal dari jubah yang milik Yusuf yang dititipkan pada saudaranya yang membuat penglihatan Nabi Ya’qub kembali. Sewaktu anak-anaknya menjelaskan kepada Nabi Ya’qub tentang Yusuf yang masih hidup dan menjadi orang yang mulia di Mesir, ia bersyukur kepada Allah dan menegaskan kepada dirinya bahwa Allah mengetahui perkara yang tidak ia ketahui. Kemudian ia memohon ampun kepada ayah mereka atas dosa-dosanya. Kedatangan seluruh keluarga Nabi Yusuf di Mesir disambut baik oleh seluruh penduduk Mesir dan raja Mesir. Keluarga Ya’qub diberikan wilayah yang subur di negeri Mesir, sebab mereka membawa ribuan ternak dalam perjalanan ke Mesir. Ketika Nabi Yusuf bertemu kembali dengan ayahnya setelah waktu yang lama, ia mendapati perwujudan mimpinya sewaktu kecil, dan ia bersyukur kepada Allah atas kebaikan Nya dan anugrah Nya.

 

 

Post a Comment

0Comments
Post a Comment (0)